fbpx

Toshiba dan Panasonic Tutup Pabrik, 2500 Karyawan Terkena PHK

image
Bekasimedia – Pengangguran di Indonesia akan bertambah lagi awal tahun 2016 ini, pasalnya dua perusahaan elektronik raksasa asal Jepang yakni Panasonic dan Toshiba menutup pabriknya. Sekitar 2.500 karyawan akan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, dengan ditutupnya pabrik Toshiba di Cikarang, maka tinggal menyisakan satu perusahaan di Tanah Air.
“Tak lebih dari sebulan, dua raksasa elektronik Jepang, di Cikarang pabrik Toshiba telah resmi tutup. Tak ada lagi pabrik Toshiba di Indonesia kecuali Toshiba Printer di Batam,” ujarnya di Jakarta, Selasa (2/2/16), seperti dilansir sindonews.
Iqbal menuturkan, pabrik Toshiba di Cikarang tersebut merupakan pabrik terbesar yang ada di luar Jepang dan sebelumnya jadi terbesar di Indonesia dengan jumlah karyawan terkena PHK sekitar 900 orang.
“Toshiba yang tutup ini pabrik terbesar di dunia, di Luar Jepang yang terbesar di Indonesia. Hari ini tutup resmi, mulai April awal proses negosiasi pesangon dan pelimpahan wewenang sedang proses negosiasi,” katanya.
Sementara, lanjut dia, Panasonic juga menutup dua pabrik yang berada di Pasuruan dan Cikarang dengan memakan korban PHK sekitar 1.600 orang.
“Jadi dua perusahaan Panasonic Lightning di Pasuruan lebih dari 600-an orang dan di Cikarang sekitar 1.000 orang. Di tiga perusahaan dari dua raksasa elektronik ini berarti hampir 2.500 lebih PHK,” pungkasnya.
Selain perusahaan elektronik, ribuan tenaga kerja di bidang pertambangan juga dikabarkan akan mem-PHK karyawannya menyusul penurunan harga minyak bumi dan batubara. (*/eas)

Be the first to comment on "Toshiba dan Panasonic Tutup Pabrik, 2500 Karyawan Terkena PHK"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: