BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 2 Feb 2016 21:08 WIB ·

Toshiba dan Panasonic Tutup Pabrik, 2500 Karyawan Terkena PHK


 Toshiba dan Panasonic Tutup Pabrik, 2500 Karyawan Terkena PHK Perbesar

image
Bekasimedia – Pengangguran di Indonesia akan bertambah lagi awal tahun 2016 ini, pasalnya dua perusahaan elektronik raksasa asal Jepang yakni Panasonic dan Toshiba menutup pabriknya. Sekitar 2.500 karyawan akan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, dengan ditutupnya pabrik Toshiba di Cikarang, maka tinggal menyisakan satu perusahaan di Tanah Air.
“Tak lebih dari sebulan, dua raksasa elektronik Jepang, di Cikarang pabrik Toshiba telah resmi tutup. Tak ada lagi pabrik Toshiba di Indonesia kecuali Toshiba Printer di Batam,” ujarnya di Jakarta, Selasa (2/2/16), seperti dilansir sindonews.
Iqbal menuturkan, pabrik Toshiba di Cikarang tersebut merupakan pabrik terbesar yang ada di luar Jepang dan sebelumnya jadi terbesar di Indonesia dengan jumlah karyawan terkena PHK sekitar 900 orang.
“Toshiba yang tutup ini pabrik terbesar di dunia, di Luar Jepang yang terbesar di Indonesia. Hari ini tutup resmi, mulai April awal proses negosiasi pesangon dan pelimpahan wewenang sedang proses negosiasi,” katanya.
Sementara, lanjut dia, Panasonic juga menutup dua pabrik yang berada di Pasuruan dan Cikarang dengan memakan korban PHK sekitar 1.600 orang.
“Jadi dua perusahaan Panasonic Lightning di Pasuruan lebih dari 600-an orang dan di Cikarang sekitar 1.000 orang. Di tiga perusahaan dari dua raksasa elektronik ini berarti hampir 2.500 lebih PHK,” pungkasnya.
Selain perusahaan elektronik, ribuan tenaga kerja di bidang pertambangan juga dikabarkan akan mem-PHK karyawannya menyusul penurunan harga minyak bumi dan batubara. (*/eas)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru