BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 19 Sep 2023 07:25 WIB ·

Soal Rempang, KNPK Indonesia Minta Presiden Perhatikan Risiko Kerentanan Hak Hidup Keluarga


 Soal Rempang, KNPK Indonesia Minta Presiden Perhatikan Risiko Kerentanan Hak Hidup Keluarga Perbesar

Koalisi Nasional Perlindungan Keluarga Indonesia (KNPK) memberikan maklumat terkait kondisi Rempang saat ini. KNPK menilai pembangunan di sebuah negara sejatinya harus ramah keluarga. Namun sayangnya, kasus di Rempang ini dinilai menciderai hak-hak hidup keluarga sebagai bagian dari negara.

KNPK mengingatkan bahwa keluarga merupakan unit sosial terkecil, institusi pertama dan utama pembangun manusia berkualitas, pembangun masyarakat madani, juga fondasi sekaligus benteng peradaban bangsa;

Kedua, Keluarga merupakan subjek sekaligus objek pembangunan, penentu keberhasilan maupun sebaliknya berkontribusi terhadap kegagalan pembangunan.

Karena KNPK menilai Pembangunan sejatinya ramah keluarga maka dengan demikian, pertama; keluarga hendaknya menjadi basis kebijakan pembangunan dan Pembangunan hendaknya meningkatkan ketahanan, kesejahteraan, dan kualitas keluarga, bukan sebaliknya meningkatkan kerentanan, mendatangkan gangguan bahkan meningkatkan risiko kepada keluarga.

Memperhatikan kasus Rempang, KNPK melihat bahwasanya pertama, berbagai pelaksanaan pembangunan ada yang meningkatkan kerentanan kepada keluarga.

Kedua, pelaksanaan investasi meningkatkan ketimpangan dan menodai keadilan yang sejatinya berlaku bagi seluruh warga Indonesia;

Ketiga, bencana alam dan bencana sosial yang merusak ketahanan dan kualitas keluarga;

Dan banyaknya konflik lahan dan agraria dengan alasan investasi pembangunan yang menggusur hak hidup keluarga, mendatangkan kenelangsaan dan keterpurukan kepada keluarga;

“Berdasarkan hal tersebut, Koalisi Nasional Perlindungan Keluarga Indonesia meminta kepada
Presiden Indonesia beserta jajaran Pemerintah di setiap tingkatannya (Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Kelurahan/Desa) untuk memperhatikan pembangunan agar tidak mendatangkan kerentanan dan risiko bagi keluarga,” tulis ketua KNPK, Prof. Euis Sunarti dalam maklumat tertulisnya, (16/9/2023).

Kedua, pihaknya meminta pemerintah melindungi keluarga Indonesia, khususnya yang rentan, miskin, dan belum sejahtera serta merencanakan dan mengimplementasikan pembangunan ramah keluarga;

Kepada MPR dan DPR, Pihaknya meminta agar kedua lembaga negara tersebut mendengar dan menerima aspirasi, menyuarakan dan memperjuangkan kepentingan dan perlindungan keluarga Indonesia, diantaranya dengan melakukan harmonisasi dan atau mengeluarkan Undang-Undang yang tepat;

Juga kepada Pihak Swasta dan Investor pembangunan agar dalam menjalankan usaha dan investasinya memperhatikan hak keluarga (terutama keluarga rentan), membantu meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dengan pemenuhan hal dan kebutuhannya.

“Kepada Lembaga atau Organisasi Masyarakat untuk advokasi memperjuangkan pembangunan yang ramah keluarga serta berjejaring meningkatkan ketahanan keluarga dengan menguatkan pembangunan wilayah dan pekerjaan ramah keluarga,” tutupnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 121 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Peduli Autisme, PT Perusahaan Pengelola Aset Bersinergi dengan Cagar Foundation dalam Program Ramadan

22 Maret 2025 - 23:31 WIB

Pemkot Bekasi Fokus Bersihkan Sisa Lumpur dan Distribusikan Bantuan Pasca Banjir

11 Maret 2025 - 11:41 WIB

Soal Kenaikan Tarif PDAM, Legislator PKS Harap Wali Kota Bekasi Bisa Merasakan Keresahan Masyarakat

4 Maret 2025 - 04:48 WIB

Soal Tarif Baru PDAM Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Sebut Penyesuaian Bukan Kenaikan

3 Maret 2025 - 22:55 WIB

Sertifikat Rumah Tak Kunjung Terbit, Lussi Warga Perumahan Griya Husada Asri Ngadu ke Presiden

22 Februari 2025 - 17:48 WIB

Pj. Wali Kota Bekasi Berikan Salam Perpisahan ke ASN Pemkot Bekasi

18 Februari 2025 - 19:18 WIB

Trending di Berita Terbaru