BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 1 Nov 2015 17:02 WIB ·

Para Pemain Ayah Menyayangi Tanpa Akhir Sapa Penggemar di CGV Blitz BCP


 Para Pemain Ayah Menyayangi Tanpa Akhir Sapa Penggemar di CGV Blitz BCP Perbesar

Bekasimedia – Aktor Fedi Nuril, Naufal Azhar dan Amanda Rawles hadir dalam gelaran meet & greet “Ayah Menyayangi Tanpa Akhir” pada Minggu (31/10/15) pukul 15.00 di CGV Blitz Bekasi Cyber Park.

Hari ketiga tayang film “Ayah” cukup menarik perhatian para pecinta perfilman Indonesia. Antusias Penonton film ini dari hari ke hari semakin banyak.

Film “Ayah Menyayangi tanpa Akhir”, bercerita tentang seorang ayah yang berjuang membesarkan dan merawat anak lelakinya yang menderita kanker otak.

Cerita diawali saat sang ayah (Juna) jatuh cinta kepada Keisha, gadis keturunan Jepang. Hubungan mereka tidak berjalan mulus karena terhalang restu orangtua. Akan tetapi, perjuangan Juna akhirnya berbuah manis dan mereka bisa menikah.

Malang tak dapat ditolak, Keisha meninggal saat melahirkan. Maka jadilah Juna orangtua tunggal yang mengasuh, merawat dan membesarkan Mada dengan penuh kasih sayang. Tapi ujian lain datang saat anak lelakinya divonis mengidap kanker otak.

“Film ini menceritakan tentang kekeluargaan, bukan hanya menghibur tetapi banyak nilai-nilai positif yang dapat diambil. Pada dasarnya manusia hanya hidup 500ribu jam, jadi jangan pernah sia-siakan, karena waktu terus berjalan. Jangan sampai waktu itu habis dan kita menyesal,” ujar Fedi Nuril.

Sementara Naufal, pemeran Mada bertutur bahwa film ini adalah film pertamanya. Peran yang ia mainkan, menurutnya adalah peran yang cukup menantang.

“Main film Ayah Menyayangi Tanpa Akhir adalah sebuah kehormatan bagi saya karena setelah membaca novelnya yang luar biasa jadi semakin tertantang. Tantangan yang terberat adalah peran sebagai seorang anak yang sakit kanker otak, jadi harus dapat mendalami peran. Nilai moral yang dapat diambil jangan pernah menyerah apa punyang terjadi. Harus tetap semangat,” ujar Naufal. (CJ1)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru