Bekasimedia – Pemain AS Roma kelahiran Belgia yang memiliki darah Indonesia dari ayahnya, Radja Nainggolan, mengaku kecewa timnya hanya meraih hasil imbang 2-2 dengan Sassuolo. Pada pertandingan lanjutan Serie-A di pekan keempat yang digelar di Stadion Olimpico, Minggu (20/9/2015). Ia menilai Serigala Roma seharusnya bisa memenangi pertandingan semacam ini.
Sebagai tuan rumah, AS Roma dipaksa dua kali tertinggal oleh tim tamu melalui gol Gregoire Defrel (22′) dan Matteo Politano (45′). Beruntung Roma bisa menyamakan kedudukan lewat torehan gol Francesco Totti (36′) dan Mohamed Salah (49′).
Hasil ini membuat AS Roma berada di peringkat ketiga dengan mengoleksi delapan poin, atau tertinggal empat poin dari Internazionale di puncak klasemen sementara Serie-A. Namun, hal itu belum memuaskan Nainggolan.
“Kami bangkit setelah kebobolan dan kami mencoba menekan lawan. Namun, mereka mampu menguasai bola dan itu membuat menjadi sulit. Kami pikir bahwa kami seharusnya bisa meraih kemenangan tetapi kami gagal,” kata Nainggolan.
Nainggolan berharap timnya tidak terpeleset kembali saat melawan tim yang levelnya di bawah AS Roma. Di atas kertas, Roma seharusnya bisa menang atas Sassuolo.
“Musim masih panjang tetapi kami seharusnya bisa memenangi pertandingan semacam ini. Pertahanan mereka sangat rapat dan pertandingan menjadi sulit bagi kami. Kami masih pada awal kompetisi dan masih banyak pertandingan. Namun, kami harus menang,” jelas mantan pemain Ternana tersebut.
Dia juga tak mau terlalu memikirkan Inter yang kini mapan di puncak klasemen. “Kami harus memikirkan diri kami sendiri, berusaha bangkit, dan mampu melalui hasil sulit,” ujarnya. (frb)
The post Nainggolan Kecewa Dengan AS Roma appeared first on Bekasi Media.
Sumber Suara Jakarta











