502 Bad Gateway


cloudflare
Universitas Indonesia Archives - BEKASIMEDIA.COM https://bekasimedia.com/tag/universitas-indonesia/ Moderat Mencerdaskan Masyarakat Mon, 21 Sep 2020 13:44:44 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.8 https://bekasimedia.com/wp-content/uploads/2019/04/cropped-bekasimedia-512x512-32x32.png Universitas Indonesia Archives - BEKASIMEDIA.COM https://bekasimedia.com/tag/universitas-indonesia/ 32 32 Mantan Direktur Kemahasiswaan UI Benarkan Adanya Materi Sexual Consent Dalam Materi PKKBM UI 2020 https://bekasimedia.com/2020/09/21/mantan-direktur-kemahasiswaan-ui-benarkan-adanya-materi-sexual-consent-dalam-materi-pkkbm-ui-2020/ Mon, 21 Sep 2020 13:30:00 +0000 https://bekasimedia.com/?p=39436 BEKASIMEDIA.COM – Mantan Direktur Kemahasiswaan Universitas Indonesia, Kamarudin membenarkan adanya pendekatan Sexual Consent dalam materi...

The post Mantan Direktur Kemahasiswaan UI Benarkan Adanya Materi Sexual Consent Dalam Materi PKKBM UI 2020 appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Mantan Direktur Kemahasiswaan Universitas Indonesia, Kamarudin membenarkan adanya pendekatan Sexual Consent dalam materi presentasi “Peduli, Hindari, dan Cegah Tindak Kekerasan Sexual” yang disampaikan oleh Puska Gender UI kepada mahasiswa baru Universitas Indonesia dalam Program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKBM) 2020.

“Itu benar. Saya menyaksikan langsung bahwa ada materi itu yang dimuat di akun youtube resmi miliki Direktorat Kemahasiswaan UI. Menurut saya pendekatan sexual consent (persetujuan para pihak dalam melakukan aktivitas seksual) dalam materi tentang kekerasan seksual itu kontroversial. Apalagi yang disampaikan berasal dari rancangan undang-undang yang belum resmi jadi undang-undang,” terang Kamarudin di Depok, Senin (21/9/2020).

Menurut Dosen Ilmu Politik Universitas Indonesia ini, banyak koleganya para dosen UI yang juga tidak setuju dengan materi tersebut dan mendukung pihak Direktorat Kemahasiswaan menarik materi tersebut dari akun Youtube.

“Banyak teman-teman dosen UI yang tidak setuju dengan materi tersebut,” tegasnya

Menurut Kamarudin, seharusnya pemateri tidak hanya membingkai materi pencegahan kekerasan sexual dengan pendekatan sexual consent tetapi seharusnya menggunakan pendekatan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, norma-norma agama dan budaya Indonesia.

“Paradigma Sexual Consent adalah paradigma feminisme liberal barat yang justru memberikan justifikasi untuk menerabas batas-batas norma kita sebagai bangsa yang menghormati norma agama dan budaya ketimuran. Jadi dengan pendekatan sexual consent, tidak penting hukum halal-haram dalam agama, tidak penting melanggar hukum atau tidak, tidak penting apakah itu pantas atau tidak pantas, yang paling penting adalah kedua belah pihak setuju atau consent untuk melakukan aktivitas sex. Ini tentu bahaya!”

“Seharusnya pendidikan sex itu mengajarkan mana yang boleh dan tidak boleh dalam dibingkai norma hukum dan agama. Bukan sekedar consent/persetujuan dua pihak yang menimbulkan sikap permisif terhadap perilaku seks bebas. Materi pencegahan kekerasan seksual harus komprehensif tidak boleh parsial!“ paparnya.

Menurut Kamarudin, materi seperti ini tidak ada ketika dirinya diamanahkan sebagai Direktur Kemahasiswaan UI.

“Waktu itu era saya memang tidak ada materi itu. Mungkin Direktur Kemahasiswaan UI saat ini punya misi khusus sehingga materi ini diwajibkan ada untuk mahasiswa baru,” ujarnya.

Kamarudin menyarankan agar kedepan pihak Direktorat Kemahasiswaan dapat lebih berhati-hati dalam menyampaikan materi kepada Mahasiswa Baru sehingga tidak membuat mahasiswa dan orang tua siswa terkejut dan khawatir dengan materi yang disampaikan oleh pemateri. ” Saya bersyukur Direktorat Kemahasiswaan UI sudah menariknya. Artinya mereka menyadari ini sebuah kesalahan yang seharusnya tidak dilanjutkan,” imbuhnya.

“Saya kira kedepan sebaiknya Direktorat Kemahasiswaa UI harus lebih hati-hati dan selektif memilih materi yang disampaikan kepada mahasiswa baru agar tidak membuat kontroversi dan kekhawatiran terhadap mahasiswa baru dan orang tua,” tegasnya. (*)

The post Mantan Direktur Kemahasiswaan UI Benarkan Adanya Materi Sexual Consent Dalam Materi PKKBM UI 2020 appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
UI Selenggarakan Seminar Internasional Cara Atasi Kecanduan https://bekasimedia.com/2015/01/08/ui-selenggarakan-seminar-internasional-cara-atasi-kecanduan/ https://bekasimedia.com/2015/01/08/ui-selenggarakan-seminar-internasional-cara-atasi-kecanduan/#respond Thu, 08 Jan 2015 07:29:52 +0000 http://www.bekasimedia.com/?p=994 Bertempat di Gedung A Vokasi UI, Program Studi Okupasi Terapi (OT) Vokasi UI dan Ikatan...

The post UI Selenggarakan Seminar Internasional Cara Atasi Kecanduan appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
UIBertempat di Gedung A Vokasi UI, Program Studi Okupasi Terapi (OT) Vokasi UI dan Ikatan Alumni Okupasi Terapi menyelenggarakan seri pelatihan Internasional bertajuk : “The Behavioral Detective: Evidence and Art,” oleh Kim Barthel, Ahli Neurobiologis dan Terapis Okupasi Dunia, selama dua hari, 3 dan 4 Januari 2015. Pelatihan ini berbentuk pelatihan dan menampilkan model untuk treatment.

Berbagai kasus kecanduan seperti; narkoba, miras, seks, gadget, televisi hingga merokok yang membayang-bayangi perkembangan generasi muda Indonesia mulai memprihatinkan. Sebagai ilustrasi, untuk kasus Narkoba,
berdasarkan dataDirektorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya jumlah penggunan narkoba di kalangan remaja selama periode 2011 – 2013 mengalami peningkatan yaitu tahun 2011, siswa SMA tercatat 3.187 orang, tahun berikutnya menjadi 3.410 orang dan pada awal tahun 2013 sudah tercatat 519 orang. Pengguna remaja yang berusia 12-21 tahun ditaksir
sekitar 14.000 orang dari jumlah remaja di Indonesia sekitar 70 juta orang.

Sedangkan Badan Narkotika Nasional memperkirakan jumlah pengguna narkoba di Indonesia pada  tahun 2015, mencapai 5,1 juta orang. Angka ini berarti menyamai separuh jumlah penduduk DKI yang totalnya mencapai 9,607,787 (Data BPS 2010).

Menurut para ahli neuron (sel), sel memiliki kemampuan berkaca dan  mereplikasi lingkungannya (Rizzolatti & Sinigaglia, 2006). Ketika seseorang memiliki perilaku kecanduan pada hal tertentu, ada peluang hal tersebut diwariskan secara internal (biologis) dan eksternal (social
learning theory) dari orang tua mereka.

Terkait dengan aspek biologis, Kim Bartel menjelaskan bahwa,
saat seorang ibu mengkonsumsi makanan atau obat maka zat yang terkandung di dalamnya terbawa di dalam aliran darah ibu untuk kemudian sampai kepada janinnya. Janin mulai terbiasa akan zat tersebut karena secara berkala dia mendapatkannya di dalam perut ibu mereka, ketika
mereka lahir maka mereka tidak lagi bisa mendapatkan zat tersebut, setelah terpisahnya mereka dari plasenta dan di potongnya tali pusat. SANG BAYI MEMILIKI KETERGANTUNGAN atas zat tersebut secara tidak langsung, karena telah terbiasa mengkonsumsi zat ini saat dalam kandungan mereka pun mencari sensasi atau efek dari obat ini di dunia luar kandungan.

Ketika sensasi dari zat tersebut tidak lagi dapat di rasakan oleh bayi, maka sistem persyarafan mereka menjadi “overstimulated” yang menyebabkan gejala penarikan [The symptoms of withdrawl], gejala bergantung dari terakhir bayi terpapar zat ini kemudian proses metabolisme dan pengeluaran zat tersebut dari dalam tubuh. Sedangkan
terkait ganguan eksternal, perjalanan hidup anak selama dalam pengasuhan akan membentuk perilaku mereka.

Melalui pelatihan ini, peserta akan memiliki pengetahuan dan
keterampilan mengeksplorasi intervensi proses neurobiologi dari sensori, melakukan pemeriksaan yang prosedural dan seni dalam menterapi individu dengan berbagai kondisi neurologi, perilaku, kesehatan mental dan tantangan dalam berkomunikasi. Sehingga dapat membantu orang lain memperbaiki perilakunya, termasuk perilaku kecanduan.

The post UI Selenggarakan Seminar Internasional Cara Atasi Kecanduan appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2015/01/08/ui-selenggarakan-seminar-internasional-cara-atasi-kecanduan/feed/ 0