502 Bad Gateway


cloudflare
JKN Archives - BEKASIMEDIA.COM https://bekasimedia.com/tag/jkn/ Moderat Mencerdaskan Masyarakat Tue, 14 Oct 2025 11:58:17 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.8 https://bekasimedia.com/wp-content/uploads/2019/04/cropped-bekasimedia-512x512-32x32.png JKN Archives - BEKASIMEDIA.COM https://bekasimedia.com/tag/jkn/ 32 32 Satya JKN Award 2025: Wujud Gotong Royong Bangsa Lindungi Pekerja https://bekasimedia.com/2025/10/14/satya-jkn-award-2025-wujud-gotong-royong-bangsa-lindungi-pekerja/ https://bekasimedia.com/2025/10/14/satya-jkn-award-2025-wujud-gotong-royong-bangsa-lindungi-pekerja/#respond Tue, 14 Oct 2025 11:58:17 +0000 https://bekasimedia.com/?p=56286 BEKASIMEDIA.COM – Jakarta (14/10/2025 – Dalam upaya memperkuat ekosistem kepatuhan dan keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan...

The post Satya JKN Award 2025: Wujud Gotong Royong Bangsa Lindungi Pekerja appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Jakarta (14/10/2025 – Dalam upaya memperkuat ekosistem kepatuhan dan keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan memberikan apresiasi kepada 110 badan usaha yang dinilai paling berkomitmen dalam memenuhi kewajiban dalam Program JKN.

Melalui penghargaan bertajuk Satya JKN Award 2025 ini, BPJS Kesehatan menegaskan bahwa badan usaha memiliki tanggung jawab penuh untuk mendaftarkan dan membayarkan iuran kepesertaan JKN bagi seluruh pekerjanya. Kepatuhan tersebut bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga wujud kepedulian dan komitmen badan usaha dalam melindungi kesehatan pekerja serta mendukung keberlangsungan Program JKN.

“Perlindungan kesehatan pekerja adalah fondasi keberlanjutan sebuah perusahaan. Ketika pekerja merasa aman dan terlindungi, produktivitas meningkat dan membentuk loyalitas terhadap perusahaan. Inilah makna kepatuhan dalam Program JKN, bukan karena kewajiban, tapi karena kesadaran dan tanggung jawab moral terhadap kesejahteraan bersama,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, Selasa (14/10).

Ghufron menilai, keterlibatan badan usaha dalam Program JKN juga menjadi elemen penting dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC). Per 1 Oktober 2025, jumlah kepesertaan Program JKN sudah mencapai 282,7 juta peserta atau 98,6% dari jumlah penduduk. Dari jumlah tersebut, 67,2 juta peserta merupakan segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) yang terdiri atas pekerja di sektor publik maupun swasta.

“Capaian ini menunjukkan badan usaha memiliki peran dalam mewujudkan cakupan kesehatan semesta serta menjaga kesinambungan Program JKN melalui kepatuhan mendaftarkan dan membayarkan iuran bagi seluruh pekerjanya,” tambah Ghufron.

Ia menambahkan, setiap pekerja memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan yang menjamin akses terhadap layanan medis saat dibutuhkan. Di sisi lain, badan usaha memiliki kewajiban untuk memenuhi hak tersebut dengan mendaftarkan seluruh pekerja beserta anggota keluarganya, serta membayarkan iuran secara rutin.

Oleh karena itu, BPJS Kesehatan terus mendorong dan mengajak badan usaha untuk aktif memastikan seluruh pekerjanya terlindungi dalam Program JKN sebagai bentuk tanggung jawab sosial sekaligus komitmen dalam menjaga kesejahteraan para pekerjanya.

“Kami percaya, dengan sinergi kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Indonesia dapat mewujudkan perlindungan kesehatan yang menyeluruh, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat,” tutupnya.

Dalam proses penilaian, BPJS Kesehatan juga melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga guna memastikan objektivitas dan transparansi. Terdapat beberapa indikator pada penilaian yang dilakukan yaitu kepatuhan pendaftaran pekerja, pelaporan upah, pemanfaatan aplikasi Electronic Data Badan Usaha (EDABU) serta kontribusi dalam program donasi.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjelaskan penghargaan yang diberikan sebagai wujud pengakuan negara bagi badan usaha yang berjuang memberikan kesejahteraan bagi para pekerja. Ia menyebut komitmen dan konsistensi badan usaha sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Program JKN yang semakin kuat.

“Komitmen ini juga merupakan amanat dari Undang-Undang Dasar tahun 1945 bahwa setiap orang berhak atas jaminan sosial. Melalui kepatuhan yang dilakukan, mendukung Program JKN dan capaian UHC menjadi bentuk solidaritas sosial dan investasi jangka panjang bagi badan usaha untuk pekerja semakin produktif,” kata Cak Imin.

Sebagai gerakan untuk menuju Indonesia yang kuat, Satya JKN jadi pendorong kepatuhan badan usaha yang lebih baik, meningkatkan kualitas layanan dan meningkatkan sinergi lintas sektor. Untuk itu, ia mengajak agar seluruh pihak turut memastikan program perlindungan sosial terintegrasi dan sukses menjadi bagian jalan pemberdayaan masyarakat.

Direktur Pertimbangan Hukum Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Rudi Irmawan mengatakan bahwa keberhasilan Program JKN tidak hanya bergantung pada pemerintah namun ada partisipasi aktif badan usaha melalui kepatuhan yang dilakukan. Ia menjelaskan sebagai bagian dari pelaksanaan program di bidang hukum, pihaknya berkomitmen untuk senantiasa mendukung keberhasilan Program JKN.

“Kami bersama BPJS Kesehatan terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kepatuhan melalui langkah hukum yang bersifat preventif, represif, non litigasi maupun litigasi. Kami juga mengimbau agar seluruh badan usaha bukan hanya mematuhi kewajiban hukum namun menjadikan kepatuhan sebagai budaya perusahaan,” ucap Rudi.

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI, Cris Kuntadi menegaskan pihaknya terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memastikan pekerja formal dan informal memiliki perlindungan yang layak. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari transformasi ketenagakerjaan nasional untuk membangun sistem ketenagakerjaan nasional yang adaptif, inklusif dan berkeadilan.

“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama bahwa seluruh pekerja di Indonesia dapat terlindungi jaminan sosial. Oleh karena itu, kami mengajak kepada seluruh pihak untuk terus menjaga keberlangsungan Program JKN, melalui perluasan cakupan perlindungan. Mari kita lanjutkan bangun ekosistem ketenagakerjaan yang sehat, berdaya saing dan berkeadilan sosial,” ujar Cris.

Sementara itu, Deputi III Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan dan Pemberdayaan Masyarakat Kantor Staf Presiden RI, Syska Hutagalung berterima kasih atas upaya yang dilakukan oleh seluruh pihak dalam mendukung Program JKN. Menurutnya, implementasi Program JKN merupakan salah satu komponen yang dibuat agar seluruh pihak memiliki kepedulian yang besar terhadap sistem jaminan sosial nasional.

“Meski masih banyak tantangan, kami berkomitmen untuk terus mengawal sehingga Program JKN bisa berjalan dengan baik. Kami juga mendorong agar BPJS Kesehatah untuk memaksimalkan sumber daya yang dimiliki sehingga pelayanan yang diberikan kepada peserta bisa terus membaik,” pungkas Sysca.

The post Satya JKN Award 2025: Wujud Gotong Royong Bangsa Lindungi Pekerja appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2025/10/14/satya-jkn-award-2025-wujud-gotong-royong-bangsa-lindungi-pekerja/feed/ 0
Asti: Program JKN Berperan Penting Bantu Pasien Disabilitas https://bekasimedia.com/2024/12/30/asti-program-jkn-berperan-penting-bantu-pasien-disabilitas/ https://bekasimedia.com/2024/12/30/asti-program-jkn-berperan-penting-bantu-pasien-disabilitas/#respond Mon, 30 Dec 2024 05:36:15 +0000 https://bekasimedia.com/?p=55014 BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Perjalanan lebih dari satu dekade penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional...

The post Asti: Program JKN Berperan Penting Bantu Pasien Disabilitas appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Perjalanan lebih dari satu dekade penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terbukti memberikan dampak positif bagi masyarakat. Salah satu program pemerintah yang menjadi harapan jutaan masyarakat untuk memperoleh akses pelayanan kesehatan. Hal ini juga yang dirasakan oleh Asti Handayani (45), saat ditemui pada acara Sosialisasi Program JKN untuk Penyandang Disabilitas, Selasa (10/12).

Asti merupakan penyandang disabilitas yang sudah terdaftar sebagai peserta JKN dari segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri. Ia mengakui bahwa dirinya pernah mengalami gangguan saat proses kehamilannya hingga mengalami keguguran dan harus kuretase di rumah sakit. Sebelumnya, ia bahagia karena mendapat kabar bahwa dirinya kembali hamil, namun ia tak menduga bahwa janin dalam rahimnya tidak berkembang.

“Saya pernah mengalami keguguran dan harus kuretase di salah satu rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Saat itu sudah sangat senang karena mendapat kabar bahwa saya hamil. Namun setelah beberapa bulan, saya merasakan ada yang tidak biasa dengan kehamilan saya. Kemudian saya berobat ke dokter dan ternyata janin dalam perut saya tidak berkembang. Untung saja saya sudah menjadi peserta JKN, jadi saya tidak khawatir dengan biaya tindakan perawatan di rumah sakit,” ungkapnya.

Menurut Asti, pelayanan kesehatan di rumah sakit kepada peserta JKN saat ini sudah sangat baik. Asti merasa dihargai sebagai pasien penyandang disabilitas. Di rumah sakit pun fasilitasnya sudah sangat mengakomodir kebutuhan penyandang disabilitas.

Ia mengakui merasa sangat terbantu sekali dengan menjadi peserta Program JKN karena pengobatan di fasilitas kesehatan tidak ada sama sekali biaya yang harus dikeluarkan. Ia pun mengapresiasi atas kemudahan pelayanan kesehatan yang ia terima selama menjalani pengobatan.

“Selama menjalani perawatan di rumah sakit, saya merasa dokter dan perawatnya cukup perhatian terhadap kondisi saya. Mereka memberikan penjelasan yang lengkap tentang prosedur kuretase dan memastikan saya merasa nyaman selama perawatan. Secara keseluruhan pelayanan di rumah sakit kepada peserta BPJS Kesehatan sudah sangat baik. Saya merasa sangat bersyukur dengan adanya BPJS Kesehatan, karena seluruh biayanya ditanggung. Hal ini tentu sangat meringankan beban saya sebagai penyandang disabilitas,” ujarnya.

Selain itu Asti juga merasakan kemudahan dalam aspek administrasi. Ia sering kali khawatir tentang proses administrasi yang rumit saat berobat menggunakan BPJS Kesehatan, namun Asti mengatakan bahwa berobat menggunakan BPJS Kesehatan di rumah sakit sangat mudah, cepat dan tidak ada diskriminasi. Ia merasakan bahwa sistem dan prosedur yang ada cukup mudah dipahami dan diikuti.

“Jujur saja, saya peserta yang memiliki keterbatasan gerak sangat terbantu dengan proses pendaftaran atau administrasi yang cukup mudah saat di rumah sakit, ya walaupun masih tetap membutuhkan bantuan keluarga untuk mengurus beberapa dokumen, tapi menurut saya alur proses pendaftarannya tidak terlalu sulit, yang penting kalau tidak tahu ditanyakan kepada petugas. Pokoknya saya puas dengan pelayanan BPJS Kesehatan, saya bisa mengatakan ini karena saya sudah merasakan bagaimana berobat menggunakan BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Menutup perbincangan, Asti berharap agar BPJS Kesehatan terus memperluas jaringan kerja sama dengan fasilitas kesehatan, khususnya fasilitas kesehatan yang ramah disabilitas, karena tidak semua fasilitas kesehatan ramah disabilitas (kursi roda, tunanetra, dan lainnya) dan berkolaborasi dengan fasilitas kesehatan serta Kementerian Sosial untuk menyelenggarakan pelatihan tenaga kesehatan yang melayani pasien disabilitas. (MI/dw)

The post Asti: Program JKN Berperan Penting Bantu Pasien Disabilitas appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/12/30/asti-program-jkn-berperan-penting-bantu-pasien-disabilitas/feed/ 0
Ini Harapan Jisa Bagi Program JKN https://bekasimedia.com/2024/12/30/ini-harapan-jisa-bagi-program-jkn/ https://bekasimedia.com/2024/12/30/ini-harapan-jisa-bagi-program-jkn/#respond Mon, 30 Dec 2024 05:32:20 +0000 https://bekasimedia.com/?p=55009 BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Pemerintah Indonesia saat ini terus berupaya menyediakan layanan kesehatan yang...

The post Ini Harapan Jisa Bagi Program JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Pemerintah Indonesia saat ini terus berupaya menyediakan layanan kesehatan yang layak bagi masyarakat, salah satunya dengan menghadirkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang di kelola oleh BPJS Kesehatan. Selama lebih dari satu dekade, Program JKN telah membantu jutaan masyarakat Indonesia dalam memberikan perlindungan dan bantuan kesehatan. Hal ini juga dirasakan oleh Jisa Octaviani (33), seorang ibu rumah tangga yang menjadi peserta JKN dari segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).

Saat dikunjungi di kediamannya, Jisa mengatakan bahwa sudah 1,5 tahun, ia dan keluarganya menjadi peserta Program JKN. Ia mengakui bahwa sangat penting memiliki perlindungan kesehatan, selain biaya pelayanan kesehatan yang sangat tinggi, ada ketenangan yang dirasakan kalau suatu saat ia ataupun anggota keluarganya jatuh sakit.

“Dengan adanya BPJS Kesehatan, saya tidak khawatir lagi dengan pengobatan keluarga saya. Saya memiliki pertimbangan sendiri kenapa saya memutuskan untuk daftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, karena menurut saya memiliki jaminan perlindungan kesehatan itu harus dan sangat penting, terutama bagi yang sudah berkeluarga dan memiliki anak. Jujur saja setelah menjadi peserta BPJS Kesehatan, saya merasa tenang dan tidak khawatir lagi kalau sewaktu-waktu saya atau anggota keluarga saya sakit, langsung saya bawa berobat tanpa harus pusing memikirkan biayanya. Belum lagi jika penghasilan keluarga yang hanya bisa untuk makan sehari-hari, tentu ini akan menjadi beban yang sangat berat,” ujar Jisa.

Beberapa kali berobat sebagai peserta Program JKN, Jisa merasa sangat nyaman dengan pelayanan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan. Menurutnya, tidak ada diskriminasi, pelayanannya cepat, mudah dan tidak ada biaya lain yang ditagihkan kepadanya, semua dijamin sesuai dengan hak kelasnya.

“Alhamdulillah, selama saya berobat menggunakan BPJS Kesehatan, semua prosedur pengobatannya mudah, fasilitas yang tersedia di faskes juga sangat memadai. Tidak hanya itu, saya tidak pernah mendapatkan diskriminasi pelayanan selama berobat, alur pelayanannya mudah, tenaga kesehatannya juga baik-baik karena pada saat saya mengambil nomor antrean di rumah sakit, petugas sangat sigap membantu dan memberikan informasi kalau saat ini sudah bisa mengambil nomor antrean menggunakan aplikasi Mobile JKN sekaligus mengedukasi bagaimana cara penggunaan Mobile JKN,” kata Jisa.

Dirinya juga mengapresiasi langkah transformasi digital yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN. Jisa mengakui bahwa Aplikasi Mobile JKN sangat membantu peserta yang membutuhkan layanan kepesertaan maupun layanan kesehatan, karena sudah terhubung dengan sistem di faskes.

Melalui aplikasi ini, peserta dapat mengakses beragam informasi terkait Program JKN secara cepat dan mudah, dimanapun dan kapanpun. Mengakhiri perbincangan, tidak lupa Jisa mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan berharap BPJS Kesehatan dapat terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada pesertanya

“Saya sangat senang dengan hadirnya Aplikasi Mobile JKN ini. Aplikasi yang dapat diandalkan. Dengan begini, kalau peserta memerlukan pelayanan administasi tentang kepesertaan tinggal klik fiturnya yang ada pada Aplikasi Mobile JKN, semua akan terselesaikan tanpa harus datang ke Kantor BPJS Kesehatan. Begitu juga kalau mau ambil nomor antrean di rumah sakit tinggal klik fitur Antrean Online,” tambah Jisa.

Ia menambahkan, Aplikasi Mobile JKN merupakan wujud nyata dari komitmen BPJS Kesehatan untuk memberikan kemudahan akses dan pelayanan kepada peserta. Dirinya berharap keberadaan Program JKN terus keberlanjutan dan pelayanannya dapat terus ditingkatkan dengan didukung inovasi fitur lainnya yang bisa dikembangkan di dalam Aplikasi Mobile JKN. (MI/am)

The post Ini Harapan Jisa Bagi Program JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/12/30/ini-harapan-jisa-bagi-program-jkn/feed/ 0
Fachry: Semua Mudah Dengan Aplikasi Mobile JKN https://bekasimedia.com/2024/12/19/fachry-semua-mudah-dengan-aplikasi-mobile-jkn/ https://bekasimedia.com/2024/12/19/fachry-semua-mudah-dengan-aplikasi-mobile-jkn/#respond Thu, 19 Dec 2024 03:45:13 +0000 https://bekasimedia.com/?p=54968 BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan...

The post Fachry: Semua Mudah Dengan Aplikasi Mobile JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan telah berjalan selama satu dekade. Masyarakat Indonesia yang telah terdaftar dalam program ini juga sudah mencapai lebih dari 277 juta orang. Fachry Rizar Yusha (24) adalah salah satunya, ia merupakan seorang karyawan yang bekerja di salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Jujur saja saya merasa tenang karena telah terdaftar sebagai peserta JKN, bukan hanya saya yang terdaftar tapi orang tua saya juga sudah terdaftar sebagai peserta JKN dan sering memanfaatkan untuk berobat. Program ini banyak sekali memberikan manfaat untuk saya dan keluarga jadi sekarang tidak perlu khawatir kalau tiba-tiba sakit dan harus berobat ke dokter,” jelasnya.

Berbicara lebih lanjut, pria yang akrab disapa Fachry ini sangat mengapresiasi adanya inovasi digital yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan. Dengan adanya Aplikasi Mobile JKN diharapkan dapat memberikan kemudahan dan mengakomodir kebutuhan seluruh peserta JKN dalam mengurus administrasi kepesertaan dan layanan kesehatan.

“Kalian akan menghemat lebih banyak waktu dan tenaga melalui kemudahan akses yang diberikan oleh aplikasi Mobile JKN. Saya juga sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada BPJS Kesehatan karena sudah melakukan inovasi dengan membuat aplikasi Mobile JKN. Semenjak ada aplikasi ini, menurut saya mengurus segala sesuatu tentang JKN menjadi sangat mudah dan lebih efisien, apalagi untuk saya yang selalu disibukkan dengan pekerjaan,” kata Fachry.

Ia juga menambahkan, berkat adanya Aplikasi Mobile JKN, Fachry dapat menghemat lebih banyak waktu dan tenaga, tidak perlu mengantre lama, mudah melakukan konsultasi hingga mudah untuk melakukan registrasi. Selaian itu, lanjut Fachry, Aplikasi Mobile JKN juga membantu dirinya dalam mengetahui informasi pembayaran dan tagihan iuran, mudah mendapat informasi mengenai riwayat kesehatan serta riwayat pelayanan kesehatan dan banyak lagi kemudahan lainnya.

Namun dirinya juga menyayangkan hingga saat ini masih terdapat masyarakat yang belum memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN secara maksimal. Padahal menurutnya aplikasi ini sangat mudah digunakan, cukup dengan mengunduhnya di app store atau play store lalu melakukan verifikasi data kemudian aplikasi tersebut sudah dapat digunakan. Pada kesempatan yang sama, Fachry juga membagikan pengalamannya pada saat menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk mengambil nomor antrean saat mau berobat ke dokter.

“Namun, sepertinya masih banyak orang yang belum paham, cara penggunaan Aplikasi Mobile JKN ini atau malah tidak tahu kalau sudah ada Aplikasi Mobile JKN. Jadi mereka lebih memilih untuk pergi langsung ke kantor cabang dan rela mengantre, padahal dengan adanya Aplikasi Mobile JKN ini kita jadi bisa menghemat waktu dalam memperoleh layanan kepesertaan ataupun layanan kesehatan. Kalau menurut saya aplikasi ini cukup mudah digunakan, peserta hanya harus mengunduh dari app store atau play store lalu melakukan verifikasi data dan kita sudah bisa menggunakan aplikasi ini,” ungkap Fachry.

Menurutnya, salah satu fitur di Aplikasi Mobile JKN yang memudahkan dirinya adalah fitur Antrean Online. Apabila peserta ingin berobat sudah tidak perlu antre datang dari pagi. Tinggal daftar menggunakan Mobile JKN, peserta sudah bisa memilih jadwal berobat hingga memilih poli apa yang mau dituju.

“Bukan cuma itu, kita juga dapat menulis keluhan yang kita rasakan dalam aplikasi tersebut. Luar biasa fitur Antrean Online ini,” ungkapnya.

Fachry berharap semoga BPJS Kesehatan dapat terus mengembangkan Aplikasi Mobile JKN ini menjadi semakin lebih baik lagi untuk memberikan kemudahan-kemudahan kepada peserta JKN dalam mendapatkan layanan kesehatan, baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). BPJS Kesehatan juga dapat melakukan sosialisasi secara masif kepada peserta, terkait dengan cara penggunaan dan fitur-fitur dari Aplikasi Mobile JKN, sehingga aplikasi ini dapat digunakan oleh seluruh peserta, tidak hanya yang berada di kota besar tapi juga di wilayah terpencil, tidak hanya anak muda tapi juga orang tua. (MI/dw)

The post Fachry: Semua Mudah Dengan Aplikasi Mobile JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/12/19/fachry-semua-mudah-dengan-aplikasi-mobile-jkn/feed/ 0
Mobile JKN jadi Solusi Tepat Akses Layanan Kesehatan https://bekasimedia.com/2024/12/18/mobile-jkn-jadi-solusi-tepat-akses-layanan-kesehatan/ https://bekasimedia.com/2024/12/18/mobile-jkn-jadi-solusi-tepat-akses-layanan-kesehatan/#respond Wed, 18 Dec 2024 12:14:45 +0000 https://bekasimedia.com/?p=54956 BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diyakini sudah banyak dirasakan...

The post Mobile JKN jadi Solusi Tepat Akses Layanan Kesehatan appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diyakini sudah banyak dirasakan oleh berbagai kalangan masyarakat, salah satunya dirasakan juga oleh Masyhur (52) yang terdaftar sebagai peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). Ia merasa sangat bersyukur karena dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa harus khawatir tentang biaya. Saat ditemui di kediamannya, Masyur menyampaikan pengalamannya berobat sebagai peserta JKN dan menggunakan Aplikasi Mobile JKN.

“Sebelum saya menggunakan Aplikasi Mobile JKN, setiap kali saya atau anggota keluarga ada yang sakit, saya harus datang langsung ke Puskesmas atau rumah sakit untuk daftar berobat. Antrean yang panjang sering kali membuat kami harus menunggu lama hanya untuk mendapatkan nomor antrean. Namun, setelah saya menggunakan aplikasi Mobile JKN dan sejak adanya fitur Antrean Online, saya bisa mendaftar antrean dari rumah, memilih fasilitas kesehatan yang ingin dikunjungi dan langsung tahu jam berapa harus datang. Ini sangat membantu, terutama dalam kondisi darurat,” ujar Masyhur.

Masyhur mengatakan bahwa dengan menggunakan Aplikasi Mobile JKN semua kebutuhan peserta dapat terselesaikan dalam waktu singkat. Menurutnya pengembangan Aplikasi Mobile JKN merupakan wujud nyata dari komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan akses dan pelayanan yang optimal bagi peserta. Melalui aplikasi ini, peserta dapat mengakses beragam informasi terkait Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan secara cepat dan mudah, dimanapun dan kapanpun.

Ia mengakui bahwa saat ini masih terdapat antrean meski tidak sebanyak dan sepanjang sebelumnya. Menurutnya, hal tersebut wajar karena hal ini membuktikan bahwa Program JKN sangat memberi dampak yang positif bagi akses pelayanan kesehatan masyarakat.

“Jujur saja saat adanya aplikasi Mobile JKN ini, semua permasalahan peserta dapat terselesaikan dengan baik. Aplikasi ini menurut saya dapat diandalkan oleh peserta Program JKN. Apabila peserta memerlukan pelayanan administasi tinggal klik fitur yang ada pada aplikasi Mobile JKN semua akan terselesaikan dengan cepat dan tidak harus pergi ke Kantor BPJS Kesehatan atau ke faskes hanya untuk sekedar mengambil nomor antrean, jadi bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja saat membutuhkan pelayanan,” ujar Masyhur

Mengakhiri perbincangan, Masyhur mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan berharap BPJS Kesehatan dapat terus mengembangkan inovasi agar seluruh masyarakat dapat merasakan kemudahan dalam memperoleh serta mengakses layanan kesehatan dan semoga BPJS Kesehatan dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada pesertanya.

“Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena sudah menghadirkan Program JKN dan Mobile JKN. Pelayanan kesehatan kepada peserta JKN saat ini sudah semakin baik, tidak ada perbedaan dengan pasien umum, saya sebagai peserta PBI pun dilayani dengan baik, tidak ada diskriminasi. Semoga kedepannya Program JKN ini akan terus ada, bagi saya dan keluarga adanya Program JKN ini sangat membantu, kalau kami mau berobat tidak lagi perlu memikirkan biaya,” jelas Masyhur.

Banyaknya berita miring di media tentang Program JKN, baginya itu tidak terbukti, karena selama ini Masyhur dan keluarga selalu mendapatkan pelayanan yang prima. Ia berpesan bahwa Aplikasi Mobile JKN merupakan salah satu aplikasi unggulan BPJS Kesehatan. Harapannya BPJS Kesehatan terus menyosialisasikan penggunaan dari Aplikasi Mobile JKN sehungga seluruh masyaralat mengetahui dan bisa memanfaatkan aplikais tersebut untuk mengakses pelayanan, baik administrasi kepesertaan hingga layanan di fasilitas kesehatan.

“Karena jujur saja banyak orang seusia saya gagap teknologi (gaptek) jadi kalau tidak ada sosialisasi, orang akan susah menggunakannya,” tutupnya. (MI/am)

The post Mobile JKN jadi Solusi Tepat Akses Layanan Kesehatan appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/12/18/mobile-jkn-jadi-solusi-tepat-akses-layanan-kesehatan/feed/ 0
Penyandang Disabilitas ini Merasa Tenang Dilindungi Program JKN https://bekasimedia.com/2024/12/18/penyandang-disabilitas-ini-merasa-tenang-dilindungi-program-jkn/ https://bekasimedia.com/2024/12/18/penyandang-disabilitas-ini-merasa-tenang-dilindungi-program-jkn/#respond Wed, 18 Dec 2024 12:11:25 +0000 https://bekasimedia.com/?p=54953 BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Dukungan dan peran serta pemerintah sangat menentukan dalam pencapaian tujuan...

The post Penyandang Disabilitas ini Merasa Tenang Dilindungi Program JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Dukungan dan peran serta pemerintah sangat menentukan dalam pencapaian tujuan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program JKN terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk pelayanan kesehatan kepada penyandang disabilitas.

Saat ditemui pada acara Sosialisasi Program JKN bagi Penyandang Disabiltas pada Selasa (10/12), Kusnadi (50) membagikan pengalamannya berobat sebagai peserta Program JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). Kusnadi merupakan penyandang tuna netra yang mengaku sangat beruntung menjadi peserta JKN, karena saat ini ia dan keluarga tidak perlu khawatir lagi akan biaya pengobatan. Menurutnya, BPJS Kesehatan memiliki peranan penting dalam memastikan penyandang tuna netra mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas dan setara.

“Saya sebelumnya terdaftar sebagai peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) yang iurannya dibayarkan dari perusahaan. Namun karena ada pengurangan pegawai, akhirnya saya dibantu oleh dinas setempat untuk beralih menjadi peserta PBI yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah, jadi sekarang saya dan keluarga tidak perlu khawatir lagi memikirkan biaya berobat. Sebagai tuna netra, saya merasa BPJS Kesehatan sangat membantu, terutama dalam pengobatan saya dan keluarga. Prosesnya memang kadang membutuhkan pendampingan dari keluarga, tetapi saya senang karena biaya perawatan saya sepenuhnya ditanggung,” jelasnya.

Dibantu oleh keluarga, akhirnya Kusnadi mengunduh Aplikasi Mobile JKN, hal ini dilakukan untuk memudahkan mobilisasi Kusnadi dalam mengakses layanan kesehatan. Melalui Mobile JKN, ia dan keluarga dapat memantau semua yang berhubungan dengan kepesertaan atau riwayat pelayanan kesehatan.

Kusnadi mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena telah menjamin seluruh pengobatannya dan keluarga. Sebagai penyandang disabilitas, ia tidak merasa adanya diskriminasi, semua dilayani dengan baik walaupun ia terdaftar sebagai peserta PBI.

“Saya dan keluarga sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan karena kami dapat merasakan manfaat dari Program JKN ini. Berobat di klinik atau rumah sakit pun tidak dipersulit, saya dilayani dengan baik. Yang membuat saya terharu adalah saya merasa dihargai sebagai pasien. Tidak ada perlakuan yang tidak mengenakan, seluruh dokter dan perawat juga sangat memahami keterbatasan saya sebagai tuna netra, sehingga mereka memberikan penjelasan yang lebih rinci dan memastikan bahwa saya merasa nyaman selama proses pengobatan. Pokoknya dari mulai proses pendaftaran sampai dengan pengambilan obat semua mudah dan cepat,” ujarnya.

Mengakhiri perbincangan, Kusnadi berharap agar BPJS Kesehatan dapat terus hadir dan memberikan layanan kesehatan yang berkualitas. Ia berpesan agar BPJS Kesehatan dapat terus memperhatikan kebutuhan para penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat merasakan juga manfaat dari hadirnya Program JKN ini.

Selain itu, ia juga berharap BPJS Kesehatan dapat terus berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan agar dapat memfasilitasi kebutuhan disabilitas, seperti jalur khusus, papan informasi braille, atau panduan suara dan rutin melakukan sosialisasi tentang Program JKN kepada komunitas-komunitas disabilitas, agar mereka lebih memahami hak dan manfaat yang dapat diperoleh dari BPJS Kesehatan.

“Saya berharap agar BPJS Kesehatan dapat terus memberikan pelayanan kesehatan yang bagus dan berkualitas untuk kami para penyandang disabilitas. Banyak sekali keterbatasan yang kami miliki, jadi saya berharap agar BPJS Kesehatan dapat memastikan lebih banyak fasilitas kesehatan yang menyediakan akses untuk tuna netra dan disabilitas lainnya. Semoga BPJS Kesehatan juga dapat merangkul komunitas-komunitas disabilitas sekaligus memperluas kerja sama dengan fasilitas kesehatan tidak hanya di kota besar tapi juga di daerah terpencil, agar pelayanan kesehatan bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat. (MI/dw)

 

 

 

 

The post Penyandang Disabilitas ini Merasa Tenang Dilindungi Program JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/12/18/penyandang-disabilitas-ini-merasa-tenang-dilindungi-program-jkn/feed/ 0
Aldi: Pelayanan Makin Mudah dengan Aplikasi Mobile JKN https://bekasimedia.com/2024/12/18/aldi-pelayanan-makin-mudah-dengan-aplikasi-mobile-jkn/ https://bekasimedia.com/2024/12/18/aldi-pelayanan-makin-mudah-dengan-aplikasi-mobile-jkn/#respond Wed, 18 Dec 2024 12:08:08 +0000 https://bekasimedia.com/?p=54949 BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Satu dekade sudah Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hadir di...

The post Aldi: Pelayanan Makin Mudah dengan Aplikasi Mobile JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Satu dekade sudah Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hadir di tengah masyarakat Indonesia, program ini telah banyak memberikan manfaat bagi peserta dalam memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas. Saat dikunjungi di tengah-tengah aktivitasnya, Ryonaldi (35) menyampaikan tanggapannya terkait dengan Aplikasi Mobile JKN yang dinilai dapat memberikan kemudahan bagi peserta JKN untuk mengakses layanan administrasi tanpa harus datang ke kantor cabang BPJS Kesehatan.

Ryonaldi bercerita bahwa ia kala itu ingin mengecek status kepesertaan JKN miliknya. Dikarenakan kondisi saat ini yang tidak menentu, Ryonaldi merasa harus memiliki jaminan kesehatan yang dapat digunakan saat dirinya dan keluarganya sakit. Akhirnya, ia berinisiatif mendatangi kantor BPJS Kesehatan untuk menanyakan status kepesertaan JKN miliknya.

“Awalnya agak bingung ketika tiba di kantor cabang, untungnya ada petugas yang sigap dan tanggap membantu saya. Setelah dilakukan pengecekan data, ternyata saya sudah pernah terdaftar sebagai peserta JKN, mungkin dulu sudah pernah didaftarkan oleh perusahaan tempat saya bekerja. Kalau saya ingin mengaktifkan kembali, saya hanya perlu melakukan peralihan kepesertaan saja,” jelasnya.

Setelah berhasil melakukan proses peralihan menjadi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU), ia pun di minta untuk mengunduh Aplikasi Mobile JKN. Petugas BPJS Kesehatan juga dengan sabar membantu menjelaskan mulai dari cara mendaftar, penggunaan aplikasi dan fitur-fitur yang ada didalamnya. Menurut Aldi, Aplikasi Mobile JKN dirancang untuk memudahkan peserta BPJS Kesehatan dalam mengakses berbagai layanan kepesertaan dan kesehatan secara online.

“Ternyata proses peralihan kepesertaan itu sangat mudah, saya dibantu sampai semua prosesnya selesai. Setelah berhasil melakukan peralihan peserta dan menggunakan Aplikasi Mobile JKN, saya jadi merasa mudah melakukan sesuatu yang berhubungan dengan BPJS Kesehatan. Awal tahu fitur-fitur yang ada di dalam aplikasi tersebut, saya sangat kaget, ternyata banyak fitur yang memudahkan kita sebagai peserta dalam memperoleh layanan,” ujar Aldi.

Bukan hanya itu, Aldi juga terkesan bahwa di Aplikasi Mobile JKN juga terdapat fitur Skrining Kesehatan dan bisa melakukan pendaftaran Antrean Online. Meski ia berharap untuk tidak merasakan sakit, namun jika dirinya diharuskan untuk berobat, kini sudah tidak perlu lagi antre untuk mendaftar pagi-pagi ke fasilitas kesehatan.

“Cukup daftar dari rumah dan datang kalau sudah mendekati nomor antrean kita,” ujarnya.

Aldi juga menyebutkan bahwa Aplikasi Mobile JKN ini sangat mudah digunakan, dengan tampilannya yang sederhana sehingga orang yang tidak terlalu paham teknologi pun bisa menggunakannya tanpa masalah. Aldi berharap agar BPJS Kesehatan terus menciptakan inovasi, terutama dalam pengembangan fitur yang ada di dalam aplikasi Mobile JKN.

Tak hanya itu, ia juga menyadari betapa pentingnya teknologi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Dengan kemudahan yang ditawarkan oleh Aplikasi Mobile JKN, peserta dapat menghemat waktu dan tenaga, serta mengakses layanan kesehatan dengan lebih cepat dan mudah.

“Sebagai peserta yang baru pertama kali menggunakan aplikasi Mobile JKN, menurut saya aplikasi ini sangat mudah digunakan. Semua fitur di dalamnya pun dapat diakses dengan mudah. Saya pribadi berterima kasih kepada BPJS Kesehatan dan jujur saja saya sangat bangga dengan adanya Program JKN karena dengan adanya program ini peserta berkesempatan untuk memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas. Harapan saya agar BPJS Kesehatan dapat terus menciptakan inovasi untuk mengembangkan aplikasi Mobile JKN ini serta dapat terus berkolaborasi dengan berbagai fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia, guna memastikan bahwa seluruh peserta JKN mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, mudah, cepat dan tanpa diskriminasi,” tutupnya. (MI/am)

The post Aldi: Pelayanan Makin Mudah dengan Aplikasi Mobile JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/12/18/aldi-pelayanan-makin-mudah-dengan-aplikasi-mobile-jkn/feed/ 0
Jangan Khawatir, Jadi Peserta JKN Bisa Berobat Dimana Saja https://bekasimedia.com/2024/11/02/jangan-khawatir-jadi-peserta-jkn-bisa-berobat-dimana-saja/ https://bekasimedia.com/2024/11/02/jangan-khawatir-jadi-peserta-jkn-bisa-berobat-dimana-saja/#respond Sat, 02 Nov 2024 03:28:21 +0000 https://bekasimedia.com/?p=54506   BEKASIMEDIA.COM – BEKASI, JAMKESNEWS – Dulhalim atau Dul (48) begitu sapaan akrab petugas keamanan...

The post Jangan Khawatir, Jadi Peserta JKN Bisa Berobat Dimana Saja appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
 

BEKASIMEDIA.COM – BEKASI, JAMKESNEWS – Dulhalim atau Dul (48) begitu sapaan akrab petugas keamanan di salah satu perusahaan ini sangat senang dapat berbagi pengalamannya sebagai salah satu peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) kepada Tim Jamkesnews (29/01).

Dul merupakan perantau dari Cirebon, sudah beberapa tahun belakangan ini sakit dan harus melakukan pengobatan secara rutin di Rumah Sakit. Pada saat itu, fasilitas kesehatannya masih terdaftar di Cirebon, jadi selama ini ia kesulitan untuk berobat. Sampai akhirnya salah satu rekan kerjanya memberitahu bahwa ia dapat melakukan perubahan fasilitas kesehatan dari Cirebon ke fasilitas kesehatan yang dekat dengan kantor atau tempat tinggalnya sekarang.

“Saya ini perantau, istri dan anak saya semua ada di Cirebon, jadi saya sendiri di sini. Beberapa tahun terakhir saya menderita diabetes dan sudah menyebar sampai ke paru-paru. Harusnya saya dianjurkan untuk rutin kontrol berobat, tapi karena faskes saya masih di Cirebon, jadi saya abaikan saja. Pikiran saya kartu JKN saya tidak akan bisa dipakai. Tapi ternyata tidak, setelah diberitahu teman saya kalau faskes saya bisa diubah, saya langsung merubah faskes saya, karena saya pikir waktu saya di sini lebih banyak dibandingkan saya di Cirebon. Saya jadi bisa kontrol berobat walaupun ditempat rantau,” ungkapnya.

Setelah berhasil merubah fasilitas kesehatannya, Dul menjadi lebih tenang. Pernah pada saat bekerja penyakitnya kambuh, kemudian oleh rekan kerjanya langsung di larikan ke IGD rumah sakit terdekat dan langsung ditangani. Ia menyampaikan bahwa sangat beruntung menjadi peserta JKN, menjalani segala macam rangkaian pemeriksaan tidak membayar sepeser pun. Ia juga mendapatkan pelayanan yang baik selama menjalani perawatan.

“Waktu itu saya sedang jaga shift malam, tiba-tiba sakit saya kambuh. Langsung sama teman saya di bawa ke IGD rumah sakit terdekat dengan kantor. Alhamdulillah langsung bisa ditangani dengan cepat oleh petugas IGD, langsung dapat kamar perawatan juga. Saya sangat beruntung menjadi peserta JKN karena saya sama sekali tidak mengeluarkan biaya sepeserpun selama di rawat. Dan selama menjalani rangkaian pemeriksaan dan perawatan saya mendapat pelayanan yang baik,” jelasnya.

Dul sampai dengan saat ini masih rutin kontrol memeriksakan kesehatannya. Kondisinya sudah mulai membaik dan sudah dapat beraktivitas kembali. Ia mengambil waktu off kerja untuk mengunjungi Puskesmas dan meminta rujukan ke Rumah Sakit. Ia mengatakan sangat mudah menjalani proses pengobatan sebagai peserta JKN, asalkan tahu alur pelayanannya.

“Saat ini kondisi saya berangsur-angsur sudah mulai membaik, tetapi saya masih tetap harus kontrol ke rumah sakit. Saya mengambil waktu off saya untuk ke Puskesmas mengambil rujukan ke Rumah Sakit. Menurut saya proses pengobatan sebagai peserta JKN itu sangat mudah, asalkan tahu alurnya yah,” ungkapnya.

Diakhir perbincangan, secara khusus Dul menyampaikan ucapan terima kasih kepada Program JKN karena telah banyak membatu dirinya. Saat ini dapat melakukan pemeriksaan rutin karena telah berhasil merubah fasilitas kesehatannya, jadi tetap dapat berobat ke fasilitas kesehatan yang dekat dengan tempat tinggal dan kantornya. Menurutnya Program JKN ini sudah sangat baik, berharapannya agar program pemerintah ini tetap ada dan dapat terus memberikan kemudahan-kemudahan bagi seluruh peserta.

“Saya pribadi mengucapkan terima kasih kepada Program JKN karena telah banyak membantu saya khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Saat ini saya sudah bisa rutin berobat karena telah berhasil merubah fasilitas kesehatan saya, jadi saya bisa terus berobat ke faskes yang dekat dengan tempat tinggal dan kantor saya. Menurut saya program JKN ini sudah sangat baik, harapannya agar Program ini tetap ada dan terus memberikan kemudahan-kemudahan untuk seluruh pesertanya,” tutupnya.

(Adv./Humas)

 

 

 

The post Jangan Khawatir, Jadi Peserta JKN Bisa Berobat Dimana Saja appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/11/02/jangan-khawatir-jadi-peserta-jkn-bisa-berobat-dimana-saja/feed/ 0
Tak Lagi Khawatir, Pengobatan Dian Dijamin Penuh Program JKN https://bekasimedia.com/2024/07/01/tak-lagi-khawatir-pengobatan-dian-dijamin-penuh-program-jkn/ https://bekasimedia.com/2024/07/01/tak-lagi-khawatir-pengobatan-dian-dijamin-penuh-program-jkn/#respond Mon, 01 Jul 2024 08:54:38 +0000 https://bekasimedia.com/?p=53660 BEKASIMEDIA.COM – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan memberikan jutaan manfaat...

The post Tak Lagi Khawatir, Pengobatan Dian Dijamin Penuh Program JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan memberikan jutaan manfaat bagi peserta JKN. Berbagai macam inovasi yang diciptakan juga memberikan dampak positif terhadap kemudahan bagi peserta untuk mendapatkan pelayanan sesuai dengan kebutuhannya.
Hal tersebut yang dirasakan oleh Dian Puspita (39) seorang ibu rumah tangga yang telah lama terdaftar menjadi peserta Program JKN.

Ditemui saat sedang mendapatkan pelayanan di salah satu fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, Dian menceritakan pengalamannya ketika ia menjalani pengobatan akibat penyakit yang ia alami.

“Beberapa waktu yang lalu saya merasakan sakit dibagian punggung dan merasa ada benjolan di punggung saya, karena rasa sakitnya sudah mengganggu, saya memutuskan berobat ke klinik terdekat untuk minta surat rujukan. Setelah memegang surat rujukan, saya langsung ke rumah sakit dan langsung mendatangi loket pendaftaran pasien. Sambil mengecek berkas kelengkapan berobat, saya di edukasi oleh petugas loket untuk menggunakan Aplikasi Mobile JKN apabila ingin melakukan pendaftaran. Proses administrasi diawal berlangsung mudah dan cepat,” ungkapnya, Kamis (13/06/2024).

Dian mengakui bahwa pelayanan di rumah sakit kepada peserta JKN itu sudah bagus, tidak ada diskriminasi kepada peserta degan penjaminan JKN. Mulai dari proses pendaftaran di rumah sakit, saat konsultasi dengan dokter, saat tindakan operasi sampai dengan selesai perawatan semua dilayani dengan baik.

Menurutnya, dokter yang memeriksa sangat sabar mendengar keluhan yang ia rasakan, melakukan pemeriksaan dan memberikan diagnosis dengan ketelitian. Setelah menjalani pemeriksaan, ia menyebut bahwa ternyata Dian didagnosa terkena abses di punggung sebelah kiri. Setelah melakukan beberapa rangkaian tes laboratorium, dokter meminta dirinya untuk menjalani rawat inap dan operasi.

“Selama enam hari saya menjalani perawatan di rumah sakit, saya tidak merasa adanya diskriminasi kepada pasien peserta BPJS Kesehatan, mulai dari saya datang, konsultasi ke dokter sampai saya selesai tindakan operasi, bahkan sampai saya mendapatkan obat dan diperbolehkan pulang, semua dilayani dengan baik. Saya merasa lega dan terbantu karena dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa harus khawatir dengan biaya perawatan,” ungkapnya.

Dian berharap agar Program JKN terus memperluas jejaring kerjasama dengan fasilitas kesehatan sampai dengan pelosok negeri agar seluruh masyarakat Indonesia dapat dengan mudah mengakses dan memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.

Dengan pengalaman ini, Dian semakin yakin bahwa menjadi peserta Program JKN adalah keputusan yang bijak untuk menjaga kesehatan tanpa khawatir terkait biaya pengobatan dan juga pelayanan yang diberikan terbilang sangat memuaskan.

“Jujur saja saya dan keluarga bukan baru sekali ini berobat menggunakan BPJS Kesehatan. Sebelum saya operasi debridement, saya juga rutin mengobati diabetes saya dan alhamdulillah semua pengobatan saya ditanggung oleh BPJS Kesehatan, tidak membayar sepeserpun. Saya mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena saat ini kondisi saya sudah membaik, obat-obatan yang diberikan juga cocok untuk saya,” kata Dian.

Tak hanya itu, dirinya juga berharap agar BPJS Kesehatan terus berkesinambungan untuk masyarakat Indonesia dan terus memperluas jejaring kerjasamanya dengan fasilitas kesehatan. Bukan hanya di kota-kota besar bahkan bisa sampai ke daerah pelosok agar seluruh masyarakat bisa memperoleh pelayanan kesehatan yang sama dan layak.

“Harapan lainnya agar BPJS Kesehatan terus memberikan kemudahan-kemudahan kepada pesertanya untuk berobat. Saat ini berobat sudah mudah dengan Mobile JKN, jadi tidak ada alasan lagi antre lama untuk berobat, tidak ada alasan lagi tidak bawa kartu, tidak ada lagi alasan ribet proses ganti faskes dan lain-lain, semua yang diperlukan sudah ada di dalam ponsel kita. Pesan saya kepada masyarakat yang belum terdaftar segeralah mendaftar, kalian tidak akan merugi karena kalau sudah sakit itu biaya pengobatannya besar sekali,” tutupnya. (HP/am)

Source: Jamkesnas

The post Tak Lagi Khawatir, Pengobatan Dian Dijamin Penuh Program JKN appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/07/01/tak-lagi-khawatir-pengobatan-dian-dijamin-penuh-program-jkn/feed/ 0
Komitmen Tanpa Batas, BPJS Kesehatan Berikan Layanan JKN Selama Libur Lebaran https://bekasimedia.com/2024/03/20/komitmen-tanpa-batas-bpjs-kesehatan-berikan-layanan-jkn-selama-libur-lebaran/ Wed, 20 Mar 2024 06:00:25 +0000 https://bekasimedia.com/?p=52860 BEKASIMEDIA.COM – Jakarta, 20/3/2024 – Selama masa cuti bersama dan libur lebaran yang jatuh pada...

The post Komitmen Tanpa Batas, BPJS Kesehatan Berikan Layanan JKN Selama Libur Lebaran appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Jakarta, 20/3/2024 – Selama masa cuti bersama dan libur lebaran yang jatuh pada tanggal 8
hingga 15 April 2024, BPJS Kesehatan berkomitmen untuk memudahkan peserta Jaminan
Kesehatan Nasional (JKN) dengan memberikan akses pelayanan kesehatan yang diperlukan.
Komitmen ini mengacu pada prinsip portabilitas yang telah diterapkan BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bekasi, Irmajanti Lande Batara mengatakan prinsip portabilitas
tersebut diwujudkan dalam memberikan jaminan pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan
setara bagi peserta JKN di seluruh wilayah Indonesia, Rabu (20/3). Peserta yang berada di luar
wilayah tempat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdaftar, dapat mengakses layanan
rawat jalan di FKTP lain paling banyak 3 kali kunjungan dalam waktu satu bulan.

BPJS Kesehatan juga menyediakan berbagai kanal layanan seperti pelayanan piket di kantor
cabang yang beroperasi dari pukul 08.00 hingga 12.00 waktu setempat. Bagi yang mengakses
layanan non tatap muka melalui Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA), dapat
dilayani mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. yang disediakan bagi peserta JKN yang mencakup
layanan, layanan administrasi, dan layanan pengaduan. Selain itu, peserta JKN juga dapat
memanfaatkan layanan informasi administrasi JKN melalui Aplikasi Mobile JKN,” terang Irma.

Selain itu, dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan kepada pemudik selama libur lebaran,
BPJS Kesehatan telah menyiapkan Posko Mudik mulai dari tanggal 5 hingga 9 April 2024. Lokasi
Posko Mudik Kesehatan tersebar di beberapa titik strategis seperti Terminal Pulo Gebang di Jakarta
Timur, Pelabuhan Merak di Banten , Rest Area Tol Cikampek KM 88A di Purwakarta, Rest Area Tol
Palikanci KM 207A di Cirebon, Rest Area Tol Ungaran KM 429A di Kabupaten Semarang, Terminal
Purabaya di Sidoarjo, dan Pelabuhan Soekarno-Hatta di Kota Makassar.

Posko tersebut menyediakan berbagai layanan seperti konsultasi kesehatan, fasilitas relaksasi bagi
pemudik, pemeriksaan kesehatan, penyediaan obat-obatan, tindakan darurat sederhana, dan
memberikan rujukan bila diperlukan. Diperkirakan dapat merasakan kemudahan dan
kenyamanan dalam mengakses layanan kesehatan selama masa libur lebaran masyarakat ini, ujar Irma.

Untuk peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau yang dikenal sebagai
peserta mandiri, diimbau untuk rutin melakukan pembayaran iuran setiap bulannya per tanggal 10
agar status kepesertaan tetap aktif. BPJS Kesehatan juga telah menyelesaikan kerja sama dengan lebih
dari 960 ribu kanal pembayaran untuk mempermudah peserta JKN dalam melakukan pembayaran
iuran.

Sementara itu, Irma juga menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan telah menerapkan janji layanan JKN
di fasilitas kesehatan, yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dalam rangka Transformasi
Mutu Layanan.

Dengan adanya janji layanan JKN, peserta JKN dapat merasakan berbagai kemudahan dalam
mengakses layanan JKN. Seperti cukup menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdapat pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk mengakses layanan di fasilitas kesehatan, dan
tidak memerlukan fotokopi berkas. Kesehatan juga menegaskan bahwa tidak ada biaya
tambahan bagi peserta JKN saat mengakses layanan di fasilitas kesehatan, asalkan berobat sesuai
prosedur, serta dilayani setara tanpa diskriminasi,” jelas Irma.
Peserta JKN dapat langsung menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165 untuk pencarian
informasi fasilitas terdekat bagi yang melakukan perjalanan mudik. Irma juga menambahkan bahwa

peserta JKN juga dapat mengakses melalui Aplikasi Mobile JKN untuk mengetahui lokasi fasilitas
kesehatan terdekat.

Kini terdapat fitur i-Care JKN yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan. Melalui inovasi ini,
mempermudah dokter di fasilitas kesehatan mengakses riwayat medis peserta JKN dalam 12 bulan
terakhir, guna memberikan pelayanan yang lebih cepat dan tepat. Bahkan peserta JKN pun dapat
mengakses juga melalui Aplikasi Mobile JKN,” ucap Irma.

Irma mengimbau bagi yang melakukan perjalanan mudik untuk selalu menjaga kesehatan
dengan makanan bergizi seimbang, kurangi makanan tinggi gula, perbanyak asupan udara putih,
istirahat yang cukup, dan usahakan tetap berolahraga ringan.

“Jangan lupa juga untuk selalu memastikan bahwa kepesertaan JKN kita semua aktif, sehingga saat
ingin mengakses layanan di fasilitas kesehatan tidak terkendala,” kata Irma.

Informasi lebih lanjut hubungi:
Kedeputian Bidang Komunikasi
BPJS Kesehatan Kantor Pusat
humas@bpjs-kesehatan.go.id
Website :www.bpjs-kesehatan.go.id

The post Komitmen Tanpa Batas, BPJS Kesehatan Berikan Layanan JKN Selama Libur Lebaran appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>