fbpx

Ditekan Preman, Buruh PT. Voksel Tetap Lanjutkan Perjuangan

Bekasimedia – Kondisi buruh PT. Voksel, Cileungsi Bogor pasca bentrok dengan oknum Pemuda Pancasila sudah dipulangkan dari rumah sakit, ada 10 orang yang terluka akibat terkena lemparan batu dan sabetan bambu.

Demikian disampaikan oleh Presiden Federasi Serikat Pekerja Aneka Sektor Indonesia (FSPASI), Herry Hermawan, kepada Bekasimedia, Jumat (26/06).

Herry menambahkan, sampai hari ke-4 mogok kerja dan unjuk rasa, tidak ada itikad baik sama sekali dari pihak manajemen perusahaan, “justru mereka mengirim preman berseragam dan men-sweeping sampai kontrakan buruh,” lanjut Herry, “bahkan mereka menyerang kantor sekretariat FSPASI Bogor.”

Selanjutnya, sebagai Presiden FSPASI, Herry menyatakan akan terus berjuang dengan melakukan aksi unjuk rasa lebih besar lagi ke kantor pusat dan Mabes Polri.

“Kami akan ke Mabes Polri karena pihak kepolisian Resort Bogor Kabupaten dan Polsek Cileungsi telah gagal melindungi buruh dan melakukan pembiaran premanisme sehingga jatuh korban luka,” ujar aktivis buruh yang menggenggam titel sarjana dari Universitas Ibnu Chaldun Jakarta ini.

“Kami juga akan ke DPRD Kabupaten Bogor, DPRD Jawa Barat, DPR RI dan pemerintah serta pihak terkait,” sambung Herry.

PT. Voksel, tbk adalah perusahaan publik yang memproduksi kabel listrik, kabel telekomunikasi, dan kabel fiber optik. Perusahaan ini mempekerjakan 1400-an orang buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Multi Metal, Federasi Serikat Pekerja Aneka Sektor Indonesia (SPMM-FSPASI).

(eas)

Be the first to comment on "Ditekan Preman, Buruh PT. Voksel Tetap Lanjutkan Perjuangan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: