BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 7 Nov 2020 13:56 WIB ·

Anggota Tuntut IPSM Kota Bekasi Transparan Soal Dana Donasi


 Anggota Tuntut IPSM Kota Bekasi  Transparan Soal Dana Donasi Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Bekasi telah beberapa kali menjadi perantara atau bermitra dengan kitabisa.com. Warga Kota Bekasi yang membutuhkan uluran tangan, dibuatkan kanal donasi di aplikasi daring tersebut.

Namun ternyata, ada dugaan penyalahgunaan keuangan. Disinyalir dana yang terkumpul dan diberikan kitabisa.com ke IPSM, tidak seluruhnya sampai ke tangan yang membutuhkan.

Permasalahan ini ditemukan sendiri oleh Ketua Bidang Organisasi, Kelembagaan dan Pengembangan Profesionalitas IPSM Kota Bekasi, Yusuf Blegur.

Dalam paparannya kepada bekasimedia.com, Jumat (6/11/2020) kemarin, Yusuf mengaku mendapatkan laporan dari berbagai pihak tentang penyalahgunaan dana bantuan.

“Jadi dana dari kitabisa.com ditransfer ke rekening IPSM sebagai fasilitator. Nah dari IPSM baru diberikan ke warga yang profilnya diangkat dan tampil di aplikasi kitabisa.com. Masalahnya disini, banyak yang dapat uangnya, jauh dari nilai yang tertera di aplikasi atau website kitabisa,” ungkap Yusuf Blegur.

Yusuf menginginkan rekan-rekannya di IPSM transparan. “Khusus IPSM Kota Bekasi dan terkait dengan kemitraan atau kerjasamanya dengan kitabisa, saya ingin buka-bukaan agar transparan dan akuntabel. Harus ada forum musyawarah seluruh anggota dan pengurus IPSM se Kota Bekasi. Insyaallah data dan faktanya bisa dipertanggungjawabkan dan dari sumbernya langsung,” lanjut Yusuf.

Yusuf berharap hal ini segera dapat dimusyawarahkan di organisasi IPSM, karena ini menyangkut penggunaan anggaran publik.

“Hal ini penting untuk dilakukan agar diantara sesama anggota dan pengurus IPSM se-Kota Bekasi, tidak saling mengumbar rumor, gosip dan bahkan fitnah. Agar tidak ada lagi yang saling menjelek-jelekan, mendiskreditkan dan membunuh karakter kawan sendiri,” katanya.

Yusuf juga menegaskan bahwa hal ini bukan karena urusan pribadi atau orang per orang. “Ini masalah organisasi yang yang menjadi kepentingan bersama dan harus ada keterbukaan dan pertanggungjawaban baik secara program maupun keuangannya.”

“Ada saatnya seluruh anggota dan pengurus IPSM se-kota Bekasi mengetahui dan memahami masalah yang sebenarnya termasuk keterbukaan program dan pertanggungjawaban keuangan organisasi IPSM Kota Bekasi,” pungkasnya. (dns)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Peduli Autisme, PT Perusahaan Pengelola Aset Bersinergi dengan Cagar Foundation dalam Program Ramadan

22 Maret 2025 - 23:31 WIB

Pemkot Bekasi Fokus Bersihkan Sisa Lumpur dan Distribusikan Bantuan Pasca Banjir

11 Maret 2025 - 11:41 WIB

Soal Kenaikan Tarif PDAM, Legislator PKS Harap Wali Kota Bekasi Bisa Merasakan Keresahan Masyarakat

4 Maret 2025 - 04:48 WIB

Soal Tarif Baru PDAM Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Sebut Penyesuaian Bukan Kenaikan

3 Maret 2025 - 22:55 WIB

Sertifikat Rumah Tak Kunjung Terbit, Lussi Warga Perumahan Griya Husada Asri Ngadu ke Presiden

22 Februari 2025 - 17:48 WIB

Pj. Wali Kota Bekasi Berikan Salam Perpisahan ke ASN Pemkot Bekasi

18 Februari 2025 - 19:18 WIB

Trending di Berita Terbaru