502 Bad Gateway


cloudflare
BPJS Kesehatan Archives - BEKASIMEDIA.COM https://bekasimedia.com/tag/bpjs-kesehatan/ Moderat Mencerdaskan Masyarakat Wed, 19 Mar 2025 07:51:49 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.8 https://bekasimedia.com/wp-content/uploads/2019/04/cropped-bekasimedia-512x512-32x32.png BPJS Kesehatan Archives - BEKASIMEDIA.COM https://bekasimedia.com/tag/bpjs-kesehatan/ 32 32 BPJS Kesehatan Pastikan Akses Layanan JKN Tetap Terbuka Selama Libur Lebaran 2025 https://bekasimedia.com/2025/03/19/bpjs-kesehatan-pastikan-akses-layanan-jkn-tetap-terbuka-selama-libur-lebaran-2025/ https://bekasimedia.com/2025/03/19/bpjs-kesehatan-pastikan-akses-layanan-jkn-tetap-terbuka-selama-libur-lebaran-2025/#respond Wed, 19 Mar 2025 07:50:52 +0000 https://bekasimedia.com/?p=55405 BEKASIMEDIA.COM – BPJS Kesehatan terus menunjukkan komitmennya untuk memastikan bahwa seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional...

The post BPJS Kesehatan Pastikan Akses Layanan JKN Tetap Terbuka Selama Libur Lebaran 2025 appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – BPJS Kesehatan terus menunjukkan komitmennya untuk memastikan bahwa seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap bisa mengakses pelayanan, baik layanan administrasi kepesertaan JKN maupun layanan kesehatan selama libur Lebaran 2025. Kebijakan khusus ini diambil guna mengantisipasi potensi kendala akses pelayanan di masa liburan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bekasi, Herman Indratmo mengatakan untuk mengakomodir berbagai kebutuhan peserta, BPJS Kesehatan juga menerapkan piket layanan baik di kantor cabang maupun layanan di Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA). Di kantor cabang, BPJS Kesehatan menerapkan piket dimulai dari tanggal 28 Maret, 2, 3, 4 dan 7 April 2025, mulai pukul 08.00 – 12.00 waktu setempat. Selain itu, pada layanan PANDAWA dapat diakses oleh peserta setiap hari selama 24 jam.

“Adapun jenis layanan yang masih dapat dimanfaatkan oleh peserta di antaranya layanan informasi, layanan administrasi, hingga layanan pengaduan. Apabila peserta ingin mengakses layanan digital, peserta juga bisa mengakses melalui Aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, hingga website resmi BPJS Kesehatan,” kata Herman pada Konferensi Pers Pelayanan Mudik Lebaran Tahun 2025, Rabu (19/3/2025).

Herman mengungkapkan dengan prinsip portabilitas yang diterapkan dalam Program JKN, peserta dapat memperoleh layanan kesehatan di mana saja dan kapan saja, tidak terbatas pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat mereka terdaftar. Artinya, bagi peserta yang menjalani mudik lebaran, tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang diperlukan, termasuk saat hari raya Lebaran.

“Di masa libur lebaran, apabila peserta berada di luar daerah tempat asalnya, peserta masih dapat mengakses di fasilitas kesehatan yang bukan tempat dirinya terdaftar. Jika peserta dalam kondisi kegawatdaruratan medis, seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta,” jelas Herman.

Herman menambahkan penjaminan dan prosedur pelayanan terhadap pasien gawat darurat peserta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apabila peserta mengalami kendala saat mengakses layanan di fasilitas kesehatan, peserta dapat menghubungi Petugas Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP). Khusus di rumah sakit, BPJS Kesehatan juga telah menghadirkan Petugas BPJS SATU! (Siap Membantu) untuk mempermudah dalam mengakses informasi pelayanan.

Sementara itu, selama libur lebaran, ketentuan pelayanan obat Program Rujuk Balik (PRB) tetap mengacu pada kebijakan pelayanan kesehatan di FKTP. Apabila jadwal pengambilan obat PRB jatuh pada masa libur lebaran, maka jadwal dapat disesuaikan menjadi lebih awal maksimal tujuh hari sebelum persediaan obatnya habis.

“Namun harus tetap dipastikan bahwa status kepesertaan JKN peserta harus aktif. Jika status kepesertaan JKN-nya tidak aktif karena adanya tunggakan iuran, peserta diharapkan untuk melunasi tunggakan tersebut. Apabila peserta merasa berat untuk melunasi tunggakan sekaligus, peserta bisa memanfaatkan Program New Rencana Iuran Bertahap BPJS Kesehatan (REHAB) 2.0 yang terdapat di Aplikasi Mobile JKN. Selain itu, BPJS Kesehatan juga telah bekerjasama dengan satu juta kanal pembayaran yang memudahkan peserta dalam melakukan pembayaran iuran JKN,” tambah Herman.

Dalam mengantisipasi arus mudik yang tinggi, BPJS Kesehatan juga telah menyiapkan Posko Mudik di tujuh titik dan satu titik Posko Arus Balik padat pemudik. Posko ini tidak hanya memberikan pelayanan kepesertaan JKN, tetapi juga siap menangani keadaan darurat dengan menyediakan obat-obatan dan rujukan medis apabila diperlukan.

Adapun titik posko yang dihadirkan BPJS Kesehatan pada masa libur lebaran yaitu Terminal Pulo Gebang Jakarta, Rest Area Tol Ungaran Km 429, Terminal Purabaya Sidoarjo, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan Merak Banten, Rest Area Tol Cipularang Km 88A Purwakarta, Rest Area Tol Cipali Km 166A Majalengka dan Posko Arus Balik terdapat di Rest Area Tol Cipali Km 164B Majalengka.

“Harapannya, komitmen yang ditunjukkan BPJS Kesehatan pada masa libur lebaran ini juga didukung oleh seluruh mitra fasilitas kesehatan. Dengan terbukanya akses bagi peserta dalam mendapatkan pelayanan di masa libur lebaran, diharapkan fasilitas kesehatan juga berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang optimal bagi seluruh peserta, termasuk bagi mereka yang tengah menjalani mudik lebaran,” tutupnya.

The post BPJS Kesehatan Pastikan Akses Layanan JKN Tetap Terbuka Selama Libur Lebaran 2025 appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2025/03/19/bpjs-kesehatan-pastikan-akses-layanan-jkn-tetap-terbuka-selama-libur-lebaran-2025/feed/ 0
Program JKN: Asa Baru Bagi Pasien Hemodialisis https://bekasimedia.com/2025/01/24/program-jkn-asa-baru-bagi-pasien-hemodialisis/ https://bekasimedia.com/2025/01/24/program-jkn-asa-baru-bagi-pasien-hemodialisis/#respond Fri, 24 Jan 2025 13:36:27 +0000 https://bekasimedia.com/?p=55107 BEKASIMEDIA.COM – Jakarta – Keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi asa bagi seluruh masyarakat...

The post Program JKN: Asa Baru Bagi Pasien Hemodialisis appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Jakarta – Keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi asa bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam mengakses pelayanan di fasiltas kesehatan. Program yang telah berlangsung sejak tahun 2014 telah menunjukkan peran penting dalam penjaminan terhadap beragam penyakit dan pelayanan bagi seluruh peserta.

Mulai dari penyakit berbiaya rendah hingga penyakit berbiaya mahal (katastropik), dapat dijamin penuh oleh Program JKN. Pengobatan gagal ginjal misalnya. Bukan hanya itu, BPJS Kesehatan bahkan menjamin biaya pelayanan kesehatan yang memerlukan perawatan berjangka waktu lama atau bahkan berlangsung seumur hidup, seperti cuci darah bagi pasien gagal ginjal, penderita talasemia dan hemofilia, pasien yang menjalani pengobatan kanker, insulin untuk penderita diabetes, dan lain sebagainya

Sepanjang tahun 2014 – 2024, pemanfaatan kasus layanan cuci darah di rawat jalan sebanyak 49,25 juta kasus. Khusus di tahun 2024, kasus layanan cuci darah di rawat jalan sebanyak 7,5 juta kasus dengan total biaya sebesar Rp6,6 Triliun. Ini membuktikan bahwa sudah banyak peserta yang terbantu dalam menjalani tindakan cuci darah demi menjaga kestabilan kondisi kesehatan mereka.

Salah satu peserta yang hingga saat ini merasakan manfaat Program JKN adalah Sri (28). Terbaring lemas di samping mesin dialisis atau dialyzer, Sri bercerita bahwa ia harus menerima kenyataan pahit yang harus dijalaninya seumur hidup.

“Pertama kali dengar saya harus cuci darah, sempat drop. Cuma keluarga terus semangatin, jangan putus asa, karena kita berhak untuk hidup yang lebih panjang. Terus juga keluarga saya juga masih membutuhkan saya, jadi saya terus melakukan ini sampai saat ini,” kata Sri.

Sri mengaku sudah menjalani cuci darah selama dua tahun. Ia mengetahui, untuk tindakan sekali cuci darah membutuhkan biaya sekitar Rp800.000 – Rp1.000.000. Dengan jadwal dua kali per minggu, biaya ini bisa mencapai jutaan rupiah setiap bulan. Dengan manfaat yang dirasakannya, Sri tidak bisa membayangkan apabila Program JKN sampai ditiadakan.

“Menurut saya, keberadaan BPJS Kesehatan sangat membantu saya. Dengan kondisi saya yang harus rutin menjalani cuci darah, saya berterima kasih kepada BPJS Kesehatan dan seluruh peserta yang juga telah rutin membayar iurannya. Saya berharap hanya ingin sembuh dan benar-benar sembuh total, bisa seperti dulu lagi sehingga bisa sering berkumpul dengan keluarga,” kata Sri.

Selain Sri, Halimah (46) juga sangat berterima kasih dengan adanya Program JKN. Menjalani cuci darah selama tujuh tahun bukan hal yang mudah diterima bagi Halimah. Sempat putus asa karena harus rutin menjalani cuci darah selama tujuh tahun, namun semangat moril yang diberikan oleh keluarga menguatkan dirinya untuk tetap semangat menjalani cuci darah demi menstabilkan kondisi kesehatannya.

Halimah mengaku sedih saat mendengar informasi tentang JKN yang kian banyak di pemberitaan. Ia membayangkan jika Program JKN ditiadakan. Dengan biaya proses cuci darah, pasti Halimah harus menjual rumah demi rutin menjalani cuci darah.

“Alhamdulillah, BPJS Kesehatan telah menolong saya. Sebetulnya tidak ada ruginya menjadi peserta. Dengan prinsip gotong royong, kita tidak akan rugi dan bisa menolong peserta lain. Jika ada peserta yang sakit dan membutuhkan pelayanan, iuran peserta yang sehat kan buat membantu mereka juga,” ujar Halimah.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menjelaskan bahwa negara telah menghadirkan Program JKN untuk memberikan perlindungan jaminan kesehatan yang komprehensif kepada penduduk Indonesia. Cakupan manfaat Program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan sangat luas, karena pelayanan kesehatan yang dijamin diberikan berdasarkan indikasi medis pesertanya.

“Dari Program JKN, kita bisa melihat nilai luhur yang telah menjadi identitas bangsa melalui gotong royong. Prinsip ini menandakan semua peserta, baik yang sehat maupun yang sakit, bersama-sama saling membantu melalui iuran yang dibayarkan. Prinsip ini juga menjadi landasan untuk menciptakan keberlanjutan program. Dengan kontribusi dari seluruh peserta, harapannya bisa menjaga keberlangsungan Program JKN,” jelas Rizzky.

Untuk meningkatkan mutu layanan terhadap tindakan cuci darah, BPJS Kesehatan berkomitmen untuk memberikan layanan yang menggunakan single use dialyzer atau sekali pakai, kecuali pada situasi tertentu yang menyebabkan tindakan itu menggunakan selang reuse, dipakai lebih dari satu kali. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan penyakit dan kontaminasi silang antar pasien.

“Hingga saat ini, jumlah Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) mitra BPJS Kesehatan yang melayani tindakan cuci darah sebanyak 1.085, dengan 929 di antaranya menggunakan single-use dialyzer. Harapannya, dukungan terus diberikan oleh seluruh stakeholders sehingga penyelenggaraan Program JKN semakin optimal dan bisa menjaga keberlangsungan Program JKN,” tutup Rizzky.

The post Program JKN: Asa Baru Bagi Pasien Hemodialisis appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2025/01/24/program-jkn-asa-baru-bagi-pasien-hemodialisis/feed/ 0
Asti: Program JKN Berperan Penting Bantu Pasien Disabilitas https://bekasimedia.com/2024/12/30/asti-program-jkn-berperan-penting-bantu-pasien-disabilitas/ https://bekasimedia.com/2024/12/30/asti-program-jkn-berperan-penting-bantu-pasien-disabilitas/#respond Mon, 30 Dec 2024 05:36:15 +0000 https://bekasimedia.com/?p=55014 BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Perjalanan lebih dari satu dekade penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional...

The post Asti: Program JKN Berperan Penting Bantu Pasien Disabilitas appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Perjalanan lebih dari satu dekade penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terbukti memberikan dampak positif bagi masyarakat. Salah satu program pemerintah yang menjadi harapan jutaan masyarakat untuk memperoleh akses pelayanan kesehatan. Hal ini juga yang dirasakan oleh Asti Handayani (45), saat ditemui pada acara Sosialisasi Program JKN untuk Penyandang Disabilitas, Selasa (10/12).

Asti merupakan penyandang disabilitas yang sudah terdaftar sebagai peserta JKN dari segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri. Ia mengakui bahwa dirinya pernah mengalami gangguan saat proses kehamilannya hingga mengalami keguguran dan harus kuretase di rumah sakit. Sebelumnya, ia bahagia karena mendapat kabar bahwa dirinya kembali hamil, namun ia tak menduga bahwa janin dalam rahimnya tidak berkembang.

“Saya pernah mengalami keguguran dan harus kuretase di salah satu rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Saat itu sudah sangat senang karena mendapat kabar bahwa saya hamil. Namun setelah beberapa bulan, saya merasakan ada yang tidak biasa dengan kehamilan saya. Kemudian saya berobat ke dokter dan ternyata janin dalam perut saya tidak berkembang. Untung saja saya sudah menjadi peserta JKN, jadi saya tidak khawatir dengan biaya tindakan perawatan di rumah sakit,” ungkapnya.

Menurut Asti, pelayanan kesehatan di rumah sakit kepada peserta JKN saat ini sudah sangat baik. Asti merasa dihargai sebagai pasien penyandang disabilitas. Di rumah sakit pun fasilitasnya sudah sangat mengakomodir kebutuhan penyandang disabilitas.

Ia mengakui merasa sangat terbantu sekali dengan menjadi peserta Program JKN karena pengobatan di fasilitas kesehatan tidak ada sama sekali biaya yang harus dikeluarkan. Ia pun mengapresiasi atas kemudahan pelayanan kesehatan yang ia terima selama menjalani pengobatan.

“Selama menjalani perawatan di rumah sakit, saya merasa dokter dan perawatnya cukup perhatian terhadap kondisi saya. Mereka memberikan penjelasan yang lengkap tentang prosedur kuretase dan memastikan saya merasa nyaman selama perawatan. Secara keseluruhan pelayanan di rumah sakit kepada peserta BPJS Kesehatan sudah sangat baik. Saya merasa sangat bersyukur dengan adanya BPJS Kesehatan, karena seluruh biayanya ditanggung. Hal ini tentu sangat meringankan beban saya sebagai penyandang disabilitas,” ujarnya.

Selain itu Asti juga merasakan kemudahan dalam aspek administrasi. Ia sering kali khawatir tentang proses administrasi yang rumit saat berobat menggunakan BPJS Kesehatan, namun Asti mengatakan bahwa berobat menggunakan BPJS Kesehatan di rumah sakit sangat mudah, cepat dan tidak ada diskriminasi. Ia merasakan bahwa sistem dan prosedur yang ada cukup mudah dipahami dan diikuti.

“Jujur saja, saya peserta yang memiliki keterbatasan gerak sangat terbantu dengan proses pendaftaran atau administrasi yang cukup mudah saat di rumah sakit, ya walaupun masih tetap membutuhkan bantuan keluarga untuk mengurus beberapa dokumen, tapi menurut saya alur proses pendaftarannya tidak terlalu sulit, yang penting kalau tidak tahu ditanyakan kepada petugas. Pokoknya saya puas dengan pelayanan BPJS Kesehatan, saya bisa mengatakan ini karena saya sudah merasakan bagaimana berobat menggunakan BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Menutup perbincangan, Asti berharap agar BPJS Kesehatan terus memperluas jaringan kerja sama dengan fasilitas kesehatan, khususnya fasilitas kesehatan yang ramah disabilitas, karena tidak semua fasilitas kesehatan ramah disabilitas (kursi roda, tunanetra, dan lainnya) dan berkolaborasi dengan fasilitas kesehatan serta Kementerian Sosial untuk menyelenggarakan pelatihan tenaga kesehatan yang melayani pasien disabilitas. (MI/dw)

The post Asti: Program JKN Berperan Penting Bantu Pasien Disabilitas appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/12/30/asti-program-jkn-berperan-penting-bantu-pasien-disabilitas/feed/ 0
Ini Harapan Jisa Bagi Program JKN https://bekasimedia.com/2024/12/30/ini-harapan-jisa-bagi-program-jkn/ https://bekasimedia.com/2024/12/30/ini-harapan-jisa-bagi-program-jkn/#respond Mon, 30 Dec 2024 05:32:20 +0000 https://bekasimedia.com/?p=55009 BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Pemerintah Indonesia saat ini terus berupaya menyediakan layanan kesehatan yang...

The post Ini Harapan Jisa Bagi Program JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Pemerintah Indonesia saat ini terus berupaya menyediakan layanan kesehatan yang layak bagi masyarakat, salah satunya dengan menghadirkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang di kelola oleh BPJS Kesehatan. Selama lebih dari satu dekade, Program JKN telah membantu jutaan masyarakat Indonesia dalam memberikan perlindungan dan bantuan kesehatan. Hal ini juga dirasakan oleh Jisa Octaviani (33), seorang ibu rumah tangga yang menjadi peserta JKN dari segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).

Saat dikunjungi di kediamannya, Jisa mengatakan bahwa sudah 1,5 tahun, ia dan keluarganya menjadi peserta Program JKN. Ia mengakui bahwa sangat penting memiliki perlindungan kesehatan, selain biaya pelayanan kesehatan yang sangat tinggi, ada ketenangan yang dirasakan kalau suatu saat ia ataupun anggota keluarganya jatuh sakit.

“Dengan adanya BPJS Kesehatan, saya tidak khawatir lagi dengan pengobatan keluarga saya. Saya memiliki pertimbangan sendiri kenapa saya memutuskan untuk daftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, karena menurut saya memiliki jaminan perlindungan kesehatan itu harus dan sangat penting, terutama bagi yang sudah berkeluarga dan memiliki anak. Jujur saja setelah menjadi peserta BPJS Kesehatan, saya merasa tenang dan tidak khawatir lagi kalau sewaktu-waktu saya atau anggota keluarga saya sakit, langsung saya bawa berobat tanpa harus pusing memikirkan biayanya. Belum lagi jika penghasilan keluarga yang hanya bisa untuk makan sehari-hari, tentu ini akan menjadi beban yang sangat berat,” ujar Jisa.

Beberapa kali berobat sebagai peserta Program JKN, Jisa merasa sangat nyaman dengan pelayanan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan. Menurutnya, tidak ada diskriminasi, pelayanannya cepat, mudah dan tidak ada biaya lain yang ditagihkan kepadanya, semua dijamin sesuai dengan hak kelasnya.

“Alhamdulillah, selama saya berobat menggunakan BPJS Kesehatan, semua prosedur pengobatannya mudah, fasilitas yang tersedia di faskes juga sangat memadai. Tidak hanya itu, saya tidak pernah mendapatkan diskriminasi pelayanan selama berobat, alur pelayanannya mudah, tenaga kesehatannya juga baik-baik karena pada saat saya mengambil nomor antrean di rumah sakit, petugas sangat sigap membantu dan memberikan informasi kalau saat ini sudah bisa mengambil nomor antrean menggunakan aplikasi Mobile JKN sekaligus mengedukasi bagaimana cara penggunaan Mobile JKN,” kata Jisa.

Dirinya juga mengapresiasi langkah transformasi digital yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN. Jisa mengakui bahwa Aplikasi Mobile JKN sangat membantu peserta yang membutuhkan layanan kepesertaan maupun layanan kesehatan, karena sudah terhubung dengan sistem di faskes.

Melalui aplikasi ini, peserta dapat mengakses beragam informasi terkait Program JKN secara cepat dan mudah, dimanapun dan kapanpun. Mengakhiri perbincangan, tidak lupa Jisa mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan berharap BPJS Kesehatan dapat terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada pesertanya

“Saya sangat senang dengan hadirnya Aplikasi Mobile JKN ini. Aplikasi yang dapat diandalkan. Dengan begini, kalau peserta memerlukan pelayanan administasi tentang kepesertaan tinggal klik fiturnya yang ada pada Aplikasi Mobile JKN, semua akan terselesaikan tanpa harus datang ke Kantor BPJS Kesehatan. Begitu juga kalau mau ambil nomor antrean di rumah sakit tinggal klik fitur Antrean Online,” tambah Jisa.

Ia menambahkan, Aplikasi Mobile JKN merupakan wujud nyata dari komitmen BPJS Kesehatan untuk memberikan kemudahan akses dan pelayanan kepada peserta. Dirinya berharap keberadaan Program JKN terus keberlanjutan dan pelayanannya dapat terus ditingkatkan dengan didukung inovasi fitur lainnya yang bisa dikembangkan di dalam Aplikasi Mobile JKN. (MI/am)

The post Ini Harapan Jisa Bagi Program JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/12/30/ini-harapan-jisa-bagi-program-jkn/feed/ 0
Fachry: Semua Mudah Dengan Aplikasi Mobile JKN https://bekasimedia.com/2024/12/19/fachry-semua-mudah-dengan-aplikasi-mobile-jkn/ https://bekasimedia.com/2024/12/19/fachry-semua-mudah-dengan-aplikasi-mobile-jkn/#respond Thu, 19 Dec 2024 03:45:13 +0000 https://bekasimedia.com/?p=54968 BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan...

The post Fachry: Semua Mudah Dengan Aplikasi Mobile JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan telah berjalan selama satu dekade. Masyarakat Indonesia yang telah terdaftar dalam program ini juga sudah mencapai lebih dari 277 juta orang. Fachry Rizar Yusha (24) adalah salah satunya, ia merupakan seorang karyawan yang bekerja di salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Jujur saja saya merasa tenang karena telah terdaftar sebagai peserta JKN, bukan hanya saya yang terdaftar tapi orang tua saya juga sudah terdaftar sebagai peserta JKN dan sering memanfaatkan untuk berobat. Program ini banyak sekali memberikan manfaat untuk saya dan keluarga jadi sekarang tidak perlu khawatir kalau tiba-tiba sakit dan harus berobat ke dokter,” jelasnya.

Berbicara lebih lanjut, pria yang akrab disapa Fachry ini sangat mengapresiasi adanya inovasi digital yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan. Dengan adanya Aplikasi Mobile JKN diharapkan dapat memberikan kemudahan dan mengakomodir kebutuhan seluruh peserta JKN dalam mengurus administrasi kepesertaan dan layanan kesehatan.

“Kalian akan menghemat lebih banyak waktu dan tenaga melalui kemudahan akses yang diberikan oleh aplikasi Mobile JKN. Saya juga sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada BPJS Kesehatan karena sudah melakukan inovasi dengan membuat aplikasi Mobile JKN. Semenjak ada aplikasi ini, menurut saya mengurus segala sesuatu tentang JKN menjadi sangat mudah dan lebih efisien, apalagi untuk saya yang selalu disibukkan dengan pekerjaan,” kata Fachry.

Ia juga menambahkan, berkat adanya Aplikasi Mobile JKN, Fachry dapat menghemat lebih banyak waktu dan tenaga, tidak perlu mengantre lama, mudah melakukan konsultasi hingga mudah untuk melakukan registrasi. Selaian itu, lanjut Fachry, Aplikasi Mobile JKN juga membantu dirinya dalam mengetahui informasi pembayaran dan tagihan iuran, mudah mendapat informasi mengenai riwayat kesehatan serta riwayat pelayanan kesehatan dan banyak lagi kemudahan lainnya.

Namun dirinya juga menyayangkan hingga saat ini masih terdapat masyarakat yang belum memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN secara maksimal. Padahal menurutnya aplikasi ini sangat mudah digunakan, cukup dengan mengunduhnya di app store atau play store lalu melakukan verifikasi data kemudian aplikasi tersebut sudah dapat digunakan. Pada kesempatan yang sama, Fachry juga membagikan pengalamannya pada saat menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk mengambil nomor antrean saat mau berobat ke dokter.

“Namun, sepertinya masih banyak orang yang belum paham, cara penggunaan Aplikasi Mobile JKN ini atau malah tidak tahu kalau sudah ada Aplikasi Mobile JKN. Jadi mereka lebih memilih untuk pergi langsung ke kantor cabang dan rela mengantre, padahal dengan adanya Aplikasi Mobile JKN ini kita jadi bisa menghemat waktu dalam memperoleh layanan kepesertaan ataupun layanan kesehatan. Kalau menurut saya aplikasi ini cukup mudah digunakan, peserta hanya harus mengunduh dari app store atau play store lalu melakukan verifikasi data dan kita sudah bisa menggunakan aplikasi ini,” ungkap Fachry.

Menurutnya, salah satu fitur di Aplikasi Mobile JKN yang memudahkan dirinya adalah fitur Antrean Online. Apabila peserta ingin berobat sudah tidak perlu antre datang dari pagi. Tinggal daftar menggunakan Mobile JKN, peserta sudah bisa memilih jadwal berobat hingga memilih poli apa yang mau dituju.

“Bukan cuma itu, kita juga dapat menulis keluhan yang kita rasakan dalam aplikasi tersebut. Luar biasa fitur Antrean Online ini,” ungkapnya.

Fachry berharap semoga BPJS Kesehatan dapat terus mengembangkan Aplikasi Mobile JKN ini menjadi semakin lebih baik lagi untuk memberikan kemudahan-kemudahan kepada peserta JKN dalam mendapatkan layanan kesehatan, baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). BPJS Kesehatan juga dapat melakukan sosialisasi secara masif kepada peserta, terkait dengan cara penggunaan dan fitur-fitur dari Aplikasi Mobile JKN, sehingga aplikasi ini dapat digunakan oleh seluruh peserta, tidak hanya yang berada di kota besar tapi juga di wilayah terpencil, tidak hanya anak muda tapi juga orang tua. (MI/dw)

The post Fachry: Semua Mudah Dengan Aplikasi Mobile JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/12/19/fachry-semua-mudah-dengan-aplikasi-mobile-jkn/feed/ 0
Mobile JKN jadi Solusi Tepat Akses Layanan Kesehatan https://bekasimedia.com/2024/12/18/mobile-jkn-jadi-solusi-tepat-akses-layanan-kesehatan/ https://bekasimedia.com/2024/12/18/mobile-jkn-jadi-solusi-tepat-akses-layanan-kesehatan/#respond Wed, 18 Dec 2024 12:14:45 +0000 https://bekasimedia.com/?p=54956 BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diyakini sudah banyak dirasakan...

The post Mobile JKN jadi Solusi Tepat Akses Layanan Kesehatan appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diyakini sudah banyak dirasakan oleh berbagai kalangan masyarakat, salah satunya dirasakan juga oleh Masyhur (52) yang terdaftar sebagai peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). Ia merasa sangat bersyukur karena dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa harus khawatir tentang biaya. Saat ditemui di kediamannya, Masyur menyampaikan pengalamannya berobat sebagai peserta JKN dan menggunakan Aplikasi Mobile JKN.

“Sebelum saya menggunakan Aplikasi Mobile JKN, setiap kali saya atau anggota keluarga ada yang sakit, saya harus datang langsung ke Puskesmas atau rumah sakit untuk daftar berobat. Antrean yang panjang sering kali membuat kami harus menunggu lama hanya untuk mendapatkan nomor antrean. Namun, setelah saya menggunakan aplikasi Mobile JKN dan sejak adanya fitur Antrean Online, saya bisa mendaftar antrean dari rumah, memilih fasilitas kesehatan yang ingin dikunjungi dan langsung tahu jam berapa harus datang. Ini sangat membantu, terutama dalam kondisi darurat,” ujar Masyhur.

Masyhur mengatakan bahwa dengan menggunakan Aplikasi Mobile JKN semua kebutuhan peserta dapat terselesaikan dalam waktu singkat. Menurutnya pengembangan Aplikasi Mobile JKN merupakan wujud nyata dari komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan akses dan pelayanan yang optimal bagi peserta. Melalui aplikasi ini, peserta dapat mengakses beragam informasi terkait Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan secara cepat dan mudah, dimanapun dan kapanpun.

Ia mengakui bahwa saat ini masih terdapat antrean meski tidak sebanyak dan sepanjang sebelumnya. Menurutnya, hal tersebut wajar karena hal ini membuktikan bahwa Program JKN sangat memberi dampak yang positif bagi akses pelayanan kesehatan masyarakat.

“Jujur saja saat adanya aplikasi Mobile JKN ini, semua permasalahan peserta dapat terselesaikan dengan baik. Aplikasi ini menurut saya dapat diandalkan oleh peserta Program JKN. Apabila peserta memerlukan pelayanan administasi tinggal klik fitur yang ada pada aplikasi Mobile JKN semua akan terselesaikan dengan cepat dan tidak harus pergi ke Kantor BPJS Kesehatan atau ke faskes hanya untuk sekedar mengambil nomor antrean, jadi bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja saat membutuhkan pelayanan,” ujar Masyhur

Mengakhiri perbincangan, Masyhur mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan berharap BPJS Kesehatan dapat terus mengembangkan inovasi agar seluruh masyarakat dapat merasakan kemudahan dalam memperoleh serta mengakses layanan kesehatan dan semoga BPJS Kesehatan dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada pesertanya.

“Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena sudah menghadirkan Program JKN dan Mobile JKN. Pelayanan kesehatan kepada peserta JKN saat ini sudah semakin baik, tidak ada perbedaan dengan pasien umum, saya sebagai peserta PBI pun dilayani dengan baik, tidak ada diskriminasi. Semoga kedepannya Program JKN ini akan terus ada, bagi saya dan keluarga adanya Program JKN ini sangat membantu, kalau kami mau berobat tidak lagi perlu memikirkan biaya,” jelas Masyhur.

Banyaknya berita miring di media tentang Program JKN, baginya itu tidak terbukti, karena selama ini Masyhur dan keluarga selalu mendapatkan pelayanan yang prima. Ia berpesan bahwa Aplikasi Mobile JKN merupakan salah satu aplikasi unggulan BPJS Kesehatan. Harapannya BPJS Kesehatan terus menyosialisasikan penggunaan dari Aplikasi Mobile JKN sehungga seluruh masyaralat mengetahui dan bisa memanfaatkan aplikais tersebut untuk mengakses pelayanan, baik administrasi kepesertaan hingga layanan di fasilitas kesehatan.

“Karena jujur saja banyak orang seusia saya gagap teknologi (gaptek) jadi kalau tidak ada sosialisasi, orang akan susah menggunakannya,” tutupnya. (MI/am)

The post Mobile JKN jadi Solusi Tepat Akses Layanan Kesehatan appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/12/18/mobile-jkn-jadi-solusi-tepat-akses-layanan-kesehatan/feed/ 0
Penyandang Disabilitas ini Merasa Tenang Dilindungi Program JKN https://bekasimedia.com/2024/12/18/penyandang-disabilitas-ini-merasa-tenang-dilindungi-program-jkn/ https://bekasimedia.com/2024/12/18/penyandang-disabilitas-ini-merasa-tenang-dilindungi-program-jkn/#respond Wed, 18 Dec 2024 12:11:25 +0000 https://bekasimedia.com/?p=54953 BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Dukungan dan peran serta pemerintah sangat menentukan dalam pencapaian tujuan...

The post Penyandang Disabilitas ini Merasa Tenang Dilindungi Program JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Dukungan dan peran serta pemerintah sangat menentukan dalam pencapaian tujuan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program JKN terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk pelayanan kesehatan kepada penyandang disabilitas.

Saat ditemui pada acara Sosialisasi Program JKN bagi Penyandang Disabiltas pada Selasa (10/12), Kusnadi (50) membagikan pengalamannya berobat sebagai peserta Program JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). Kusnadi merupakan penyandang tuna netra yang mengaku sangat beruntung menjadi peserta JKN, karena saat ini ia dan keluarga tidak perlu khawatir lagi akan biaya pengobatan. Menurutnya, BPJS Kesehatan memiliki peranan penting dalam memastikan penyandang tuna netra mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas dan setara.

“Saya sebelumnya terdaftar sebagai peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) yang iurannya dibayarkan dari perusahaan. Namun karena ada pengurangan pegawai, akhirnya saya dibantu oleh dinas setempat untuk beralih menjadi peserta PBI yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah, jadi sekarang saya dan keluarga tidak perlu khawatir lagi memikirkan biaya berobat. Sebagai tuna netra, saya merasa BPJS Kesehatan sangat membantu, terutama dalam pengobatan saya dan keluarga. Prosesnya memang kadang membutuhkan pendampingan dari keluarga, tetapi saya senang karena biaya perawatan saya sepenuhnya ditanggung,” jelasnya.

Dibantu oleh keluarga, akhirnya Kusnadi mengunduh Aplikasi Mobile JKN, hal ini dilakukan untuk memudahkan mobilisasi Kusnadi dalam mengakses layanan kesehatan. Melalui Mobile JKN, ia dan keluarga dapat memantau semua yang berhubungan dengan kepesertaan atau riwayat pelayanan kesehatan.

Kusnadi mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena telah menjamin seluruh pengobatannya dan keluarga. Sebagai penyandang disabilitas, ia tidak merasa adanya diskriminasi, semua dilayani dengan baik walaupun ia terdaftar sebagai peserta PBI.

“Saya dan keluarga sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan karena kami dapat merasakan manfaat dari Program JKN ini. Berobat di klinik atau rumah sakit pun tidak dipersulit, saya dilayani dengan baik. Yang membuat saya terharu adalah saya merasa dihargai sebagai pasien. Tidak ada perlakuan yang tidak mengenakan, seluruh dokter dan perawat juga sangat memahami keterbatasan saya sebagai tuna netra, sehingga mereka memberikan penjelasan yang lebih rinci dan memastikan bahwa saya merasa nyaman selama proses pengobatan. Pokoknya dari mulai proses pendaftaran sampai dengan pengambilan obat semua mudah dan cepat,” ujarnya.

Mengakhiri perbincangan, Kusnadi berharap agar BPJS Kesehatan dapat terus hadir dan memberikan layanan kesehatan yang berkualitas. Ia berpesan agar BPJS Kesehatan dapat terus memperhatikan kebutuhan para penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat merasakan juga manfaat dari hadirnya Program JKN ini.

Selain itu, ia juga berharap BPJS Kesehatan dapat terus berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan agar dapat memfasilitasi kebutuhan disabilitas, seperti jalur khusus, papan informasi braille, atau panduan suara dan rutin melakukan sosialisasi tentang Program JKN kepada komunitas-komunitas disabilitas, agar mereka lebih memahami hak dan manfaat yang dapat diperoleh dari BPJS Kesehatan.

“Saya berharap agar BPJS Kesehatan dapat terus memberikan pelayanan kesehatan yang bagus dan berkualitas untuk kami para penyandang disabilitas. Banyak sekali keterbatasan yang kami miliki, jadi saya berharap agar BPJS Kesehatan dapat memastikan lebih banyak fasilitas kesehatan yang menyediakan akses untuk tuna netra dan disabilitas lainnya. Semoga BPJS Kesehatan juga dapat merangkul komunitas-komunitas disabilitas sekaligus memperluas kerja sama dengan fasilitas kesehatan tidak hanya di kota besar tapi juga di daerah terpencil, agar pelayanan kesehatan bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat. (MI/dw)

 

 

 

 

The post Penyandang Disabilitas ini Merasa Tenang Dilindungi Program JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/12/18/penyandang-disabilitas-ini-merasa-tenang-dilindungi-program-jkn/feed/ 0
Aldi: Pelayanan Makin Mudah dengan Aplikasi Mobile JKN https://bekasimedia.com/2024/12/18/aldi-pelayanan-makin-mudah-dengan-aplikasi-mobile-jkn/ https://bekasimedia.com/2024/12/18/aldi-pelayanan-makin-mudah-dengan-aplikasi-mobile-jkn/#respond Wed, 18 Dec 2024 12:08:08 +0000 https://bekasimedia.com/?p=54949 BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Satu dekade sudah Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hadir di...

The post Aldi: Pelayanan Makin Mudah dengan Aplikasi Mobile JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Satu dekade sudah Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hadir di tengah masyarakat Indonesia, program ini telah banyak memberikan manfaat bagi peserta dalam memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas. Saat dikunjungi di tengah-tengah aktivitasnya, Ryonaldi (35) menyampaikan tanggapannya terkait dengan Aplikasi Mobile JKN yang dinilai dapat memberikan kemudahan bagi peserta JKN untuk mengakses layanan administrasi tanpa harus datang ke kantor cabang BPJS Kesehatan.

Ryonaldi bercerita bahwa ia kala itu ingin mengecek status kepesertaan JKN miliknya. Dikarenakan kondisi saat ini yang tidak menentu, Ryonaldi merasa harus memiliki jaminan kesehatan yang dapat digunakan saat dirinya dan keluarganya sakit. Akhirnya, ia berinisiatif mendatangi kantor BPJS Kesehatan untuk menanyakan status kepesertaan JKN miliknya.

“Awalnya agak bingung ketika tiba di kantor cabang, untungnya ada petugas yang sigap dan tanggap membantu saya. Setelah dilakukan pengecekan data, ternyata saya sudah pernah terdaftar sebagai peserta JKN, mungkin dulu sudah pernah didaftarkan oleh perusahaan tempat saya bekerja. Kalau saya ingin mengaktifkan kembali, saya hanya perlu melakukan peralihan kepesertaan saja,” jelasnya.

Setelah berhasil melakukan proses peralihan menjadi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU), ia pun di minta untuk mengunduh Aplikasi Mobile JKN. Petugas BPJS Kesehatan juga dengan sabar membantu menjelaskan mulai dari cara mendaftar, penggunaan aplikasi dan fitur-fitur yang ada didalamnya. Menurut Aldi, Aplikasi Mobile JKN dirancang untuk memudahkan peserta BPJS Kesehatan dalam mengakses berbagai layanan kepesertaan dan kesehatan secara online.

“Ternyata proses peralihan kepesertaan itu sangat mudah, saya dibantu sampai semua prosesnya selesai. Setelah berhasil melakukan peralihan peserta dan menggunakan Aplikasi Mobile JKN, saya jadi merasa mudah melakukan sesuatu yang berhubungan dengan BPJS Kesehatan. Awal tahu fitur-fitur yang ada di dalam aplikasi tersebut, saya sangat kaget, ternyata banyak fitur yang memudahkan kita sebagai peserta dalam memperoleh layanan,” ujar Aldi.

Bukan hanya itu, Aldi juga terkesan bahwa di Aplikasi Mobile JKN juga terdapat fitur Skrining Kesehatan dan bisa melakukan pendaftaran Antrean Online. Meski ia berharap untuk tidak merasakan sakit, namun jika dirinya diharuskan untuk berobat, kini sudah tidak perlu lagi antre untuk mendaftar pagi-pagi ke fasilitas kesehatan.

“Cukup daftar dari rumah dan datang kalau sudah mendekati nomor antrean kita,” ujarnya.

Aldi juga menyebutkan bahwa Aplikasi Mobile JKN ini sangat mudah digunakan, dengan tampilannya yang sederhana sehingga orang yang tidak terlalu paham teknologi pun bisa menggunakannya tanpa masalah. Aldi berharap agar BPJS Kesehatan terus menciptakan inovasi, terutama dalam pengembangan fitur yang ada di dalam aplikasi Mobile JKN.

Tak hanya itu, ia juga menyadari betapa pentingnya teknologi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Dengan kemudahan yang ditawarkan oleh Aplikasi Mobile JKN, peserta dapat menghemat waktu dan tenaga, serta mengakses layanan kesehatan dengan lebih cepat dan mudah.

“Sebagai peserta yang baru pertama kali menggunakan aplikasi Mobile JKN, menurut saya aplikasi ini sangat mudah digunakan. Semua fitur di dalamnya pun dapat diakses dengan mudah. Saya pribadi berterima kasih kepada BPJS Kesehatan dan jujur saja saya sangat bangga dengan adanya Program JKN karena dengan adanya program ini peserta berkesempatan untuk memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas. Harapan saya agar BPJS Kesehatan dapat terus menciptakan inovasi untuk mengembangkan aplikasi Mobile JKN ini serta dapat terus berkolaborasi dengan berbagai fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia, guna memastikan bahwa seluruh peserta JKN mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, mudah, cepat dan tanpa diskriminasi,” tutupnya. (MI/am)

The post Aldi: Pelayanan Makin Mudah dengan Aplikasi Mobile JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/12/18/aldi-pelayanan-makin-mudah-dengan-aplikasi-mobile-jkn/feed/ 0
Buku Konsep, Implementasi, dan Dampak JKN: Karya Monumental BPJS Kesehatan dan Para Ahli https://bekasimedia.com/2024/12/11/buku-konsep-implementasi-dan-dampak-jkn-karya-monumental-bpjs-kesehatan-dan-para-ahli/ https://bekasimedia.com/2024/12/11/buku-konsep-implementasi-dan-dampak-jkn-karya-monumental-bpjs-kesehatan-dan-para-ahli/#respond Wed, 11 Dec 2024 13:38:43 +0000 https://bekasimedia.com/?p=54893 BEKASIMEDIA.COM – Jakarta, (11/12/2024) – BPJS Kesehatan bersama dengan pakar, akademisi dan ahli jaminan kesehatan...

The post Buku Konsep, Implementasi, dan Dampak JKN: Karya Monumental BPJS Kesehatan dan Para Ahli appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Jakarta, (11/12/2024) – BPJS Kesehatan bersama dengan pakar, akademisi dan ahli jaminan kesehatan di Indonesia meluncurkan buku berjudul “Konsep, Implementasi dan Dampak Jaminan Kesehatan Nasional: Perjalanan Satu Dekade”. Buku ini menjadi tonggak penting dalam mendokumentasikan perjalanan satu dekade pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang telah menjadi tulang punggung sistem kesehatan di Indonesia. Buku yang merangkum konsep awal, filosofi, dinamika implementasi, capaian, serta tantangan yang dihadapi diharapkan dapat memberikan refleksi dan evaluasi yang penting untuk memastikan keberlanjutan JKN di masa depan.

Disunting langsung oleh Direktur Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Mundiharno, buku ini menggandeng beberapa penulis utama yang merupakan pakar, akademisi dan ahli dalam sistem jaminan sosial khususnya jaminan kesehatan seperti Hasbullah Thabrany, Chazali H Situmorang, Bayu Dwi Anggono, Teguh Dartanto, Donald Pardede, Kalsum Komaryani, Atik Nurwahyuni, Eko Setyo Pambudi, Timbul Siregar, Cut Sri Rozanna, Royasia Viki Ramadani, Atika Walujani Moedjiono dan penulis internal Duta BPJS Kesehatan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti mengungkapkan buku ini merupakan sebuah catatan yang merekam perjalanan panjang penyelenggaraan Program JKN dan manifestasi gotong royong bangsa Indonesia, dari Sabang hingga Merauke bersatu padu saling membantu. Peluncuran buku dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Republik Indonesia Muhaimin Iskandar, Anggota Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh, DJSN, Direksi dan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, serta para penulis buku di Jakarta, Rabu (11/12).

“Pada tanggal 12 Desember 2024 besok, kita juga memperingati International Universal Health Coverage (UHC) Day. Harapan saya, kehadiran buku ini bisa menjadi pengingat bagi semua pembacanya bahwa Program JKN yang saat ini juga telah mencapai UHC, merupakan buah kerja keras bersama dan tugas kita untuk menjaga keberlangsungannya. Melalui kesempatan ini, saya juga ingin menyampaikan apresiasi kepada tim penyusun buku yang telah bekerja keras dan memberikan dedikasi terbaiknya demi menambah literasi JKN bagi publik. Program JKN adalah tugas mulia yang kita emban bersama untuk diwariskan ke anak cucu di masa mendatang,” kata Ghufron.

Sementara itu, Menko PM RI Muhaimin Iskandar mengungkapkan Program JKN lahir dari perjuangan panjang dan komitmen kuat berbagai pihak yang mendambakan sistem jaminan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan. Ke depan, upaya untuk memperkuat Program JKN harus terus dilakukan, baik melalui penguatan regulasi, peningkatan efisiensi operasional, maupun melalui inovasi kebijakan yang berorientasi pada kepentingan pemberdayaan masyarakat

“Sistem Jaminan Sosial Nasional yang kita jalankan sejak 10 tahun lalu merupakan pengalaman baru di Indonesia. Sistem ini langsung diimplementasikan dan langsung berjalan sukses. Tentu 1 dekade momentum terbesar bangsa kita, warga Indonesia mampu bergotong royong dalam mengatasi masalah pembiayaan kesehatan secara bersama-sama, melibatkan seluruh masyarakat. Semangat gotong royong diharapkan tidak luntur atau beralih pada isu beratnya iuran. Padahal semangat gotong royong melalui kontribusi iuran ini adalah hal fundamental dalam keberlangsungan JKN ini,” kata Muhaimin.

“1 dekade Program JKN, 1 dekade keberanian negara untuk memberikan layanan yang terbaik bagi rakyatnya di bidang kesehatan. Semoga seluruh pihak terus berinovasi dan berusaha memberikan pelayanan bagi masyarakat dan kepatuhan pada regulasi yang telah kita tetapkan,” tambah Muhaimin.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Mundiharno mengungkapkan buku ini adalah wujud apresiasi terhadap berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan JKN selama satu dekade. Dengan menggandeng para pakar, akademisi dan ahli, BPJS Kesehatan ingin memastikan bahwa buku ini tidak hanya mencerminkan perjalanan masa lalu, tetapi juga memberikan pandangan strategis untuk menghadapi tantangan di masa depan.

“Kami berharap, dengan pendekatan yang komprehensif, buku ini dapat menjadi referensi yang berharga untuk para pembuat kebijakan, akademisi, dan masyarakat luas dalam memahami sekaligus mendukung keberlanjutan JKN. Buku ini juga menyoroti dampak luas JKN terhadap masyarakat Indonesia, mulai dari perluasan akses pelayanan kesehatan hingga penguatan sistem kesehatan nasional, ” ujar Mundiharno dalam peluncuran buku tersebut.

Mundiharno menambahkan peluncuran buku ini diharapkan dapat mendorong diskusi yang konstruktif dan inspiratif mengenai masa depan JKN, memastikan bahwa sistem ini tetap relevan dan berkelanjutan dalam memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia. Buku ini mengurai perjalanan satu dekade JKN melalui empat bagian utama, masing-masing menawarkan wawasan mendalam tentang konsep, implementasi, dampak, dan tantangan dalam penyelenggaraan JKN.

***
Informasi lebih lanjut hubungi:
Kedeputian Bidang Komunikasi Organisasi
BPJS Kesehatan Kantor Pusat
humas@bpjs-kesehatan.go.id
Website www.bpjs-kesehatan.go.id

The post Buku Konsep, Implementasi, dan Dampak JKN: Karya Monumental BPJS Kesehatan dan Para Ahli appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/12/11/buku-konsep-implementasi-dan-dampak-jkn-karya-monumental-bpjs-kesehatan-dan-para-ahli/feed/ 0
Makin Mudah, Uma Akui Kecanggihan Mobile JKN https://bekasimedia.com/2024/12/02/makin-mudah-uma-akui-kecanggihan-mobile-jkn/ https://bekasimedia.com/2024/12/02/makin-mudah-uma-akui-kecanggihan-mobile-jkn/#respond Mon, 02 Dec 2024 08:09:12 +0000 https://bekasimedia.com/?p=54770 BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Manfaat dari hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) banyak dirasakan...

The post Makin Mudah, Uma Akui Kecanggihan Mobile JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Manfaat dari hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) banyak dirasakan oleh semua kalangan masyarakat. Salah satunya yang dirasakan oleh Uma Velika (24), peserta dari segmen PBPU Mandiri. Saat ditemui di tengah-tengah kesibukannya, ia menyampaikan pengalamannya menggunakan Aplikasi Mobile JKN yang menjadi andalan BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan kepada peserta untuk mengakses layanan kesehatan dan administrasi terkait dengan Program JKN.

Menurutnya, sebelum ada Aplikasi Mobile JKN, ia sering menghabiskan waktu untuk antre di klinik atau rumah sakit hanya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Namun setelah menggunakan Aplikasi Mobile JKN, ia tidak perlu lagi antre saat ingin berobat. Tidak hanya itu, melalui Aplikasi Mobile JKN, Uma juga dapat melakukan pendaftaran, pengecekan status kepesertaan, hingga memantau riwayat pelayanan kesehatan yang pernah diterimanya secara online dan real-time.

“Saya sebenarnya sudah lama menggunakan Aplikasi Mobile JKN. Menurut saya Aplikasi Mobile JKN itu sangat mudah digunakan dan sudah lengkap fitur-fiturnya, terutama untuk melihat melihat tagihan peserta, informasi tentang lokasi fasilitas kesehatan yang ada di wilayah sekitar kita dan mengecek status kepesertaan tanpa harus jauh-jauh datang ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Tidak hanya itu, beberapa kali saya juga menggunakan fitur Antrean Online untuk berobat, saya tidak perlu datang pagi-pagi ke fasilitas kesehatan hanya untuk mengambil nomor antrean,” ungkapnya.

Uma mengakui bahwa aplikasi Mobile JKN hadir sebagai solusi digital yang memberikan kemudahan, efisiensi, dan transparansi dalam layanan Program JKN. Dengan fitur-fitur yang terus berkembang, aplikasi ini tidak hanya membantu peserta dalam mengakses layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat sistem pelayanan kesehatan berbasis digital di Indonesia.

Namun, menurutnya ada beberapa tantangan teknis yang perlu diperbaiki oleh BPJS Kesehatan, seperti kestabilan aplikasi, kemudahan navigasi, dan sinkronisasi data. Diharapkan feedback ini dapat menjadi masukan agar kualitas aplikasi Mobile JKN menjadi lebih baik lagi.

Menutup perbincangan, Uma berharap agar aplikasi Mobile JKN terus berkembang menjadi lebih canggih, stabil dan mampu memenuhi berbagai kebutuhan peserta. Tentunya dengan penyesuaian fitur, peningkatan kinerja, dan fokus pada aksesibilitas. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi solusi utama untuk semua layanan kesehatan berbasis JKN. Tidak hanya itu, ia juga meminta agar BPJS Kesehatan dapat terus menyosialisasikan aplikasi Mobile JKN untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan kesehatan berbasis digital.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap aplikasi Mobile JKN, yang menurutnya sudah sangat baik secara keseluruhan. Dengan satu aplikasi, semua kebutuhan peserta BPJS Kesehatan dapat terpenuhi. Namun, ia mengusulkan agar tampilan aplikasi dibuat lebih ramah pengguna, mengingat tidak semua orang memahami teknologi, terutama orang tua yang belum terbiasa menggunakan ponsel.

“Sepertinya masih banyak juga yang belum paham tentang aplikasi ini atau bahkan belum tahu kalau sekarang BPJS Kesehatan sudah punya aplikasi yang bisa memudahkan peserta mengurus administrasi kepesertaan atau memperoleh layanan kesehatan. Jadi, kalau menurut saya, selain pengembangan sistem, BPJS Kesehatan juga dapat melakukan sosialisasi secara masif kepada peserta, bisa melalui iklan atau di media sosial terkait dengan cara penggunaan dan fitur-fitur dari aplikasi Mobile JKN ini ya, sehingga aplikasi ini dapat digunakan oleh seluruh peserta, tidak hanya yang berada di kota besar tapi juga di wilayah terpencil, tidak hanya anak muda tapi juga orang tua, agar mereka tetap terhubung dengan layanan JKN tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan,” tutupnya.

(Adv./Humas)

 

 

 

The post Makin Mudah, Uma Akui Kecanggihan Mobile JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/12/02/makin-mudah-uma-akui-kecanggihan-mobile-jkn/feed/ 0