502 Bad Gateway


cloudflare
Budaya Archives - BEKASIMEDIA.COM https://bekasimedia.com/tag/budaya/ Moderat Mencerdaskan Masyarakat Thu, 29 Jan 2026 02:27:48 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.8 https://bekasimedia.com/wp-content/uploads/2019/04/cropped-bekasimedia-512x512-32x32.png Budaya Archives - BEKASIMEDIA.COM https://bekasimedia.com/tag/budaya/ 32 32 Malam Kebangsaan di Sumbawa, Pemerhati Budaya Diajak Rawat Nilai Empat Pilar https://bekasimedia.com/2025/12/17/malam-kebangsaan-di-sumbawa-pemerhati-budaya-diajak-rawat-nilai-empat-pilar/ https://bekasimedia.com/2025/12/17/malam-kebangsaan-di-sumbawa-pemerhati-budaya-diajak-rawat-nilai-empat-pilar/#respond Wed, 17 Dec 2025 02:24:59 +0000 https://bekasimedia.com/?p=56442 BEKASIMEDIA.COM – Sumbawa — Anggota DPR/MPR RI Dapil Nusa Tenggara Barat I, H. Johan Rosihan,...

The post Malam Kebangsaan di Sumbawa, Pemerhati Budaya Diajak Rawat Nilai Empat Pilar appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Sumbawa — Anggota DPR/MPR RI Dapil Nusa Tenggara Barat I, H. Johan Rosihan, ST, menegaskan pentingnya peran kebudayaan dalam menjaga dan menghidupkan nilai-nilai Empat Pilar MPR di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR Tahun 2025 yang digelar di Aula Rumah Aspirasi Kabupaten Sumbawa, Rabu malam (17/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung pukul 19.30 hingga 22.30 WITA ini diikuti oleh Masyarakat Pemerhati Budaya Kabupaten Sumbawa dan berlangsung dalam suasana dialogis serta penuh refleksi kebangsaan.

Dalam pemaparannya, Johan Rosihan—yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi IV DPR RI—menyampaikan bahwa Empat Pilar MPR, yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 beserta Ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika, tidak hanya menjadi norma konstitusional, tetapi juga hidup dan tumbuh melalui praktik kebudayaan masyarakat.

“Budaya adalah cermin jati diri bangsa. Ketika kebudayaan dijaga dan dirawat, maka nilai-nilai ideologi, persatuan, dan kebangsaan akan tetap kokoh,” ujar Johan Rosihan.

Ia menjelaskan bahwa Pancasila sebagai ideologi negara berakar kuat dari nilai-nilai luhur budaya Nusantara, seperti gotong royong, musyawarah, dan keadilan sosial. Oleh sebab itu, para pemerhati budaya memiliki peran strategis sebagai penjaga nilai kemanusiaan dan kebangsaan di tingkat akar rumput.

Selain itu, Johan Rosihan menegaskan bahwa UUD NRI Tahun 1945 dan Ketetapan MPR memberikan landasan konstitusional bagi berkembangnya kebudayaan nasional, sekaligus menjamin perlindungan terhadap keberagaman budaya daerah.

Terkait NKRI, ia menyebut bahwa Indonesia adalah rumah besar bagi seluruh kebudayaan yang ada. Keberagaman budaya justru menjadi kekuatan pemersatu bangsa apabila dikelola dengan kesadaran kolektif dan tanggung jawab bersama.

Sementara itu, semboyan Bhinneka Tunggal Ika dinilai paling nyata tercermin dalam kehidupan budaya masyarakat Indonesia yang beragam namun tetap satu dalam identitas kebangsaan.

Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR ini, Johan Rosihan berharap para pemerhati budaya di Kabupaten Sumbawa terus menjadi garda terdepan dalam merawat nilai-nilai Pancasila, menjaga kebhinnekaan, serta meneguhkan persatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

The post Malam Kebangsaan di Sumbawa, Pemerhati Budaya Diajak Rawat Nilai Empat Pilar appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2025/12/17/malam-kebangsaan-di-sumbawa-pemerhati-budaya-diajak-rawat-nilai-empat-pilar/feed/ 0
Antara Lantang dan Galak: Perjuangan Orang Sumatera Menjelaskan “Aku Tidak Marah” https://bekasimedia.com/2025/12/16/antara-lantang-dan-galak-perjuangan-orang-sumatera-menjelaskan-aku-tidak-marah/ https://bekasimedia.com/2025/12/16/antara-lantang-dan-galak-perjuangan-orang-sumatera-menjelaskan-aku-tidak-marah/#respond Tue, 16 Dec 2025 11:07:10 +0000 https://bekasimedia.com/?p=56372 Oleh: Ayu Pebrina Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Sejak tinggal di luar Sumatera, saya baru...

The post Antara Lantang dan Galak: Perjuangan Orang Sumatera Menjelaskan “Aku Tidak Marah” appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
Oleh: Ayu Pebrina
Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Sejak tinggal di luar Sumatera, saya baru menyadari bahwa logat kami memiliki “kemampuan super”: membuat orang merasa dimarahi, bahkan ketika kami sedang berbicara santai. Ketika saya berkata, “apa?”, yang terdengar di telinga orang lain bisa menjadi “APA?!”. Saat saya mengatakan, “sebentar”, responsnya justru, “kok marah?”. Padahal tidak ada nada emosi yang saya maksudkan. Di kampung halaman, cara bicara seperti itu dianggap wajar. Namun di luar Sumatera, intonasi yang sama kerap dimaknai sebagai kemarahan. Yang berbeda ternyata bukan perasaan, melainkan cara mendengar.

Pengalaman paling nyata soal salah paham intonasi ini saya alami di kampus. Suatu hari, saya dan teman-teman mengantre untuk mengonfirmasi nilai kepada dosen. Situasinya ramai dan antrean bergerak cepat. Saya berlari kecil, berhasil mendapatkan posisi, lalu memanggil teman saya yang masih di belakang, “ANAAA, SINI!” Ia langsung mendekat, tetapi dengan wajah murung ia berkata pelan, “Iya… jangan marah-marah dong.”

Saya terkejut. Saya tidak sedang marah—justru senang karena berhasil mengamankan antrean untuknya. Saya pun menjelaskan bahwa saya sama sekali tidak kesal. Namun melihat ekspresinya yang tetap canggung, saya akhirnya meminta maaf. Bukan karena saya berteriak, melainkan karena saya lupa bahwa nada yang terdengar biasa bagi saya bisa terdengar keras bagi orang lain. Inilah nasib memiliki suara lantang: berbicara normal, dianggap marah.

Dari peristiwa itu, saya mulai memahami bahwa dalam komunikasi, yang bekerja bukan hanya mulut penutur, tetapi juga pikiran pendengar. Psikolinguistik memandang bahasa sebagai proses mental: bunyi diterima, diolah, lalu diberi makna. Ketika saya berbicara dengan nada antusias, saya memaknainya sebagai bentuk kepedulian. Namun bagi pendengar dengan latar kebiasaan berbahasa berbeda, nada yang sama bisa diinterpretasikan sebagai kemarahan. Ini bukan soal siapa yang terlalu sensitif, melainkan soal perbedaan pengalaman berbahasa.

Dalam konteks yang lebih luas, fenomena ini menunjukkan bahwa bahasa tidak pernah benar-benar netral. Ia selalu berkelindan dengan budaya, pengalaman sosial, dan kebiasaan kolektif. Cara seseorang menilai intonasi dibentuk oleh lingkungan tempat ia tumbuh dan berinteraksi. Karena itu, kesalahpahaman lintas dialek bukan semata soal “salah bicara”, melainkan perbedaan sistem makna yang bekerja di kepala penutur dan pendengar.

Sayangnya, kesalahpahaman ini kerap berujung pada stereotip. Orang Sumatera sering dicap galak, keras, atau mudah marah, padahal yang terjadi hanyalah perbedaan kebiasaan berbahasa. Di media sosial, tak sedikit komentar seperti “kok galak banget?” atau “nggak usah ngegas” muncul ketika orang Sumatera berbicara dengan nada khasnya. Dalam percakapan sehari-hari, terutama di ruang publik atau pesan singkat, prasangka semacam ini mudah sekali muncul.

Label tersebut, jika terus diulang, dapat berdampak pada cara seseorang memandang dirinya sendiri. Tidak sedikit perantau yang akhirnya menurunkan volume suara, menahan ekspresi, bahkan merasa bersalah hanya karena berbicara dengan cara yang telah melekat sejak kecil. Bahasa yang seharusnya menjadi ruang ekspresi perlahan berubah menjadi sumber kecemasan sosial.

Penyesuaian berbahasa memang penting dalam komunikasi lintas budaya, dan saran untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru tentu ada benarnya. Namun penyesuaian seharusnya tidak menjadi tuntutan sepihak. Pemahaman perlu berjalan dua arah. Jika hanya penutur yang terus menahan diri, sementara pendengar tidak pernah diajak memahami perbedaan, maka bahasa akan menjadi beban, bukan jembatan.

Mungkin, yang perlu kita pelajari bukan hanya cara berbicara dengan baik, tetapi juga cara mendengarkan dengan lebih adil. Tidak semua nada tinggi berarti marah, dan tidak semua suara keras mengandung emosi negatif. Kadang, itu hanyalah cara seseorang mengekspresikan antusiasme dan kedekatan. Pada akhirnya, bahasa bukan hanya tentang apa yang kita ucapkan, tetapi juga sejauh mana kita mau memahami cara orang lain memaknainya.

The post Antara Lantang dan Galak: Perjuangan Orang Sumatera Menjelaskan “Aku Tidak Marah” appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2025/12/16/antara-lantang-dan-galak-perjuangan-orang-sumatera-menjelaskan-aku-tidak-marah/feed/ 0
Penguatan Kapasitas SDM, DBMSDA Fokuskan Pelatihan pada Publikasi dan Penanganan Aduan https://bekasimedia.com/2025/07/11/penguatan-kapasitas-sdm-dbmsda-fokuskan-pelatihan-pada-publikasi-dan-penanganan-aduan/ https://bekasimedia.com/2025/07/11/penguatan-kapasitas-sdm-dbmsda-fokuskan-pelatihan-pada-publikasi-dan-penanganan-aduan/#respond Fri, 11 Jul 2025 07:49:18 +0000 https://bekasimedia.com/?p=55998 BEKASIMEDIA.COM – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi menggelar pelatihan informatika...

The post Penguatan Kapasitas SDM, DBMSDA Fokuskan Pelatihan pada Publikasi dan Penanganan Aduan appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi menggelar pelatihan informatika dan pemanfaatan media sosial bagi jajaran pegawai, Kamis (10/7/2025), di ruang rapat kantor DBMSDA. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam pengelolaan informasi publik dan penanganan pengaduan masyarakat.

Pelatihan difokuskan pada penguatan kapasitas dalam menyusun konten pemberitaan serta mendukung strategi komunikasi publik dinas. Dengan pengelolaan informasi yang tepat, DBMSDA berharap dapat meningkatkan transparansi serta pelayanan informasi kepada masyarakat.

Narasumber yang dihadirkan adalah Muhammad Muchlis dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bekasi. Ia memberikan pembekalan teknis kepada para pegawai DBMSDA, termasuk materi dasar jurnalistik dan prinsip 5W+1H dalam penulisan berita dinas.

Muchlis juga menekankan pentingnya ketepatan informasi dan konsistensi dalam penyampaian pesan oleh instansi pemerintah sebagai bagian dari pelayanan publik yang profesional.

Kegiatan ini merupakan arahan langsung dari Kepala Dinas BMSDA Kota Bekasi yang menegaskan pentingnya peran aktif seluruh pegawai dalam mendukung publikasi kegiatan dinas secara efektif.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama narasumber dan peserta sebagai bentuk dokumentasi sekaligus apresiasi atas partisipasi dalam pelatihan ini.

The post Penguatan Kapasitas SDM, DBMSDA Fokuskan Pelatihan pada Publikasi dan Penanganan Aduan appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2025/07/11/penguatan-kapasitas-sdm-dbmsda-fokuskan-pelatihan-pada-publikasi-dan-penanganan-aduan/feed/ 0
Anak-anak Bekasi Sulap Sampah Plastik Jadi Karya Kreatif https://bekasimedia.com/2025/06/19/anak-anak-bekasi-sulap-sampah-plastik-jadi-karya-kreatif/ https://bekasimedia.com/2025/06/19/anak-anak-bekasi-sulap-sampah-plastik-jadi-karya-kreatif/#respond Thu, 19 Jun 2025 00:05:19 +0000 https://bekasimedia.com/?p=55881 BEKASIMEDIA.COM – Rabu, 4 Juni 2025 — Suasana ceria dan penuh semangat terlihat di halaman...

The post Anak-anak Bekasi Sulap Sampah Plastik Jadi Karya Kreatif appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Rabu, 4 Juni 2025 — Suasana ceria dan penuh semangat terlihat di halaman Yayasan Marhamah Robbani, Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan. Puluhan anak mengikuti kegiatan bertema “Trashformasi: Ubah Sampah, Ubah Dunia”, sebuah program edukasi lingkungan yang mengajak anak-anak mengenal dan mengolah sampah plastik menjadi barang bermanfaat.

Kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan positif dalam pengelolaan sampah sejak usia dini. Anak-anak diajak mengenal jenis-jenis sampah plastik, cara memilah, serta mengolahnya menjadi kerajinan tangan. Botol bekas, sedotan, dan plastik kemasan disulap menjadi pot tanaman, mainan, dan hiasan gantung berwarna-warni.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya tahu bahwa sampah plastik berbahaya, tapi juga sadar bahwa mereka bisa berperan mengubahnya menjadi sesuatu yang berguna,” ujar Meimei, Koordinator Lingkungan Yayasan Marhamah Robbani.

Selain praktik langsung, peserta juga mendapatkan materi edukasi mengenai dampak jangka panjang sampah plastik terhadap lingkungan. Melalui diskusi interaktif, anak-anak diajak berpikir kritis tentang peran mereka dalam menjaga bumi.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Yayasan Marhamah Robbani dan tim Trashformasi, yang berkomitmen menghadirkan solusi kreatif terhadap persoalan sampah plastik. Sampah jenis ini membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai, sehingga edukasi dini dinilai menjadi langkah strategis.

“Sangat senang dan seru sekali ikut kegiatan ini. Kami jadi tahu tentang bahaya sampah plastik dan cara mendaur ulang botol bekas jadi tanaman hias,” ujar Talita, salah satu peserta dari panti asuhan.

Yayasan berharap, melalui kegiatan seperti Trashformasi, kesadaran anak-anak terhadap pentingnya menjaga lingkungan bisa terus tumbuh dan menyebar ke masyarakat luas. Perubahan besar, kata mereka, selalu dimulai dari langkah kecil—termasuk dari botol plastik yang diolah menjadi karya seni oleh tangan-tangan mungil ini.

The post Anak-anak Bekasi Sulap Sampah Plastik Jadi Karya Kreatif appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2025/06/19/anak-anak-bekasi-sulap-sampah-plastik-jadi-karya-kreatif/feed/ 0
Menggoreskan Tradisi: Menumbuhkan Cinta Budaya Lewat Batik https://bekasimedia.com/2025/06/05/menggoreskan-tradisi-menumbuhkan-cinta-budaya-lewat-batik/ https://bekasimedia.com/2025/06/05/menggoreskan-tradisi-menumbuhkan-cinta-budaya-lewat-batik/#respond Thu, 05 Jun 2025 04:53:54 +0000 https://bekasimedia.com/?p=55775 BEKASIMEDIA.COM – Semarak kreativitas menyelimuti kawasan Bojong Rawalumbu dalam kegiatan Workshop Batik on The Street...

The post Menggoreskan Tradisi: Menumbuhkan Cinta Budaya Lewat Batik appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Semarak kreativitas menyelimuti kawasan Bojong Rawalumbu dalam kegiatan Workshop Batik on The Street yang digelar pada Minggu, 1 Juni 2025. Kegiatan ini diikuti oleh para remaja Bojong Rawalumbu sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya lokal melalui media batik di ruang terbuka.

Sebanyak 11 peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pengenalan dasar batik, teknik pewarnaan, hingga praktik langsung membatik di atas kain. Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya peran generasi muda dalam merawat warisan budaya Nusantara.

“Saya senang para remaja dapat belajar kembali tentang budaya lokal, salah satunya melalui workshop batik hari ini,” ujar Bu Sri, pemilik Batik Sri, pada Ahad (1/6/2025).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Batik Sri, yakni pengrajin batik berpengalaman yang memberikan pendampingan langsung kepada peserta selama workshop. Pada akhir sesi, peserta memamerkan hasil karya batik mereka dengan beragam motif dan warna yang mencerminkan kreativitas serta ekspresi personal.

“Seru sekali! Jujur, ini pengalaman pertama saya membatik. Semoga ke depannya diadakan kembali acara seperti ini,” ujar Hanyza, salah satu peserta Workshop Batik on The Street.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan batik dengan pendekatan yang lebih santai dan inklusif. “Kami ingin mengajak masyarakat, khususnya anak muda, untuk menyadari bahwa batik bukan hanya pakaian formal, tetapi juga bentuk ekspresi seni yang dapat dikembangkan dengan gaya modern,” ujar Nailah, selaku humas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk mengenal dan melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia yang kaya akan nilai seni dan filosofi.

 

The post Menggoreskan Tradisi: Menumbuhkan Cinta Budaya Lewat Batik appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2025/06/05/menggoreskan-tradisi-menumbuhkan-cinta-budaya-lewat-batik/feed/ 0
Tingkatkan Literasi Keuangan Guru dan Pelajar di Medan, SLI Luncurkan Program Kreasi Literasi Keuangan (KLiK) https://bekasimedia.com/2025/04/14/tingkatkan-literasi-keuangan-guru-dan-pelajar-di-medan-sli-luncurkan-program-kreasi-literasi-keuangan-klik/ https://bekasimedia.com/2025/04/14/tingkatkan-literasi-keuangan-guru-dan-pelajar-di-medan-sli-luncurkan-program-kreasi-literasi-keuangan-klik/#respond Mon, 14 Apr 2025 10:08:43 +0000 https://bekasimedia.com/?p=55474 BEKASIMEDIA.COM – Medan – Sekolah Literasi Indonesia (SLI) bekerja sama dengan Astra Financial meluncurkan program...

The post Tingkatkan Literasi Keuangan Guru dan Pelajar di Medan, SLI Luncurkan Program Kreasi Literasi Keuangan (KLiK) appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Medan – Sekolah Literasi Indonesia (SLI) bekerja sama dengan Astra Financial meluncurkan program edukasi bertajuk Kreasi Literasi Keuangan (KLiK) yang menyasar guru dan pelajar sebagai bagian dari komitmen terhadap peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Program ini adalah salah satu bentuk ikhtiar SLI dalam meningkatkan kecakapan literasi khususnya di ranah sekolah.

Program KLiK secara resmi diluncurkan di Adora Convention, Medan, dalam format hybrid dan
dihadiri lebih dari 1.200 peserta dari sekolah Perkumpulan Amal Bakti (PAB) Sumatera Utara.
Hadir dalam acara ini Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara Khoirul Muttaqien, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Direktur Astra sekaligus Director in Charge Astra Financial Suparno Djasmin, Direktur Astra, Rudy Chen, serta tim dari Sekolah Literasi Indonesia.

Peluncuran ini juga menghadirkan dua narasumber dari SLI yaitu Khairani, S.S.T., M.M., CPS., membawakan materi “Guru Cerdas Finansial”, dan Nurul Aeni, membawakan materi “Inovasi Metode Pembelajaran Literasi Keuangan”. Sebagai pihak yang dipercaya merancang konsep program KLiK, SLI mengembangkan pendekatan pembelajaran literasi keuangan yang kreatif, kontekstual, dan mudah diadopsi dilingkungan sekolah.

Program ini mendorong guru sebagai ujung tombak perubahan menciptakan komunitas sekolah bijak finansial. Mengangkat tema “Membangun Generasi Melek Finansial Sejak Dini” program ini akan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan yang terdiri dari pelatihan guru, pendampingan penyusunan rencana proyek literasi keuangan, implementasi proyek oleh guru bersama siswa, serta apresiasi untuk karya terbaik. Pada proses pendampingan. SLI melibatkan PELITA SLI Kota Medan sebagai fasilitator.

Pentingnya program ini tidak terlepas dari kondisi literasi keuangan Indonesia yang masih perlu ditingkatkan. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2022 mencatat bahwa tingkat literasi keuangan nasional berada di angka 49,68%. Meskipun terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya, angka ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat, termasuk guru dan pelajar, yang belum memahami secara utuh pengelolaan keuangan pribadi.

Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, indeks literasi keuangan Medan pada 2023 berada di angka 56,10% atau berada di bawah rata-rata indeks nasional. Oleh karena itu, Medan menjadi daerah potensial untuk peningkatan indeks literasi keuangan.

Di kalangan pelajar, survei menunjukkan bahwa meskipun tingkat inklusi keuangan tinggi,
pemahaman terhadap konsep keuangan seperti menabung, investasi, dan pengelolaan utang
masih rendah. Guru pun menghadapi tantangan serupa, padahal mereka memegang peran strategis dalam mendidik generasi melek finansial.

Melalui program KLiK diharapkan akan lahir lebih banyak guru yang tidak hanya cakap finansial secara pribadi, tetapi juga mampu menularkan kebiasaan baik ini kepada murid dan komunitas sekolah. SLI berharap program ini menjadi salah satu penggerak penting dalam menciptakan sekolah yang tak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak secara finansial.

“Kami percaya bahwa literasi keuangan adalah bagian penting dari literasi hidup. Karena itu, SLI sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Bersama Astra Financial dan seluruh pihak yang terlibat,
kami ingin membangun ekosistem sekolah yang mendukung kecakapan finansial sejak dini,” ujar Andi Ahmadi, Ketua Sekolah Literasi Indonesia.

The post Tingkatkan Literasi Keuangan Guru dan Pelajar di Medan, SLI Luncurkan Program Kreasi Literasi Keuangan (KLiK) appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2025/04/14/tingkatkan-literasi-keuangan-guru-dan-pelajar-di-medan-sli-luncurkan-program-kreasi-literasi-keuangan-klik/feed/ 0
Pererat Persaudaraan DKM Masjid Al Khairat DPRD Kota Bekasi Adakan Buka Puasa Bersama https://bekasimedia.com/2025/03/19/pererat-persaudaraan-dkm-masjid-al-khairat-dprd-kota-bekasi-adakan-buka-puasa-bersama/ https://bekasimedia.com/2025/03/19/pererat-persaudaraan-dkm-masjid-al-khairat-dprd-kota-bekasi-adakan-buka-puasa-bersama/#respond Wed, 19 Mar 2025 14:09:39 +0000 https://bekasimedia.com/?p=55413 BEKASIMEDIA.COM – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan berbagi keberkahan di bulan suci Ramadan, Dewan Kemakmuran...

The post Pererat Persaudaraan DKM Masjid Al Khairat DPRD Kota Bekasi Adakan Buka Puasa Bersama appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan berbagi keberkahan di bulan suci Ramadan, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Khairat DPRD Kota Bekasi mengadakan acara buka puasa bersama pada hari ini. Acara ini dihadiri oleh segenap pengurus DKM masjid Al khairat Kota Bekasi, staf, security dan masyarakat lingkungan kantor DPRD kota Bekasi, petugas kebersihan, serta jamaah masjid.

Bertempat di Masjid Al Khairat, Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, acara buka puasa bersama ini dimulai dengan tausiah singkat yang disampaikan oleh Ustaz Rofiuddin. S.sos. Dalam tausiah tersebut, beliau mengingatkan pentingnya saling berbagi dan menjaga ukhuwah islamiyah, terutama di bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini.

Ketua DKM Masjid Al Khairat, Ustaz Rofiuddin S.Sos dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah turut serta dalam menyukseskan acara ini, serta mengapresiasi peran penting karyawan, staf, security, dan petugas kebersihan yang selalu bekerja keras dalam menjaga kenyamanan dan kebersihan masjid.

“Acara buka puasa bersama ini selain sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT, juga sebagai wujud kebersamaan antara anggota DPRD, staf, security, petugas kebersihan, serta seluruh jamaah masjid. Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, kita semua semakin mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan keimanan kita,” ungkap ustadz Rofiuddin kepada media Rabu (19/3/2025) malam.

Setelah acara tausiah, seluruh hadirin melaksanakan ibadah maghrib berjamaah, diikuti dengan buka puasa bersama yang sederhana namun penuh khidmat. Makanan dan takjil yang disediakan berasal dari sumbangan para jamaah dan pihak-pihak yang peduli.

Acara ini diakhiri dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar senantiasa memberikan kesehatan, kemudahan, dan keberkahan dalam menjalani ibadah puasa hingga akhir Ramadan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi seluruh umat. (Denis)

The post Pererat Persaudaraan DKM Masjid Al Khairat DPRD Kota Bekasi Adakan Buka Puasa Bersama appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2025/03/19/pererat-persaudaraan-dkm-masjid-al-khairat-dprd-kota-bekasi-adakan-buka-puasa-bersama/feed/ 0
Perkokoh Toleransi di Bulan Suci, Umat Hindu Kota Bekasi Bagikan 2.050 Makanan Untuk Berbuka Puasa https://bekasimedia.com/2025/03/18/perkokoh-toleransi-di-bulan-suci-umat-hindu-kota-bekasi-bagikan-2-050-makanan-untuk-berbuka-puasa/ https://bekasimedia.com/2025/03/18/perkokoh-toleransi-di-bulan-suci-umat-hindu-kota-bekasi-bagikan-2-050-makanan-untuk-berbuka-puasa/#respond Tue, 18 Mar 2025 09:30:25 +0000 https://bekasimedia.com/?p=55398 BEKASIMEDIA.COM – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi, Kolonel Purn H. Abdul Manan...

The post Perkokoh Toleransi di Bulan Suci, Umat Hindu Kota Bekasi Bagikan 2.050 Makanan Untuk Berbuka Puasa appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi, Kolonel Purn H. Abdul Manan memberikan apresiasi kepada umat Hindu yang melaksanakan aksi Saka Bhoga Sevanam, berbagi makanan dan takjil menjelang berbuka puasa. Hal tersebut ia ungkapkan ketika memberikan sambutan dihadapan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa dan peserta aksi di Pura Agung Tirta Bhuana Kota Bekasi, pada Minggu, (16/3/2025).

“Saya sungguh merasa terharu, sekaligus bangga, saudara-saudara kami yang beragama Hindu di Kota Bekasi memiliki atmosfir yang luar biasa. Terima kasih atas kepedulian berbagi di Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah khususnya kami umat Islam yang pada bulan suci ini menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

H. Abdul Manan menambahkan aura baik ini menjadi tauladan yang perlu terus dipupuk untuk kerukunan hidup yang semakin guyub. Aksi sosial kemanusiaan ini menurutnya menjadi pondasi yang kuat mewujudkan niatan warga Kota Bekasi menjadi Kota Toleran Terbaik se-Indonesia.

“Tahun ini, warga Kota Bekasi berhasil menorehkan prestasi sebagai Kota Toleran terbaik kedua nasional, kita semua berharap dan berupaya untuk terus meningkatkannya,” sambungnya.

PHDI Kota Bekasi Apresiasi Kekompakan Umat

Pada kesempatan yang sama, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Bekasi, Letkol TNI Pur. I Gusti Made Rudhita, melaporkan bahwa panitia Saka Bhoga Sevanam telah menghimpun punia sebanyak 2.050 nasi kotak dan ratusan paket takjil untuk berbuka puasa.

“Tahun 2025 merupakan tahun ketiga bagi Umat Hindu Kota Bekasi mengikuti giat Saka Bhoga Sevanam, atau berbagi bhoga untuk sesama, dan dua tahun terakhir, berdasarkan laporan panitia nasional terhitung sebagi jumlah terbanyak dibandingkan titik pelayanan di 90 lebih titik pelayanan Bhoga Sevanam di Indonesia,” ujarnya.

Rudhita menambahkan bahwa sesungguhnya yang terpenting bukan berapa jumlahnya, tetapi antusiasme, niat tulus yang selaras dengan tindakan untuk merajut persaudaran sesama anak bangsa, khususnya di Kota Bekasi.

Antusiasme senada juga tampak dari ibu-ibu Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Bekasi. Dikoordinir langsung oleh Ketua, Ibu Made Armadira, mereka terlihat sibuk terlibat mempersiapkan acara, menyambut kehadiran hingga mendampingi Ibu Wakil Menteri.

“Selamat berbuka puasa bagi saudara kita yang melaksanakan ibadah puasa, semoga giat kami bermanfaat untuk kesehatan, kebahagiaan dan kesejahteraan bagi semuanya,” ujar Made Armadira seusai acara.

Kegiatan Bhoga Sevanam di Kota Bekasi dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa. Ia didampingi Ketua Panitia Nasional Nyepi Tahun Baru Saka 1947, I Gede Narayana. Hadir pula undangan dari FKUB Kota Bekasi dan FPKUB Grand Wisata Kabupaten Bekasi.

Seluruh organisasi keumatan Hindu berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini diantaranya PHDI Kota dan Kecamatan se-Kota Bekasi, Pinandita, Pengurus Banjar dan WHDI. Turut turun ke jalan siswa Pasraman Tirta Bhuana, LPDG, Pengurus Sub Banjar, Pecalang, Kelompok Seni, Pemuda STT Yowana Bhagasasi, dan komunitas keumatan Hindu lainnya. (*)

The post Perkokoh Toleransi di Bulan Suci, Umat Hindu Kota Bekasi Bagikan 2.050 Makanan Untuk Berbuka Puasa appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2025/03/18/perkokoh-toleransi-di-bulan-suci-umat-hindu-kota-bekasi-bagikan-2-050-makanan-untuk-berbuka-puasa/feed/ 0
Dr. Sardi Effendi: Pembangunan Gedung LTQ Fikratussalaam 2 Selaras Dengan Visi Bekasi Kota Santri https://bekasimedia.com/2025/03/15/dr-sardi-effendi-pembangunan-gedung-ltq-fikratussalaam-2-selaras-dengan-visi-bekasi-kota-santri/ https://bekasimedia.com/2025/03/15/dr-sardi-effendi-pembangunan-gedung-ltq-fikratussalaam-2-selaras-dengan-visi-bekasi-kota-santri/#respond Sat, 15 Mar 2025 10:27:33 +0000 https://bekasimedia.com/?p=55377 BEKASIMEDIA.COM – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an bagi masyarakat, Lembaga Tahfiz Quran (LTQ) Fikratussalam...

The post Dr. Sardi Effendi: Pembangunan Gedung LTQ Fikratussalaam 2 Selaras Dengan Visi Bekasi Kota Santri appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an bagi masyarakat, Lembaga Tahfiz Quran (LTQ) Fikratussalam dengan bangga mengumumkan dimulainya pembangunan Gedung Tahfiz Quran Fikratussalam 2 yang terletak di Jalan Ketapang Raya Blok CC 3 No.8 RT 009 RW 04, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Pembangunan ini bertujuan untuk menampung lebih banyak santri serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif.

Gedung Tahfiz Quran Fikratussalam 2 ini direncanakan akan dibangun dengan 3 lantai di atas tanah seluas 352 m². Estimasi total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 4.380.000.000,- untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar dengan jumlah tenaga pendidik dan fasilitas yang memadai.

Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Effendi dalam sambutannya mengatakan pembangunan gedung tahfiz Qur’an Fikratussalaam 2 selaras dengan visi kota Bekasi sebagai Kota Patriot dan kota Santri.

“Harapannya mampu melahirkan para penghafal Quran meskipun ditengah masyarakat yang heterogen, sehingga harus ada dukungan penuh pemerintah daerah sebagai wujud dukungan dalam peningkatan sumber daya manusia yang Qurani,”

Sementara, Camat Bekasi Selatan, Karya Sukmajaya, dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan berdirinya gedung LTQ di wilayahnya, diharapkan dapat meningkatkan prestasi. Pada tahun 2024, Kecamatan Bekasi Selatan berhasil meraih juara kedua dalam MTQ tingkat Kota Bekasi. “InsyaAllah prestasi ini akan terus meningkat, apalagi dengan adanya pembangunan Gedung LTQ Fikratussalam 2 di Bekasi Selatan. Semoga ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan melahirkan generasi yang Qur’ani,” ujarnya.

Ketua Yayasan LTQ Fikratussalam, Ir. Sigit Hartantyo, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan langkah besar dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul. “Kami berharap LTQ Fikratussalam 2 akan menjadi rumah bagi para pencinta Al-Qur’an, tempat di mana mereka tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

LTQ Fikratussalam 2 akan dilengkapi dengan fasilitas modern yang mendukung pembelajaran tahfiz secara optimal, antara lain:
– Ruang kelas yang nyaman dan kondusif
– Program hafalan dengan metode efektif
– Bimbingan tahsin dan tafsir Al-Qur’an
– Pembinaan karakter Islami

Pembangunan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, baik dari pemerintah, tokoh masyarakat, maupun para dermawan yang ingin berkontribusi dalam syiar Islam. LTQ Fikratussalam membuka kesempatan bagi masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan melalui donasi dan wakaf, guna mewujudkan lembaga pendidikan Al-Qur’an yang berkualitas bagi generasi mendatang.

Sebagai informasi, acara groundbreaking Gedung LTQ Fikratussalam 2 juga dirangkai dengan Lelang Wakaf uang per meter seharga 5 juta rupiah, yang berhasil mengumpulkan komitmen dari 31 orang donatur, dengan total donasi sebesar Rp 427.500.000.

Bagi masyarakat atau dermawan yang ingin berkontribusi dalam pembangunan LTQ Fikratussalam 2 Bekasi, dapat menghubungi panitia pembangunan.

Informasi Lebih Lanjut:
Candra: 0812 1232 3302
Hartutik: 0813 8048 2214

Semoga pembangunan ini membawa keberkahan bagi umat dan menjadi wadah lahirnya generasi Qur’ani yang berkualitas. (Denis)

The post Dr. Sardi Effendi: Pembangunan Gedung LTQ Fikratussalaam 2 Selaras Dengan Visi Bekasi Kota Santri appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2025/03/15/dr-sardi-effendi-pembangunan-gedung-ltq-fikratussalaam-2-selaras-dengan-visi-bekasi-kota-santri/feed/ 0
Akademisi: Menunda Pengangkatan CPPPK Dianggap Melawan Amanah Konstitusi https://bekasimedia.com/2025/03/12/akademisi-menunda-pengangkatan-cpppk-dianggap-melawan-amanah-konstitusi/ https://bekasimedia.com/2025/03/12/akademisi-menunda-pengangkatan-cpppk-dianggap-melawan-amanah-konstitusi/#respond Wed, 12 Mar 2025 09:50:06 +0000 https://bekasimedia.com/?p=55370 BEKASIMEDIA.COM – Akademisi UIN Saizu Purwokerto, Dr. H. Saefudin, M.Ed., menanggapi soal penundaan pengangkatan Calon...

