fbpx

Pedagang Mengaku Tak Tahu Jajanan yang Dijual Mirip Kondom

IMG-20160125-WA0004
Bekasimedia- Jajanan anak berupa kotak kado berisi hadiah benda mirip kondom belum lama ini menjadi perhatian publik. Sebuah warung di Pekayon Jaya milik Asrumi (40), berdasarkan hasil penelusuran tim penyidik Unit Reskrim dan Binmas Polsek Bekasi Selatan didapati menjual jajanan tersebut.
Asrumi, sang pemilik warung mengaku membeli jajanan tersebut dari agen tanpa tahu jika di dalamnya ada benda aneh mirip kondom.
“Saya membelinya dari salah satu agen di Pasar Pagi Pekayon,” ujar Asrumi saat dimintai keterangan.
Perempuan asal Jepara ini mengaku saat memilih jajanan tidak ada kriteria khusus. Saat membeli kotak kado itu Asrumi langsung mengambil saja kotak-kotak kado itu tanpa melihat isinya.
“Saya nggak tahu kalau isinya ada hadiahnya yang mirip kondom,” tutur Asrumi kemudian.
Asrumi baru mengetahui setelah pihak KPAID Kota Bekasi mendatangi warungnya. Setelah mengetahui hal itu ia tidak berniat menjualnya lagi.
Sementara sang agen, Sugeng (39) membenarkan bahwa ialah yang menjual kotak jajanan tersebut kepada Asrumi.
“Saya beli dari distributor makanan kecil yang numpang lewat dan saat itu pertama kali saya beli barang tersebut,” tutur Sugeng. Sugeng mengaku distributor tersebut sudah tidak pernah ke tokonya lagi.
“Saya beli 10 keranjang dengan 1 keranjangnya berisi 24 kotak dijual seharga Rp 10.000,” lanjutnya.
Kronologi Penemuan “Kotak mainan”
Adapun penemuan jajanan anak berisi benda milik kondom itu bisa terkuak karena atas laporan seorang ibu bernama Salem pada Rabu (30/12/15).
“Sekitar pukul 08.00 WIB, Bu Salem yang merupakan tetangga dari Bu Asrumi pemilik warung, melihat ada kejanggalan yg terjadi pada jajanan anak. Ketika diperhatikan saat anak-anak sedang membeli dan membuka jajanan anak, baru terlihat salah satu hadiahnya menyerupai kondom. Saat itulah Bu Salem langsung melaporkan kejadian ini kepada Bu Haryekti Rina (Wakil KPAID Kota Bekasi),” demikian paparan pihak Unit Reskrim dan Binmas Polsek Bekasi Selatan dalam rilisnya.
Dengan adanya laporan tersebut pihak KPAID pun melaporkannya langsung ke AKP Erna Ruswing selaku Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan. Sekitar pukul 11.00 WIB, AKP Erna dan AIPTU Mukhtar selaku Babin Pekayon mengecek warung dan agen makanan ringan di jalan Ketapang Raya, RT.04 RW. 26, pasar pagi, Pekayon, Bekasi Selatan.
Selain mengecek ke warung dan agen makanan ringan, AKP Erna berkoordinasi dengan IPTU Dimas Satya selaku Kanit Reskrim Polsek Bekasi Selatan.
“Ketika mendapat info tersebut, Kanit reskrim bersama Babin Pekayon (melalui perintah Kanot Binmas) mengecek ke lapangan. Adapun yang dicek adalah warung pertama dan agen jajanan kecil di daerah pekayon,” tutur petugas kemudian.
Untuk antisipasi kejadian menonjol ini, saksi-saksi pada kasus ini dimintai keterangan di Polsek Bekasi Selatan. Selain itu petugas juga segera mendatangi semua toko di wilayah tersebut untuk mengecek apakah terdapat jajanan yang serupa. Sementara untuk mencegah anak membeli jajanan aneh tersebut, Unit Binmas Polsek Bekasi Selatan segera melakukan penyuluhan kepada warga sekitar mengenai jajanan anak dengan isian hadiah yang menyerupai kondom tersebut.
Adapun barang bukti yang diamankan petugas antara lain 1 kotak yang berisi 1 sachet susu bubuk, 1 mainan plastik terjun payungan, 1 mainan yang diduga mirip kondom.
Unit Reskrim dan Binmas Polsek Bekasi Selatan menyatakan bahwa pada tanggal 30 desember 2015 secara umum kasus tersebut telah diselesaikan juga atas bantuan KPAID. Akan tetapi, kasus ini akhirnya mencuat di media pada tanggal 22 Januari 2016. (*)

Be the first to comment on "Pedagang Mengaku Tak Tahu Jajanan yang Dijual Mirip Kondom"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: