BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 3 Jul 2015 15:44 WIB ·

Budidaya Lele Sangkuriang Desa Pantai Makmur, Harumkan Program CSR PJB


 Budidaya Lele Sangkuriang Desa Pantai Makmur, Harumkan Program CSR PJB Perbesar

Hasil-Olahan-Lele-Desa-Binaan-PJBBekasimedia- Haji Effendi beserta 50 warga yang tinggal di Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya-Bekasi, yang telah melalui tahap pembinaan oleh pihak PT Pembangkitan Jawa-Bali UP Muara Tawar dalam mengembangkan usaha lele sangkuriang yang bernama “Harum” kini tengah berusaha mengembangkan dan  dan mendistribusikannya ke luar wilayah kecamatan. Budidaya Lele sangkuriang “Harum” ini telah berjalan selama dua tahun.

 

Anggota kelompok binaan PT Pembangkitan Jawa-Bali UP Muara Tawar dalam program budidaya lele, pada awalnya sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Perubahan cuaca yang cepat dan sulit diprediksi menyebabkan kerentanan meningkat, terutama bagi masyarakat nelayan yang sangat bergantung dengan keadaan cuaca dan ekosistem pesisir. Keadaan alam yang tidak menentu serta jumlah tangkapan yang terus menurun menimbulkan penurunan penghasilan yang dapat mengancam ketahanan sosial ekonomi masayarakat nelayan.

 

Sedangkan, Effendi merupakan seorang yang berlatar belakang akademisi awalnya berharap dapat membangun sekolah di lahan kosong yang ia miliki. Namun untuk mengisi kekosongan lahan, Haji Effendi akhirnya kini menggarap beberapa tambak yang diisi berbagai ikan yang saat itu digelutinya sebagai hobi. Ia meyakini bahwa itu merupakan langkah awal untuknya agar bisa meraih kesuksesan di bidang lainnya, meski hal ini jauh dari profesinya sebagai pengajar.

 

Ikan lele yang dibudidayakannya merupakan lele sangkuriang. Hingga kini menjadi pembudidaya ikan lele merupakan bagian dari profesinya selain menjadi guru. Hal ini membuat Haji Effendi berniat untuk mengembangkan sisi perekonomian masyarakat Desa Pantai Makmur dan tentunya dibantu oleh tim CSR PT Pembangkitan Jawa-Bali UP Muara Tawar yang melakukan pelatihan, pemberian alat-alat, dan pengembangan usaha.

 

Untuk mengembangkan usaha, Haji Effendi telah memberanikan diri untuk meminjam uang ke bank Mandiri Syariah diikuti dengan 10 masyarakat untuk memenuhi kebutuhan produksi ikan lele. 220 juta rupiah pun berhasil Haji Effendi dapatkan dan beliau berani mengajukan dirinya sebagai jaminan. Dengan kegigihannya, usaha budidaya lele mampu berkembang dan mendapat kontrak untuk mensupply lele ke Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Marunda Jakarta. Hal ini membuat kelompok harus dapat menjaga produktivitas dan kualitas lelenya.

 

 

 

Varian Olahan Ikan Lele “Harum”

 

Ikan lele, tidaklah melulu diolah dengan cara digoreng atau pun dibakar. Kini dengan kreativitas para masyarakat Desa Pantai Makmur, ikan lele dapat diolah menjadi Stick Lele, Abon daging dan tulang, Kerupuk Lele, Nugget, Siomay, Baso, Mie, Bolu, hingga Sandwich yang terus dikembangkan dan diproduksi sesuai dengan keinginan pasar dengan nama produk “Harum”.

 

Hidangan berbahan Lele yang unik dan menarik ini diolah tanpa formalin dan telah teruji klinis. Kini olahan yang menjadi favorit merupakan Stick Lele yang bergizi begitu pula dengan Abon Tulang Lele yang kaya akan Omega 3.

 

Perkembangan Ekonomi Masyarakat Desa Pantai Makmur

 

Berkat pengarahan Haji Effendi dan pelatihan dari PT Pembangkitan Jawa-Bali UP Muara Tawar, perekonomian masyarakat Desa Pantai Makmur pun meningkat dan mandiri. Kini budidaya ikan lele tersebut telah tersebar di empat desa dan meningkatkan taraf hidup masyarakatnya. Apalagi pendistribusian varian olahan ikan lele tersebut akan segera disebar ke berbagai daerah juga tidak menutup kemungkinan ke seluruh Indonesia.

 

Peran CSR PT Pembangkit Jawa-Bali

 

Masuk dalam program kerja CSR, PT Pembangkitan Jawa-Bali UP Muara Tawar pun mendukung kegiatan budidaya ikan lele yang digagas oleh Haji Effendi sehingga  masyarakat pun mendapat pelatihan dan alat-alat yang diperlukan untuk mengolah ikan lele tersebut. Tidak hanya itu PT Pembangkitan Jawa-Bali UP Muara Tawar juga telah membuat kemasan yang menarik dan saat ini, kelompok yang di ketuai oleh Haji Effendi telah memiliki sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, sehingga berbagai produk olahan lele siap untuk dipasarkan di mana saja. Selain itu hal ini CSR PJB lakukan dalam rangka peningkatan taraf ekonomi masyarakat di sekitar perusahaan yang berada di Ring 1. (JJ3)

The post Budidaya Lele Sangkuriang Desa Pantai Makmur, Harumkan Program CSR PJB appeared first on Bekasi Media.

Sumber Suara Jakarta

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Temui DPR, Koalisi Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Batasi Kerja Kontrak Maksimal Satu Tahun dan Kembalikan Upah Minimum Berdasarkan Survei KHL

30 Juli 2026 - 04:26 WIB

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Trending di Berita Terbaru