The post Akademisi: Menunda Pengangkatan CPPPK Dianggap Melawan Amanah Konstitusi appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Akademisi UIN Saizu Purwokerto, Dr. H. Saefudin, M.Ed., menanggapi soal penundaan pengangkatan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB) pada tahun 2025.

Menurutnya, jika alasan penundaan tersebut terkait dengan dugaan kebijakan efisiensi anggaran, maka hal tersebut merupakan tragedi bagi dunia pendidikan, karena masalah pendidikan untuk kesekiankalinya telah menjadi korban negatif politik.

Mengutip Pasal 66 Undang-Undang ASN (Aparatur Sipil Negara) Nomor 20 Tahun 2023, yang berbunyi “Pegawai non-ASN atau nama lainnya wajib diselesaikan penataannya paling lambat Desember 2024 dan sejak Undang-Undang ini mulai berlaku Instansi Pemerintah dilarang mengangkat pegawai non-ASN atau nama lainnya selain Pegawai ASN.”

Saefudin menyatakan seharusnya apa yang sudah menjadi ketentuan dalam UU tersebut mestinya dipenuhi oleh pemerintah, apalagi menyangkut penyediaan sumber daya manusia bidang pendidikan yang jika tidak dipenuhi dapat membawa dampak negatif yang luas dan serius.

“Bahkan, hal ini sudah diundangkan sebagaimana tertuang dalam pasal tersebut. Artinya, janji pemerintah yang harus dipenuhi. Ketika sudah menjadi pasal dalam undang-undang, maka pemerintah wajib memenuhinya. Jika tidak, kebijakan tersebut bisa dianggap melawan amanah konstitusi, dan tentu saja pemerintah tidak boleh melanggar hal itu,” ujarnya saat ditemui di kampus UIN Saizu Purwokerto.

Dr. Saefudin menegaskan bahwa yang seharusnya diutamakan adalah ketentuan dalam undang-undang yang telah ditetapkan. Dalam undang-undang tersebut jelas tertulis bahwa penataan ini wajib diselesaikan paling lambat pada Desember 2024.

“Artinya, ada deadline yang harus dipatuhi. Jika tidak dipenuhi, penundaan tersebut jelas salah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa masalah kekurangan sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan sudah sangat mendesak. “Kekurangan guru dan tenaga pendidikan sering kita dengar. Di Kabupaten Banyumas, misalnya, angka pensiun guru SD cukup tinggi. Bahkan, di banyak SD, hampir 50 persen guru yang ada akan segera memasuki usia pensiun. Padahal, kewajiban negara baru terpenuhi 50 persen,” ujar Saefudin.

Dia memberikan contoh, “Misalnya, sebuah SD seharusnya memiliki 14 guru, tapi kenyataannya hanya ada 7 guru, dan setengah dari mereka sudah memasuki usia pensiun. Ini jelas merupakan kewajiban negara yang belum terpenuhi. Seharusnya 14 guru, mengapa hanya 7? Pemerintah bertanggung jawab untuk menyediakan layanan pendidikan karena itu adalah amanah konstitusi.”

Sebagai seorang yang berkiprah di dunia pendidikan, Saefudin menekankan pentingnya pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. “Jika pendidikan tidak berjalan dengan baik, maka kita akan memiliki warga negara yang kurang terdidik, yang tentunya merugikan negara. Kerugian negara akibat warganya yang tidak terdidik jauh lebih besar dibandingkan kerugian lainnya,” ujarnya.

Saefudin lebih jauh mengilustrasikan bahwa jika SDM pendidikan tidak terpenuhi, dapat menyebabkan tumbuhnya generasi muda warga negara tidak tahu hak dan kewajiban warganegara, muncul warganegara yang apatis terhadap isyu-isyu kemasyarakat yang strategis seperti intoleransi, perilaku bullying, penyalahgunaan narkoba, dan bahkan negerasi yang tidak memiliki life skill yang memadai. Semua ini merupakan masalah eksistensial sebuah bangsa. Jadi sangat disayangkan jika persoalan SDM pendidikan tidak dapat dipenuhi gara-gara pemerintah memilih kehbijakan yang jkustru nilai strategisnya lebih rendah daripada pemenuhan kebutuhan SDM.

“Pendidikan adalah ‘enabler’ atau faktor yang memampukan warga negara untuk memiliki kemampuan-kemampuan yang diperlukan. Dengan ditundanya pemenuhan kewajiban untuk tenaga pendidik (CPPPK) ini, maka kebijakan pendidikan yang telah direncanakan tidak akan berjalan sesuai harapan,” lanjutnya.

Sebagai penutup, Saefudin menjelaskan “Saya lebih conodng memilih kebijakan yang megutamakan penyediaan SDM pendidikikan. Masalah ini seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah melalui kementerian terkait baik kementerian teknis, maupun KemenPANRB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Mestinya leading sektor nya memperjuangkan goalnya kebijakan ini”, tandasnya. (Tanti)

The post Akademisi: Menunda Pengangkatan CPPPK Dianggap Melawan Amanah Konstitusi appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2025/03/12/akademisi-menunda-pengangkatan-cpppk-dianggap-melawan-amanah-konstitusi/feed/ 0