fbpx

Program Kebijakan Paket Ekonomi PLN Pulihkan Industri Tekstil Bekasi

20160204084122
Bekasimedia – PT. PLN Persero meluncurkan program Kebijakan Paket Ekonomi sebagai tindak lanjut dari Paket Kebijakan Ekonomi Oktober 2015. Hal ini dilakukan dalam rangka mendorong pergerakan ekonomi di Indonesia, khususnya industri tekstil.
Selain itu, paket kebijakan ini menjamin Industri lebih tumbuh produksinya dan memungkinkan bertambahnya jumlah tenaga kerja.
“PT. PLN Persero mengeluarkan program kebijakan ekonomi Oktober bagi pelanggan industri dengan tarif i3 dan i4. Bagi industri menengah dan besar. Golongan i3 disuplai dari tegangan 20 ribu volt sedangkan Gol i4 disuplai dari tegangan tinggi (transmisi) 150 ribu volt,” ujar Manager Area Bekasi, Moch. Andy Adchaminoerdin kepada Bekasimedia, Rabu (03/02) di ruang kerjanya, PLN Rayon Prima Jalan Cut Meutia, Margahayu, Bekasi Timur.
Hal ini dinilai menguntungkan industri pertekstilan di kota Bekasi. Di kota Bekasi sendiri saat ini terdapat sekitar 5 industri tekstil yang berada di bawah naungan asosiasi pertekstilan Indonesia. Program berjalan ini juga atas ajuan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) kepada PT. PLN Pusat. Dan program ini awal bulan Februari ini sudah berjalan hingga tahun 2018.
“Tentunya ini berdasarkan kesepakatan dan berita acara yang ada,” imbuhnya.
Adapun paket kebijakan ekonomi PT PLN yang mulai berlaku Januari adalah:
1. Diskon 30 % atau tambahan pemakaian di atas rata-rata kepada Industri (yang berminat) bila pemakaian listrik LWBP (Luar Waktu Beban Puncak) pada pukul 23:00-08:00 meningkat dibanding rata-rata 3 bulan sebelumnya (Agustus-Oktober 2015 sebagai dasar) dan berlaku sampai dengan Oktober 2018.
2. Beberapa Industri khusus (padat karya). diberikan kemudahan penundaan pembayaran rekening listrik yang masuk asosiasi yaitu pemberian keringanan dengan penundaan pembayaran maksimal 40% dari tagihan listrik pelanggan pada bulan berjalan. Lainnya adalah kebijakan program ekonomi LWBP 2015 Program promo selama 3 tahun
“Waktu Beban puncak (WBP) sendiri dimulai pukul 18.00 – 22.00 WIB pada saat itu pemakaian listrik rumah tangga sedang meningkat. Listrik nyala semua.
Kemudian lewat pukul 22.00 WIB adalah jam luar waktu beban puncak (LWBP), diberikannya program ini karena waktu-waktu segitu pemakaian listrik rumah tangga sudah pada menurun dan perkantoran juga sudah tidak beroperasi, akibatnya adalah cadangan listrik menganggur oleh karenanya manfaatkanlah waktu waktu tersebut kami PLN ‘Jual murah. Anda pakai melebihi dari rata rata pemakaian, lalu kelebihan pemakaian itu bayarlah dengan harga yang telah di-discount 30% dengan demikian industri akan menggenjot produksinya dan dengan memaksimalkan produksi maka perekonomian menjadi naik, dimungkinkan mereka bisa menambah tenaga kerja baru,” jelas Andy.
“Penundaan pembayaran hingga Desember sekitar 76 milyar. Yang ditunda 40%, bulan berjalan 60% sampai dengan bulan kesepuluh,” imbuhnya.
Program penundaan pembayaran hingga 40% tersebut menurut Dirut PLN Rayon Prima Bekasi dapat menyerap keuntungan PLN hingga 76 Miliar, “saya punya ilustrasi hitungan begini dari 5 pelanggan industri yang ada di Bekasi perkiraan penundaan pembayaran yang 40% hingga Desember 2016 nilainya sebesar 70 – 76 Miliar Rupiah,” tambah Andy
Program ini juga mampu mendorong industri menengah dan besar yang ada di kota Bekasi yang saat ini mengalami dampak langsung pelemahan akibat daya saing rendah terhadap produk import sejenis. (dns)

Be the first to comment on "Program Kebijakan Paket Ekonomi PLN Pulihkan Industri Tekstil Bekasi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: