BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 22 Sep 2015 11:44 WIB ·

Kota Tangerang Galakkan Gerakan Pungut Sampah


 Kota Tangerang Galakkan Gerakan Pungut Sampah Perbesar

Ilustrasi
MediaTangerang.com, – Gerakan peduli lingkungan dengan memungut sampah digalakkan di Kota Tangerang. Kegiatan yang diberi nama Gerakan Pungut Sampah (GPS) ini diprakarsai Himpunan Orang Muda Peduli Sampah (Hompimpah) yang mulai memungut sampah-sampah di area Pasar Lama.

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin mendukung upaya yang dilakukan komunitas peduli sampah ini. “Kuncinya, dari pemimpin sampai warga harus punya komitmen yang sama,” kata Sachrudin seperti dikutip Tempo.co, Senin (21/9/2015).

Sachrudin mengatakan, untuk mewujudkan sebuah kota yang nyaman, tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, tapi butuh kepedulian tinggi dari seluruh masyarakat. Dia menambahkan, GPS merupakan gerakan perubahan kultur warga Kota Tangerang agar tidak cuek terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.

Sachrudin juga berharap GPS bisa dilakukan secara rutin di seluruh wilayah Kota Tangerang, sehingga kepedulian terhadap lingkungan dari membuang sampah pada tempatnya bisa membudaya di kalangan masyarakat. “Cukup sepuluh menit pada pagi hari sebelum melakukan aktivitas sehari-hari, dimulai dari sekitar rumah masing-masing,” ujar Sachrudin.

Ketua Hompimpah Romi Abidin mengatakan gerakan ini diawali dari keprihatinan dia dan teman muda lain terhadap kondisi sebagian pasar di Kota Tangerang. Masih minimnya kepedulian masyarakat dan juga pedagang terhadap kebersihan sekitar membuat dia mencoba membuat GPS ini. “Harapannya sederhana: agar masyarakat tahu bagaimana cara memperlakukan sampah dengan benar. Artinya, ya, buanglah sampah di tempatnya,” tutur Romi.

Romi juga menjelaskan bahwa gerakan ini akan berlanjut setiap bulan sekali, dengan lokasi berbeda. Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari sebuah bank yang menyumbangkan dananya senilai Rp 46,3 juta, yang diaplikasikan dalam bentuk 4 gerobak sampah, 60 tong sampah, dan 75 pot tanaman. Bantuan ini akan didistribusikan ke empat pasar yang ada di Kota Tangerang, di antaranya Pasar Bandeng, Pasar Lama, Pasar Anyar, dan Pasar Mutiara.

Sumber
via Media Tangerang

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru