BEKASIMEDIA.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Advertorial · 24 Feb 2026 16:53 WIB ·

Reses 2026, Mubakhi Fokus pada Kesehatan, Infrastruktur, dan Pendidikan Anak


 Mubakhi Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PPP Perbesar

Mubakhi Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PPP

BEKASIMEDIA.COM – Persoalan layanan kesehatan dan pembangunan infrastruktur menjadi sorotan utama Reses I Tahun 2026 anggota DPRD Kota Bekasi, Mubakhi, di Dapil III. Kegiatan berlangsung di Perumahan Kavling Rawa Mulya No. 13, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.

Dalam dialog bersama warga, Mubakhi menekankan pentingnya program BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) yang dibiayai pemerintah pusat bagi masyarakat kurang mampu. Menurutnya, program ini harus dimanfaatkan oleh warga yang berhak.

“BPJS PBI adalah bentuk kehadiran negara. Warga yang kurang mampu harus terdata dengan baik agar mendapatkan jaminan kesehatan,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Mubakhi juga menegaskan bahwa RSUD Kota Bekasi tetap melayani warga ber-KTP Kota Bekasi. Jika terdapat kendala pelayanan, masyarakat diminta melapor melalui anggota DPRD atau memanfaatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

“Jangan sampai ada warga yang tidak terlayani. Kalau ada kendala di lapangan, segera sampaikan kepada kami agar bisa ditindaklanjuti,” tegasnya.

Selain layanan kesehatan, persoalan infrastruktur juga menjadi perhatian. Warga menyampaikan apresiasi atas pengecoran jalan di RT 06 RW 03 yang terealisasi sebagai tindak lanjut aspirasi sebelumnya. Namun mereka mengusulkan pengaspalan jalan dari pintu gerbang perumahan agar dianggarkan pada tahun mendatang atau melalui perubahan anggaran berjalan.

PKK Mustikajaya mengusulkan dukungan sarana untuk kegiatan, termasuk fasilitas posyandu guna meningkatkan pelayanan masyarakat. Program Bank Sampah yang berjalan sejak 2023 juga dinilai mendorong kemandirian ekonomi warga, namun masih membutuhkan dukungan sarana operasional agar lebih optimal.

Warga juga mengajukan pengadaan meja belajar untuk TPA sebagai dukungan pendidikan keagamaan anak-anak di lingkungan tersebut.

Mubakhi memastikan seluruh aspirasi akan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku. Ia menegaskan bahwa pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD menjadi salah satu jalur penting untuk merealisasikan kebutuhan masyarakat.

“Reses ini bukan sekadar seremonial. Semua usulan akan kami kawal agar pembangunan di Mustikajaya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

(Adv/Humas DPRD Kota Bekasi)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

RSUD CAM Kota Bekasi Gelar Simulasi Akreditasi Mandiri, Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

30 September 2026 - 16:46 WIB

Interupsi Warnai Paripurna KUA-PPAS, Yenny Sebut Dewan Bingung Jelaskan ke Konstituen

10 September 2026 - 17:23 WIB

Keras! Agus Rohadi Persoalkan Pokir DPRD: Kalau Tak Diakomodasi, Jangan Ada Reses

10 September 2026 - 16:28 WIB

Anggaran Kota Bekasi Rp7,5 Triliun Disepakati, DPRD Soroti Efisiensi dan Pengawasan

10 September 2026 - 15:05 WIB

DPRD Kota Bekasi Gelar Sosialisasi Raperda, Perkuat Partisipasi Publik dalam Pembentukan Perda

5 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Abdul Aziz Adwani Kenang Perjuangan PKS Menghadirkan Sekolah Gratis

17 Mei 2026 - 05:12 WIB

Trending di Legislatif