fbpx

Ingin Makan Gratis di Warteg Ricky? Syaratnya..Ngaji 2 Juz

image
Bekasimedia – Komunitas Mengaji 1 Juz Setiap Hari atau One Day One Juz (ODOJ) makin berkibar dan mengubah kebiasaan banyak orang. Salah satunya adalah Ricky Ricarvy Irawan (31), pengusaha Warteg yang beroperasi di Bandung.
Ricky mempromosikan usahanya dengan cara yang unik. Untuk menarik hati konsumen, Ricky membuat program makan gratis dengan syarat mampu membaca Alquran sebanyak 2 Juz.
Dilansir liputan6.com, Ricky mendapatkan ide ini setelah mengikuti dan menjadi bagian Komunitas One Day One Juz, yang menggiatkan kegiatan baca Alquran.
“Saya fasilitasi biar nongkrong sambil baca Alquran karena kalau di cafe kan ada bising, pusing. Jadi, kaya ngasih hadiah buat orang yang bertilawah rajin mengaji dengan makanan dan minuman gratis,” tutur Ricky kepada Liputan6 di kawasan Lapang Ciujung, Rabu (27/1/16).
Warteg keliling yang dinamai Joni Abadi itu biasa mejeng di kawasan Lapang Ciujung, Jalan Supratman, Kota Bandung. Layanan yang dibuka setiap Senin hingga Sabtu itu berharga relatif murah, berkisar antara Rp 6 ribu hingga Rp 15 ribu.
“Ide (usaha) ini muncul sebenarnya saat usaha saya bangkrut kemudian selalu makan di warteg. Kita juga membutuhkan waktu tempuh yang cukup jauh. Makanya kepikiran buat mobile warteg,” kata Ricky.
Menu yang ditawarkan di warteg keliling itu tidak berbeda dengan menu di warteg konvensional. Selalu ada ayam, telur dan kikil. Dengan konsep penjualan dan promosi yang diterapkannya, omzet usaha Joni Abadi saat ini mencapai ratusan ribu rupiah per hari.
“Selain murah, insya Allah barangnya fresh setiap hari. Sehari ganti 2 kali. Siang masak dan malam baru lagi,” kata Ricky berpromosi.
Komunitas One Day One Juz sendiri digagas oleh orang yang bernama Ricky yaitu Ricky Andrinaldi. Ribuan orang menjadi anggota komunitas ini dari seluruh wilayah Indonesia bahkan luar negeri. (liputan6/eas)

Be the first to comment on "Ingin Makan Gratis di Warteg Ricky? Syaratnya..Ngaji 2 Juz"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: