502 Bad Gateway


cloudflare
GiGa Indonesia Archives - BEKASIMEDIA.COM https://bekasimedia.com/tag/giga-indonesia/ Moderat Mencerdaskan Masyarakat Tue, 06 Aug 2024 14:42:21 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.8 https://bekasimedia.com/wp-content/uploads/2019/04/cropped-bekasimedia-512x512-32x32.png GiGa Indonesia Archives - BEKASIMEDIA.COM https://bekasimedia.com/tag/giga-indonesia/ 32 32 Giga Indonesia Kritik Keras Aturan Pemerintah Soal Penyediaan Alat Kontrasepsi Bagi Anak Sekolah https://bekasimedia.com/2024/08/06/giga-indonesia-kritik-keras-aturan-pemerintah-soal-penyediaan-alat-kontrasepsi-bagi-anak-sekolah/ https://bekasimedia.com/2024/08/06/giga-indonesia-kritik-keras-aturan-pemerintah-soal-penyediaan-alat-kontrasepsi-bagi-anak-sekolah/#respond Tue, 06 Aug 2024 14:42:21 +0000 https://bekasimedia.com/?p=53904 BEKASIMEDIA.COM – Giga (Penggiat Keluarga) Indonesia menolak keras PP No 28 Tahun 2024 tentang peraturan...

The post Giga Indonesia Kritik Keras Aturan Pemerintah Soal Penyediaan Alat Kontrasepsi Bagi Anak Sekolah appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Giga (Penggiat Keluarga) Indonesia menolak keras PP No 28 Tahun 2024 tentang peraturan pelaksanaan UU No 17 tahun 2023 tentang Kesehatan (UU Kesehatan) dan menuntut Pemerintah merevisi PP tersebut. Pada pasal 103 ayat 4e memuat adanya penyediaan alat kontrasepsi bagi anak usia sekolah dan remaja dalam rangka pelayanan Kesehatan reproduksi.

Penyediaan tersebut, menurut ketua Giga Indonesia, Prof. Euis Sunarti, M.Si. sama dengan melegalkan perilaku seks bebas dan tentunya bertentangan dengan norma agama dan norma sosial bangsa Indonesia. Aturan itu diteken Presiden Jokowi pada Jumat, 26 Juli 2024.

Dalam Pasal 103 ayat (1) berbunyi upaya kesehatan sistem reproduksi usia sekolah dan remaja paling sedikit berupa pemberian komunikasi, informasi, dan edukasi, serta pelayanan kesehatan reproduksi. Sementara, pada ayat (2) tertulis bahwa pemberian komunikasi, informasi, dan edukasi setidaknya berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi; menjaga kesehatan alat reproduksi; perilaku seksual berisiko dan akibatnya; keluarga berencana (KB); melindungi diri dan mampu menolak hubungan seksual; serta pemilihan media hiburan sesuai usia anak.

“Upaya edukasi kesehatan reproduksi bagi anak usia sekolah dan remaja hal yang penting, tapi tidak dengan cara yang kontradiktif. Alih-alih menjaga Kesehatan tapi bahkan menambah angka penderita penyakit menular seksual bila tidak digunakan secara bertanggungjawab. Karena sejatinya alat kontrasepsi adalah alat yang digunakan dengan tujuan untuk mencegah terjadinya kehamilan. Dan sangat tidak sesuai bila disediakan untuk anak usia sekolah,” kata Prof Euis dalam rilisnya.

“Bagi anak sekolah dan remaja yang harus ditingkatkan adalah keterampilan perlindungan diri dari perilaku seks beresiko dan penguatan dari keluarga, bukan dengan penyediaan alat kontrasepsi,” tukasnya. (*)

The post Giga Indonesia Kritik Keras Aturan Pemerintah Soal Penyediaan Alat Kontrasepsi Bagi Anak Sekolah appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/08/06/giga-indonesia-kritik-keras-aturan-pemerintah-soal-penyediaan-alat-kontrasepsi-bagi-anak-sekolah/feed/ 0
Bangun Keluarga Tangguh, GiGa Indonesia Gelar Pelatihan Perlindungan dari Perilaku Seksual Menyimpang https://bekasimedia.com/2024/05/19/bangun-keluarga-tangguh-giga-indonesia-gelar-pelatihan-perlindungan-dari-perilaku-seksual-menyimpang/ Sun, 19 May 2024 08:47:21 +0000 https://bekasimedia.com/?p=53407 BEKASIMEDIA.COM – Relawan Titian Kebaikan (ErTeKa) GiGa Indonesia menunjukkan komitmennya dalam upaya menurunkan angka kejahatan...

The post Bangun Keluarga Tangguh, GiGa Indonesia Gelar Pelatihan Perlindungan dari Perilaku Seksual Menyimpang appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Relawan Titian Kebaikan (ErTeKa) GiGa Indonesia menunjukkan komitmennya dalam upaya menurunkan angka kejahatan seksual dengan membangun keluarga tangguh melalui penyelenggaraan pelatihan online batch ke-12 bertema ‘Perlindungan Keluarga dari Orientasi dan Perilaku Seksual Menyimpang’.

Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 180 orang. Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari, pada Sabtu (18/5/2024) sampai dengan Ahad (19/5/2024). Adapun materi pelatihan meliputi paradigma, perspektif nilai-nilai agama, sosial, kesehatan, identifikasi tanda-tanda perilaku seksual menyimpang, strategi pencegahan baik dalam keluarga maupun masyarakat dan langkah-langkah yang diambil bila menemukan indikasi perilaku tersebut.

Dalam paparannya, Prof Euis Sunarti selaku Ketua GiGa Indonesia menyampaikan bahwa keluarga sebagai unit sosial terkecil memiliki peran strategis dalam pembangunan negara. Kehancuran keluarga karena adanya anggota keluarga yang menjadi pelaku atau korban kejahatan seksual akan menyebabkan permasalah sosial yang menjadi beban negara.

Edukasi tentang pencegahan orientasi dan perilaku seksual menyimpang sangat penting bagi keluarga, beserta keterampilan penanganannya. Oleh karena itu, Penggiat Keluarga (GiGa) Indonesia membuat Gugus Tugas Relawan Titian Kebaikan (ErTeKa) yang fokus untuk melindungi keluarga dari permasalahan penyimpangan sosial dan seksual.

Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman dan membangunkan kesadaran untuk bergerak bersama melakukan edukasi dan dukungan yang tepat agar setiap keluarga bisa melindungi anggotanya. Para peserta diharapkan bergabung dalam Gugus Tugas ErTeKa dan proaktif menciptakan lingkungan yang ramah bagi keluarga.

Pelatihan ini menghadirkan berbagai narasumber ahli dibidang ketahanan keluarga, psikologi diantaranya Prof. Dr. Ir. Euis Sunarti, M.Si (Ketua GiGa Indonesia), Milatul Ulfa, S.Si, Dr. Viena Rusmiati Hasanah, M.Pd, Ir. Iim Nurochimah, M.Si, Risda Rizkillah, M.Si, Siti Nurhidayah, S.Psi, M.Si, Rika Rahmawati, M.Psi., Psikolog, Rosyidah Carum, S.Psi, M.Psi., Psikolog.

Selain sesi presentasi, pelatihan ini juga dilengkapi dengan diskusi, role play konsultasi dengan beragam kasus yang dipandu oleh fasilitator ErTeKa yang memungkinkan peserta berbagi pengalaman dan melatih keterampilan konsultasi bila menghadapi klien dengan masalah terkait. Feedback dari para peserta merasa tercerahkan dan menunjukkan kesiapan dalam mengatasi isu-isu di keluarga dan masyarakat.

Relawan Titian Kebaikan (ErTeKa) GiGa Indonesia berkomitmen untuk terus mengadakan pelatihan dan program edukatif lainnya yang bertujuan untuk memberdayakan keluarga dan masyarakat luas. Kami percaya bahwa dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat, setiap keluarga dapat menjadi benteng yang kuat dalam melindungi anggotanya dari berbagai ancaman, termasuk perilaku seksual menyimpang. (*)

The post Bangun Keluarga Tangguh, GiGa Indonesia Gelar Pelatihan Perlindungan dari Perilaku Seksual Menyimpang appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
“Jangan Sampai Menyesal”, Lindungi yang Anda Cintai dari Perilaku Penyimpangan Seksual https://bekasimedia.com/2022/02/26/jangan-sampai-menyesal-lindungi-yang-anda-cintai-dari-perilaku-penyimpangan-seksual/ Sat, 26 Feb 2022 09:09:08 +0000 https://bekasimedia.com/?p=46124 BEKASIMEDIA.COM – Kejadian penyimpangan seksual semakin meningkat menghancurkan keluarga, mendatangkan kepiluan dan kenelangsaan yang mendalam...

The post “Jangan Sampai Menyesal”, Lindungi yang Anda Cintai dari Perilaku Penyimpangan Seksual appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Kejadian penyimpangan seksual semakin meningkat menghancurkan keluarga, mendatangkan kepiluan dan kenelangsaan yang mendalam tatkala anggota keluarganya yang dicintai dan dibanggakan mengaku lesbian atau gay (homoseksual).
Dunia berubah total. Andaikan ada upaya pemulihan dan pengobatan yang dilakukan akan membutuhkan energi, biaya dan waktu yang tidak sedikit, tetapi kehidupan tidak akan sama lagi.

Oleh karena itu agar “jangan sampai menyesal” perlu kita kenali bagaimana melakukan pencegahan dan perlindungan keluarga. Hal ini disampaikan oleh Prof.Dr.Ir.Euis Sunarti, Guru Besar Ketahanan Keluarga IPB University, sekaligus penulis buku “Jangan Sampai Menyesal” dalam acara bedah buku yang diselenggarakan secara online oleh Penggiat Keluarga Indonesia (GiGa), Sabtu, 26 Februari 2022.

Fenomena Perilaku Seksual Menyimpang (PSM) semakin marak dan meresahkan, karena mengancam sendi-sendi ketahanan keluarga. Berdasarkan laporan perkembangan HIV AIDS & PIMS di Indonesia, pada periode Januari-Maret 2021, jumlah kumulatif ODHA ditemukan (kasus HIV) sebanyak 427.201 orang, sedangkan jumlah kumulatif kasus AIDS sebanyak 131.417. Sebagian besarnya adalah kelompok umur 25 – 49 tahun (71,3%), berjenis kelamin laki-laki (69%), dimana sebanyak 27,2% adalah homoseksual yang merupakan kelompok populasi LSL (26,3%) dan Waria (0,9%). Jadi selain mengalami masalah psikis para perilaku penyimpangan seksual ini juga mengancam kesehatan.

Tetapi banyak keluarga yang tidak tahu ke mana mencari bantuan atau karena malu sehingga menghindari bantuan bahkan ada yang menolak bantuan, sehingga lambat laun pada akhirnya keluarga tersebut menjadi ”berdamai” dan akhirnya seakan “menerima” anaknya yang homo seksual atau transgender.

Lain halnya bila dialami pasangan suami-istri sering berakhir dengan perceraian, atau pemufakatan untuk menutupi keadaan dengan tetap berpura-pura sebagai suami istri dan ayah ibu bagi anaknya. Relakah kita? Tentu tidak.

Prof. Euis menulis secara lengkap agar para keluarga memahami bahwa PSM ini bisa disembuhkan karena bukan disebabkan faktor genetik tapi faktor lingkungan. Selain itu keluarga perlu mendeteksi PSM ini secara dini agar bisa diminimalisir dampak-dampak buruk yang akan dialami keluarga. Acara bedah buku ini juga menghadirkan para akademisi dari berbagai PT, artis, tokoh agama yang menguatkan upaya-upaya perlindungan keluarga dari perilaku penyimpangan seksual. ***

The post “Jangan Sampai Menyesal”, Lindungi yang Anda Cintai dari Perilaku Penyimpangan Seksual appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>