BEKASIMEDIA.COM – Program Ramadan Pesantren Marjinal Baznas RI dalam rangka “Istimewakan Ramadhan untuk yang Teristimewa” berlangsung di Rumah Autis, Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah, Jalan Al Husna No. 39A – C Jatikramat, Jatiasih, Kota Bekasi, Kamis (20/3/2025).
Dalam sambutannya, perwakilan Baznas RI menyampaikan pesan motivasi kepada orang tua dan pendamping (pengajar) Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Rumah Autis. Ia mengatakan, “Semangat untuk terus mendampingi anak-anak istimewa ini harus tetap terjaga, karena mereka tidak akan dihisab. Kita berharap amal shaleh kita yang belum mencukupi untuk masuk surga, akan tergandeng oleh mereka yang dengan penuh keikhlasan kami rawat, dampingi, dan didik.” ujarnya.
Program Ramadhan Pesantren Marjinal merupakan kegiatan sosial keagamaan yang didanai oleh Baznas RI dan dilaksanakan oleh Rumah Autis, Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah sebagai mitra dakwah Baznas RI pada tahun 1446 H/2025. Program ini bertujuan untuk memberikan pendidikan sosial bagi penyandang disabilitas dari keluarga pra-sejahtera dalam bentuk Pesantren Kilat.
Muhammad Thoriq Sahala Asysyufi, selaku Tim Divisi Pendidikan dan Dakwah, menjelaskan bahwa “Program ini sepenuhnya didukung oleh BazNas dari dana zakat umat. Kami mengajak semua untuk menunaikan zakat melalui Baznas, agar manfaatnya semakin luas,”
Rangkaian program Pesantren Kilat Ramadhan Rumah Autis ini berlangsung secara simultan di tujuh cabang Rumah Autis di wilayah Jabodetabek dan Karawang, dimulai dari 17 Maret hingga 21 Maret 2025. Adapun cabang-cabang yang terlibat adalah Rumah Autis Cabang Karawang, Depok, Bekasi, Bogor, Tangerang, Tanjung Priok, dan Gunung Putri.
Dalam kegiatan Pesantren Kilat ini, anak-anak penyandang disabilitas belajar ilmu agama dengan cara yang menyenangkan. Mereka mendapatkan pelajaran tentang cara sholat, membaca Al-Qur’an, serta ibadah-ibadah lain yang dapat dilakukan selama bulan Ramadhan.
Program ini sejalan dengan pengajaran yang diberikan di Sekolah Khusus Rumah Autis, yang membiasakan anak-anak binaannya untuk melaksanakan ritual ibadah dan membaca Al-Qur’an. Dengan adanya kegiatan Pesantren Kilat ini, diharapkan anak-anak akan terbiasa melaksanakan ibadah dengan tertib, baik di sekolah maupun di lingkungan rumah. (Red)