fbpx

Syaikhu: Longsor TPST Jadi Pelajaran bagi Semua Pihak

AS
Bekasimedia- Musibah yang menimpa Rusminah, warga yang meninggal karena tertimbun longsoran sampah setinggi 10 meter menarik rasa simpati wakil walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu.
Syaikhu mengaku ikut prihatin dengan musibah tersebut dan mengatakan bahwa peristiwa longsornya sampah di TPA yang tepatnya berada di wilayah kelurahan Sumur Batu, kecamatan Bantar Gebang itu menjadi bahan pelajaran bagi semua pihak terutama bagi pemerintah Kota agar lebih berhati-hati dan memerhatikan risiko yang bisa ditimbulkan.
“Ya, kami pihak pemerintah kota Bekasi ikut prihatin dengan peristiwa tersebut. Dan ini mestinya menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama kami, pemerintah kota Bekasi dalam kaitannya dengan pola-pola penanganan TPA,” ujar Syaikhu saat ditemui usai mengisi acara Sarasehan Kepala Sekolah Islam Terpadu di Gedung Erlangga, Ruko Bekasi Mas, pada Kamis (28/1).
Ia menyadari bahwa kenyataan di lapangan para pencari limbah (pemulung; red) kadang-kadang tidak melihat banyaknya risiko yang dihadapi seperti tertimbun sampah maupun alat berat Oleh karena itu ia meminta agar semua warga yang beraktivitas di sana lebih berhati-hati.
“Di lapangan kita melihat para pemulung kadang-kadang kurang memperhatikan suasana juga risiko yang bisa sewaktu-waktu menimpa, oleh karena itu harus lebih hati-hati lagi,” imbuh Syaikhu.
Syaikhu juga mengimbau pihak-pihak terkait terutama yang berkaitan dengan pelaksanaan bongkar muat sampah agar lebih berhati-hati dan memperhatikan risiko yang sekiranya akan ditimbulkan nantinya. (Anr)

Be the first to comment on "Syaikhu: Longsor TPST Jadi Pelajaran bagi Semua Pihak"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: