PASBERITA.com – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-43 tahun 2015 tingkat Provinsi Jawa Barat dengan tema “Dengan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke -43 Kita Satukan Langkah Nyata Dalam Upaya Meningkatkan Keluarga Indonesia Yang Lebih Sejahtera” di Bale Asri Pusdai Bandung, Senin (25/5).
Hadir pula Ketua Tim Penggerak PKK Netty Heryawan, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Wakil Ketua I TP PKK Provinsi Jawa Barat Giselawati Mizwar, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi, Ketua DWP Provinsi Jawa Barat Erti Wawan Ridwan, Asisten dan Kepala OPD Jawa Barat.
Dalam sambutan Ketua Umum Erni Guntarti Tjahjo Kumolo yang dibacakan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan, dikatakan dalam masa transisi sehubungan dengan perubahan nomenklatur Ditjen PMD, akan ada penyesuaian secara struktural TP PKK Pusat yang tentunya akan berdampak kepada TP PKK jajaran dibawahnya.
“Kedua, memberikan perhatian khusus kepada Posyandu sebagai wadah terdepan dalam pemberian layanan sosial dasar, karena Posyandu saat ini tidak hanya menyelenggarakan layanan kesehatan dasar Ibu dan Balita. Tetapi juga sebagai tempat pelayanan yang dilakukan secara terpadu bagi bidang kesehatan, pendidikan, bina keluarga, juga peningkatan ekonomi kader,” ungkap Netty.
“Untuk itu dalam pengelolaan Posyandu juga perlu mempedoman Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor: 411.42/326/SJ tanggal 25 Januari 2013 tentang Pembinaan dan Optimalisasi Peran Posyandu dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor: 411.42/197/SJ tanggal 19 April 2013 tentang Revitalisasi Posyandu,” tambahnya.
Menurut Netty, Pada tahun 2015 direncanakan TP PKK akan melaksanakan Rakernas VII, sebagai wahana untuk merumuskan kembali bidang kelembagaan, program dan administrasi yabg akan kita jadikan pedoman Gerakan PKK 5 tahun kedepan.
Sebagai kata akhir dalam sambutan Ketua Umum Erni Guntarti Tjahjo Kumolo diharapkan TP PKK sebagai mitra pemerintah memberi dukungan sepenuhnya pelaksanaan Program Pembangunan Pemeribtah dalam upaya mewujudkan Kesejahteraan Keluarga Indonesia. Dengan adanya dukungan dari Gubernur, Bupati dan Walikota selaku Ketua Pembina Tim Penggerak PKK.
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyebutkan bahwa sekuat apapun sebuah negara tidak akan dapat menyelesaikan segala permasalahan rakyatnya, tentu saja civil society berperan penting dalam pembangunan. “TP PKK ini merupakan salah satu sipil society yang senantiasa menjadi mitra pemerintah dalam proses pembangunan yang lebih baik sampai ke penjuru daerah,” ujarnya.
Pada kesempatan ini juga Netty ingin mengingatkan kepada kader dan anggota TP PKK Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat, dengan dicanangkannya pemeriksaan Kanker Rahim dengan metode IVA test atau Inspeksi Visual Asam Asetat pada tanggal 21 April 2015 dapat terus dilakukan oleh PKK Kabupaten/Kota dengan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat.
Neety juga berpesan agar semua anggota PKK dapat terus mengedukasi masyarakat mengenai pangan lokal yang aman sehingga maraknya beras plastik dapat terhindari dengan bkerjasama dengan OPD terkai.
“Tak kalah penting untuk terus memperkuat institusi keluarga dengan membangun ketahanan keluarga melalui edukasi dan penyuluhan di tengah masyarakat,” pungkasnya.(*)
Sumber
via PAs Berita











