fbpx

Sotong, Hewan Laut yang Pandai Menyamar

IMG-20160120-WA0019
Sotong merupakan salah satu hewan yang cukup cerdas, sotong sendiri adalah hewan laut dari ordo Sepiida. Sotong kadang-kadang disebut sebagai “Bunglon Laut”. Disebut demikian karena kemampuan luar biasa mereka yang secara cepat dapat mengubah warna kulit mereka dan menyesuaikan dengan tempatnya mengubah warna kulit.
Mereka termasuk kelas Cephalopoda, yang juga di dalamnya termasuk cumi-cumi, octopodes dan nautiluses. Sotong memiliki cangkang internal yang unik, atau cuttlebone, dan oleh karena itu sotong juga sering disebut sebagai cuttlefish.
Tetapi, walaupun disebut ikan, sotong sebenarnya bukanlah ikan melainkan moluska. Sotong memiliki delapan lengan, dan dua tentakel yang dilengkapi dengan pengisap untuk menangkap mangsanya. Mereka umumnya mempunyai ukuran antara 15-25 cm dengan spesies terbesar, Apama Sepia, yang mencapai 50 cm dengan berat lebih dari 10,5 kg.
Sotong seperti halnya cephalopoda yang lainnya, memiliki mata yang canggih. The organogenesis dan struktur akhir dari mata cephalopoda pada dasarnya berbeda dari vertebrata seperti manusia. Kesamaan superfisial antara cephalopoda dan mata vertebrata dianggap contoh evolusi konverge.
Meskipun tidak bisa melihat warna, tetapi mereka dapat merasakan polarisasi cahaya yang meningkatkan persepsi mereka tentang kontras. Mereka memiliki dua tempat sel sensor yang terkosentrasi di retina mereka (dikenal sebagai fovae) satu untuk melihat lebih kedepan dan satu lagi untuk melihat lebih ke belakang.
Perubahan mata fokus dengan menggeser posisi seluruh lensa sehubungan dengan retina, bukan membentuk kembali lensa seperti pada mamalia. Berbeda dengan mata vertebrata, tidak ada blind spot, karena saraf optik diposisikan di belakang retina.
(JM3)
Sumber: National Geographic Indonesia

Be the first to comment on "Sotong, Hewan Laut yang Pandai Menyamar"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: