BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 14 Jan 2016 11:04 WIB ·

Kader PDIP Ditangkap KPK, Jokowi Belum Bersikap


 Kader PDIP Ditangkap KPK, Jokowi Belum Bersikap Perbesar

image
Bekasimedia – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seorang anggota DPR RI dari Fraksi PDIP berinisial DWP yang disinyalir bernama lengkap Damayanti Wisnu Putranti.
Atas penangkapan DWP, PDIP bereaksi dan mengecam keras anggota DPR yang diduga menerima suap itu. 
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto marah dan geram atas dugaan tindakan tidak terpuji anggota DPR RI yang ditangkap KPK itu.
“Partai terus menerus mengingatkan. Bahkan, 3 minggu yang lalu kami kirim peringatan melalui SMS dan surat tertulis agar tidak ada lagi yang menyalahgunakan kekuasaan dengan melakukan tindak pidana korupsi,” papar Hasto seperti dilansir detikcom, Kamis (14/1/2016).
Hasto menegaskan meskipun belum pasti, namun partai akan langsung bertindak tegas.  
“Belum diperoleh kepastian. Namun, bilamana melibatkan anggota Dewan dari PDIP, maka partai bertindak tegas dengan menerapkan sanksi pemecatan seketika. Dengan demikian yang bersangkutan bukan anggota PDIP lagi,” tegas Hasto.
Hasto juga menegaskan, arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada saat Rakernas I, dirinya juga sudah mengumumkan kepada seluruh peserta Rakernas melalui Rapat Paripurna dengan mengingatkan kembali terhadap kasus yang menimpa Adriansyah.
“Ini benar-benar pelanggaran disiplin sangat berat. DPP Partai akan mengambil tindakan pengawasan yang lebih ketat lagi,” tambah Hasto.
Terkait dengan sistem keuangan Partai sendiri, lanjut Hasto, PDIP sudah membangun sistem rekening gotong royong dan diaudit secara periodik oleh akuntan publik. “Apa yang diduga dilakukan anggota Dewan tersebut, selain sangat tidak patut, juga menunjukkan bagaimana ‘kerusakan mentalitet hanya untuk memperkaya diri’,” tegas Hasto.
Sementara itu Presiden Joko Widodo belum berpendapat terhadap kasus ini. Sebagaimana diketahui publik, kasus penangkapan kader PDIP ini terjadi hanya beberapa hari setelah Jokowi memuji partainya di twitter.
“Saya bangga dengan PDI Perjuangan. Teguh menegakkan ideologi kerakyatan. Dirgahayu ke 43- Jkw,” tulis Jokowi di akun twitternya, Ahad (10/1) kemarin.
(*/eas)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru