fbpx

Tembok Panjang Kalimalang, Pemandangan Baru di Kabupaten Bekasi

image
Bekasimedia – Tahun 2015 kemarin, jalur Kalimalang semakin panas. Jika di ruas Bekasi Barat hingga Jakarta disibukkan dengan pembangunan Jalan Layang Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), maka di ruas Cikarang hingga Bekasi Timur, pohon-pohon yang mulai tumbuh dan belum terlalu lebat harus ditebang demi betonisasi Kalimalang.
Ketika betonisasi belum sepenuhnya menutup seluruh sisi, kini sudah tampak pemandangan baru. Pada beberapa bagian yang tidak dibeton, dipasang pagar pembatas. Pagar itu menggunakan jenis pagar beton precast. Mungkin dipilih jenis ini agar lebih mudah dalam pengerjaannya, juga kuat dan tahan lama.
Dengan adanya pemasangan pagar beton ini, pihak yang paling kecewa bisa jadi kalangan pedagang kaki lima. Seperti penjual sepatu, helm dan jas hujan yang terbiasa menggunakan bahu jalan untuk berjualan. Kenapa? Karena sekarang, setelah betonisasi dan pemasangan pagar beton, justru bahu jalan menjadi lebih sempit.
Pihak kedua yang juga kecewa dengan sempitnya bahu jalan adalah para pengendara sepeda motor alias bikers. Saat turun hujan, biasanya bikers memanfaatkan bahu jalan itu untuk meneduh dan menggunakan jas hujan. Saat macet, bikers juga biasa menggunakan bahu jalan untuk merangsek maju. Solusi yang kadang menjadi malapetaka karena tambah macet.
Yang menarik, dari panel-panel beton yang membentuk pagar panjang itu, pada bagian atasnya ada 1 panel yang sengaja dibuat berlubang. Ada 4 kotak lubang pada masing-masing ruasnya. Dengan adanya lubang itu, pengendara motor atau mobil masih bisa melihat Kalimalang. Hal lainnya, lubang-lubang itu mempermudah pemasangan tali spanduk. Hal ini tentu sangat berguna jelang Pilkada Kabupaten Bekasi tahun 2017 nanti. Iya gak?
(eas)

Be the first to comment on "Tembok Panjang Kalimalang, Pemandangan Baru di Kabupaten Bekasi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: