fbpx

Komunitas "Barudak Leutik" Sambangi Komisi A Aspirasikan Pendidikan Gratis

20160210142156
Bekasimedia – Barudak Leutik merupakan sebuah komunitas anak kampung yang beorientasi pada dunia pendidikan nonformal. Komunitas ini membuat berbagai film pendek yang menggambarkan kehidupan masyarakat di sekitar TPA Sumut Batu yang sudah 30 tahun dikelilingi sampah. Dalam film tersebut, banyak mengandung persoalan pendidikan dan potret kehidupan sehari-hari masyarakat Bantargebang.
Saat penayangan perdana film Jungkir Balik garapan Barudak Leutik, perwakilan anggota DPRD Kota Bekasi yang datang hanya Komarudin. Saat ditemui Bekasimedia (9/2) mengenai ketidakhadirannya, Solihin, Wakil Ketua Komisi A mengatakan,
“Penting pada dasarnya komisi A mendukung hal itu. Mohon maaf sebelumnya saya belum bisa hadir karena schedule padat. Bukannya kita milih-milih. Ini, kan, dadakan,” Solihin melanjutkan, “ini bagus. Mempunyai inspirasi yang bagus. Artinya memberikan pencerahan khususnya Bantargebang, umumnya di Kota Bekasi.”
Komunitas ini juga berencana akan menggandeng Universitas Trisakti dan Indorelawan. Mereka juga mempunyai ide Bantargebang akan menjadi objek wisata pendidikan.
Agus Hadi Prasetyo atau biasa dipanggil Pae (sutradara) berharap dengan adanya film-film yang dibuat, pemerintah Kota Bekasi akan memberikan pendidikan gratis dari SD hingga SMA kepada anak-anak di TPA Sumur Batu kecamatan Bantargebang. Ia juga meminta bantuan kepada Solihin agar pemutaran film bersama dalam suasana sarasehan untuk berdialog tentang pendidikan. Hal itu, kata Pae akan segera disampaikan kepada ketua komisi. (JJ4)

Be the first to comment on "Komunitas "Barudak Leutik" Sambangi Komisi A Aspirasikan Pendidikan Gratis"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: