fbpx

Walikota Bekasi: Soal Sampah, Jakarta Harus Taati Kesepakatan

Bekasimedia – Walikota Bekasi, Rahmat Effendi dan Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) baru-baru ini melakukan pertemuan. Walikota Bekasi menyatakan setidaknya ada empat hal yang harus disepakati, tiga di antaranya adalah terkait jam operasional pengangkutan sampah jadi 24 jam, tambahan rute juga kewajiban-kewajiban DKI yang harus diselesaikan. Seperti dana kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.

Mengenai dana CD yang seharusnya diberikan DKI, Rahmat Effendi menyatakan bagaimana pun caranya tidak menjadi masalah.

“Mau diberikan langsung oleh DKI kepada pengelola tidak masalah, atau diberikan langsung kepada kami juga tidak ada masalah, yang penting sesuai dengan pengelolaan TPST. Ada pengolahan, ada ending sehingga dampaknya tidak ada penambahan debit, maksudnya sampah bukan semakin bertambah harus berkurang,” ucap Pepen saat ditemui di Jakarta (25/11).

Namun demikian, karena hal itu juga pernah dibahas Komisi A DPRD, Rahmat Effendi menyatakan setiap masukan tetap harus didengarkan, “Ya kita dengarkan juga masukan dari DPRD nanti,” ujarnya.

Rahmat Effendi juga menyatakan dukungan terkait rencana DKI memutus kontrak dengan pihak pengelola.

“Oh kalau itu, kan, sebenarnya bukan ranah saya. Itu kewenangan gubernur. Ya kalau nanti setelah diadendum kata gubernur kita kelola bersama ya Alhamdulillah. Ya saya dukung lah karena itu, kan, bagian integral, kita ini, kan, bukan antar negara,” pungkas Pepen. (Anr)

Be the first to comment on "Walikota Bekasi: Soal Sampah, Jakarta Harus Taati Kesepakatan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: