502 Bad Gateway


cloudflare
UU Ruzhanul Ulum Archives - BEKASIMEDIA.COM https://bekasimedia.com/tag/uu-ruzhanul-ulum/ Moderat Mencerdaskan Masyarakat Tue, 30 Aug 2022 03:12:26 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.7 https://bekasimedia.com/wp-content/uploads/2019/04/cropped-bekasimedia-512x512-32x32.png UU Ruzhanul Ulum Archives - BEKASIMEDIA.COM https://bekasimedia.com/tag/uu-ruzhanul-ulum/ 32 32 Wagub Jabar Sebut Nikah dan Poligami Solusi Tangkal HIV/ AIDS https://bekasimedia.com/2022/08/30/wagub-jabar-sebut-nikah-dan-poligami-solusi-tangkal-hiv-aids/ Tue, 30 Aug 2022 03:12:26 +0000 https://bekasimedia.com/?p=47195 BEKASIMEDIA.COM, BANDUNG – Menikah merupakan ibadah yang menjadi salah satu sunnah Rasulullah SAW. Pun setiap...

The post Wagub Jabar Sebut Nikah dan Poligami Solusi Tangkal HIV/ AIDS appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM, BANDUNG – Menikah merupakan ibadah yang menjadi salah satu sunnah Rasulullah SAW. Pun setiap ibadah pasti punya nilai kebaikan bagi yang menjalankannya. Tujuan lain dari ibadah menikah, juga untuk menjauhkan diri dari zina. Terbukti perzinahan membawa banyak mudharat, mulai dari penyakit kelamin menular, hingga paling parah terjangkit penyakit HIV/ AIDS.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum kepada bekasimedia.com, melalui sambungan telepon, Senin (29/8/2022) kemarin.

Fenomena HIV/ AIDS kini juga tengah menghebohkan masyarakat Kota Bandung. Dimana Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bandung membeberkan fakta bahwa dari 5.943 kasus positif HIV di Bandung selama periode 1991-2021, 11 persen diantaranya adalah Ibu Rumah Tangga (IRT).

Salah satu pemicunya adalah suami yang melakukan hubungan seks tidak menggunakan pengaman dengan pekerja seks. Selain IRT, 6,9 persen atau 414 kasus terjadi pada mahasiswa.

“Sekarang kan sedang viral di Bandung ternyata ibu-ibu banyak yang kena HIV/ AIDS. Kedua, anak-anak muda banyak juga yang kena,” ucap Wagub Jabar, di Kota Bandung, Senin (29/08/2022).

Menanggapi fenomena tersebut, Uu menegaskan bahwa dalam agama, khususnya Islam, perzinahan memang sangat dilarang. Maka pernikahan menjadi solusi untuk memelihara seseorang dari perbuatan zina.

Selain itu, upaya lainnya, sosialisasi, penyuluhan, ‘sex education’, atau pendidikan terkait seks harus lebih serius diberikan kepada generasi muda agar terhindar dari perbuatan terlarang itu.

“Allah SWT tidak akan membuat sebuah larangan kecuali kalau dilaksanakan akan mendapatkan kemudharatan, kemafsadatan, kepayahan, kerugian,” kata Wagub Jabar.

“Begitu juga Allah Swt tidak akan mengimbau melaksanakan sesuatu apakah itu ibadah sunnah, wajib, kecuali kalau dilaksanakan ada manfaat, mashlahat, kebarokahan, juga kebaikan, termasuk menikah tujuannya ibadah dan berpoligami tujuannya juga ibadah,” turur UU.

“Nah menurut Saya disamping harus ada pemahaman tentang bahaya HIV/ AIDS, kemudian juga tentang pendidikan seks terhadap masyarakat dan juga penyuluhan dari pemerintah tentang HIV/ AIDS, masyarakat sendiri harus mempunyai keberanian untuk bersikap,” sambungnya.

Maka untuk anak muda, saran Panglima Santri Jabar, apabila sudah tidak kuat ingin menyalurkan hasrat birahinya segerakanlah menikah. Karena menurut Uu, hasrat seksual memanglah hal biologis yang juga manusiawi. Akan tetapi tetap harus disalurkan dengan cara yang benar sesuai syariat agama.

Belum lagi, di era digital, mudah ditemui konten-konten yang menarik perhatian mata dan membangkitkan hasrat seksual. Sisi lain kecanggihan teknologi juga memudahkan akses generasi muda yang ingin ‘nakal’ berselancar menemukan hal-hal berbau ‘memancing hasrat.’

Uu juga mendorong keluarga di Jabar agar memberikan dukungan bila ada anak di keluarganya yang ada keinginan menikah, maka didukung saja ketimbang terjadi hal yang tidak diharapkan di luar pernikahan.

“Saya berharap kepada anak-anak muda kalau kebelet kawin saja, orang tua memberikan dukungan jangan dihalang-halang, kalau dihalang semacam itu, khawatir lebih parah lagi (dampaknya),” katanya.

“Nikah muda juga belum tentu sengsara, berantakan, apalagi kalau nikahnya niatnya ibadah. Sekalipun sedang kuliah, atau belum dapat kerja atau lainnya kalau sudah kebelet ya bagaimana,” sambung Uu.

Selanjutnya, melihat fenomena kaum Ibu Rumah Tangga (IRT) yang juga banyak tertular HIV/ AIDS, maka salah satu solusinya adalah agar suami tidak ‘jajan sembarangan’. Adapun bila suami tidak cukup dengan satu pasangan maka agama pun mengizinkan suami berpoligami, dengan syarat dan sejumlah catatan besar seperti harus mampu adil dan bijaksana.

Poligami adalah pro kontra keberadaannya dan memang kita paham dan wajar sebagai fitrah manusia, tetapi itu adalah sebuah pilihan yang disediakan oleh Allah SWT untuk kita. Kedua, sebagai bentuk peningkatan keimanan dan ketaqwaan.

Wagub juga mengusulkan adanya pesantren bagi mahasiswa di kampus atau perguruan tinggi.

“Dari pada seolah-olah dia (suami) tidak suka begitu, tapi akhirnya kena (HIV/AIDS) ke istrinya sendiri, toh agama juga memberikan lampu hijau asal siap adil kenapa tidak? Makanya dari pada ibu kena (HIV/ AIDS) sementara ketahuan suami seperti itu mendingan diberikan keleluasaan untuk poligami,” ucapnya.

Oleh karena itu menurut Uu, sosok suami harus mampu berkomunikasi dengan istrinnya kalau memang merasa punya kemampuan untuk berpoligami.

Namun, kembali Uu mengaskan jika pernikahan harus dengan niat ibadah, apalagi nikah punya sejumlah kaidah, seperi kaidah menjaga keturunan, hingga menjaga kehormatan.

“Kalau perlu, masyarakat ingin nikah tidak ada biaya kenapa tidak, saya akan konsultasi dengan pak Gubernur untuk ada program (nikah masal) itu, kita kan pemerintah harus respon terhadap keinginan masyarakat, kalau perlu Pemprov mengadakan nikah masal bagi yang tidak punya biaya,” tuturnya.

Uu juga mengungkap bahwa kunci sukses rumah tangga adalah rasa saling memahami antara suami istri. “Dalam rumah tangga tidak ada manajemen yang pasti, hanya suami memahami istri, lalu istri memahami suami, termasuk memahami kebutuhan suami,” pungkasnya. (*)

The post Wagub Jabar Sebut Nikah dan Poligami Solusi Tangkal HIV/ AIDS appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
Panglima Santri Jabar: Tak Elok Tasbihkan Adzan Dengan Gonggongan Anjing https://bekasimedia.com/2022/02/24/panglima-santri-jabar-tak-elok-tasbihkan-adzan-dengan-gonggongan-anjing/ Thu, 24 Feb 2022 05:26:19 +0000 https://bekasimedia.com/?p=46018 Uu Ruzhanul Minta Kemenag Lebih Bijak Buat Aturan BEKASIMEDIA.COM – KOTA BANDUNG – Menanggapi pernyataan...

The post Panglima Santri Jabar: Tak Elok Tasbihkan Adzan Dengan Gonggongan Anjing appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
Uu Ruzhanul Minta Kemenag Lebih Bijak Buat Aturan

BEKASIMEDIA.COM – KOTA BANDUNG – Menanggapi pernyataan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas yang mengumpamakan suara adzan sama mengganggunya dengan gonggongan anjing, Panglima Santri Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum angkat bicara. Menurutnya, adalah tak elok mengandaikan adzan mengganggu seperti gonggongan anjing.

Pak Uu –sapaan karibnya– menegaskan bahwa gangguan dari gonggongan anjing sangat berbeda dengan suara adzan dari pengeras suara (toa speaker). Bahkan menurutnya, suara adzan terbukti banyak menuntun orang untuk masuk Islam dan menjadi mualaf.

“Tidak elok mentasbihkan adzan dengan gonggongan anjing, karena mengganggunya gonggongan anjing dan suara adzan akan berbeda di telinga,” ujar Pak Uu di Gedung Sate Kota Bandung, Kamis (24/2/2022).

“Bahkan banyak orang masuk Islam karena suara adzan. Oleh karena itu, Menteri Agama mohon bijaksana dalam membuat statement,” sambungnya.

Pak Uu juga mengutarakan pendapatnya terkait diterbitkannya Surat Edaran Menteri Agama No SE 05 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala. Ia meminta pihak Kementerian Agama (Kemenag) agar lebih bijak dalam membuat aturan.

Pak Uu mengungkapkan, Surat Edaran ini menuai pro dan kontra dari berbagai pihak, sehingga memicu kegaduhan. Terutama, katanya, _timing_ penerbitan Surat Edaran ini dinilai kurang tepat karena menjelang bulan suci Ramadhan.

“Kalau boleh, Kemenag jangan bikin gaduh, karena umat Islam sekarang sedang siap-siap menghadapi bulan Ramadhan,” kata Pak Uu.

“Memang masalah surat edaran pemakaian speaker ada yang setuju, ada yang tidak. Tetapi justru pro kontranya itu yang bikin gaduh dan ramai,” tuturnya.

Pak Uu mengatakan, pihak Kemenag seyogyanya melibatkan tokoh-tokoh agama dari berbagai daerah di seluruh Indonesia untuk berdiskusi sebelum membuat aturan. Dengan demikian, aturan akan lebih mudah diterapkan dan ditaati, meski surat edaran tidak memiliki kekuatan hukum.

“Paling tidak ada komunikasi dulu dengan tokoh agama atau pemuka masyarakat lainnya. Jangan tiba-tiba (keluarkan) edaran, masyarakat banyak yang bertanya pada saya,” ujar Pak Uu.

“Sekalipun secara hierarki surat edaran tidak memiliki kekuatan hukum, tetapi masyarakat banyak yang resah dengan hal semacam ini,” sebutnya.

Lebih lanjut Pak Uu menyarankan agar pihak Kemenag lebih menitikberatkan penyusunan aturan terkait pemanfaatan masjid dan musala jelang Ramadhan, namun disesuaikan dengan kondisi perkembangan pandemi Covid-19. Menurutnya, langkah tersebut lebih bijak untuk dilakukan di negara dengan penduduk mayoritas muslim ini.

Kendati demikian, Pak Uu yang juga Wakil Gubernur Jawa Barat ini menyatakan siap untuk mengikuti aturan surat edaran tersebut, sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat.

“Kalau saya selaku perintah akan mengikuti apa yang diinstruksikan oleh pemerintah pusat, karena kami merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah pusat,” pungkas Pak Uu.

“Saya harap Kemenag lebih bijaksana dalam mengambil keputusan pengaturan agama di Indonesia yang mayoritas muslim. Lebih baik kita persiapkan umat Islam menghadapi bulan suci Ramadhan, surat edaran masjid harus dipersiapkan untuk salah tarawih dan sebagainya. Itu akan lebih mengena dan adem pada masyarakat,” imbuhnya.

Pak Uu juga mengajak Kemenag untuk mengalihkan fokus penyusunan kebijakan pada permasalahan keberpihakan pemerintah untuk pondok pesantren, pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana madrasah ibtidaiyah, tsanawiyah dan aaliyah, hingga isu toleransi di beberapa daerah yang dianggap rawan.

“Mungkin masih banyak hal-hal yang harus diatur oleh pemerintah lewat Kemenag, seperti tentang pesantren-pesantren salafiyah yang tidak ada sekolahnya. Madrasah ibtidaiyah, tsanawiyah dan aaliyah swasta yang kekurangan guru dan sarana prasarana. Kemudian juga tentang daerah-daerah yang dianggap toleransinya rawan,” papar Pak Uu.

Jelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri, kata Pak Uu, penggunaan speaker masjid dan musala menjadi sangat vital, karena menjadi momentum syiar Islam. Sehingga jika ada pihak yang merasa terganggu dengan penggunaan speaker masjid, Pak Uu harapkan rasa saling menghargai masyarakat lebih ditingkatkan.

“Di bulan Ramadhan dan lebaran nanti, penggunaan speaker pasti lebih banyak, kan sebagai syiar nuansa Ramadhan. Kalau memang ada umat Islam atau non muslim yang merasa terganggu,, disinilah kita harus lebih saling menghargai,” ungkapnya.

Seperti diberitakan, Kementerian Agama menerbitkan surat edaran pemakaian speaker yang mengatur tentang volume pengeras suara di masjid dan musala maksimal 100 dB (desibel). Selain itu, surat edaran ini juga mengatur penggunaan speaker di waktu adzan, serta durasi pemakaian pengeras suara maksimal 10 menit.

The post Panglima Santri Jabar: Tak Elok Tasbihkan Adzan Dengan Gonggongan Anjing appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
Ridwal Kamil Siap Pilpres 2024, Uu Ruzhanul : “Giliran Orang Sunda jadi Presiden” https://bekasimedia.com/2022/01/25/ridwal-kamil-siap-pilpres-2024-uu-ruzhanul-giliran-orang-sunda-jadi-presiden/ Mon, 24 Jan 2022 22:24:48 +0000 https://bekasimedia.com/?p=45743 BEKASIMEDIA.COM – Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul siap mendukung Gubernur Jawa Barat, Ridwal Kamil...

The post Ridwal Kamil Siap Pilpres 2024, Uu Ruzhanul : “Giliran Orang Sunda jadi Presiden” appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul siap mendukung Gubernur Jawa Barat, Ridwal Kamil maju dalam Pemilihan Presiden tahun 2024 yang akan mendatang.

Menurut Uu Ruzhanul, Ridwal Kamil adalah sosok inovatif yang memiliki dimensi ‘kumplit’. Dengan bukti selalu memberikan inovasi pembaharuan dalam membangun daerah, ia layak dalam memimpin negara lebih baik dan sejahtera.

Uu Ruzhanul berharap, Ridwal Kamil hadir dengan inovasi yang baru untuk bangsa Indonesia. “Saya sebagai partner beliau, memandang layak sosok Ridwan Kamil menjadi pimpinan Indonesia,” ungkapnya di Kota Bandung pada Jumat (21/1/2022).

Berdasarkan pandangan agama, Uu Ruzhanul berpendapat bahwa Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil termasuk katagori ‘Basthotan Fil Ilmi, Wa Basthotan Fil Jasadi’ yang artinya sosok yang punya karakter keilmuan dan struktur fisik yang prima.

Ridwan Kamil adalah sosok yang mudah diajak kerja sama dan dapat merangkul berbagai kalangan. Terbukti dengan bukan hanya kegiatan skala regional dan nasional saja, bahkan skala internasional kerap diikuti sosok pemimpin inovatif tersebut. Pergaulan secara global pun sudah mampu ia lakukan.

Panglima Santri Jabar menyebutkan dimensi kepemimpinan yang dimiliki Ridwal Kamil. “Beliau adalah teknokrat, politisi, birokrat, dan paham agama. Negara Indonesia yang memiliki banyak penduduk dalam berbeda agama, suku, dan ras perlu memiliki sosok pemimpin dengan dimensi tersebut.” ujarnya.

Saat ini saja Jawa Barat kerap muncul sebagai pemerintah provinsi yang unggul dalam sejumlah sektor pembangunan. Tentunya berkat inovasi dan kerja sama berbagai pihak dibawah kepemimpinan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

“Mari, Presiden Indonesia giliran orang Sunda, adapun partai yang mengusung saya sudah tahu karena saya sering bertemu dengan beliau tapi belum saatnya untuk menyebutkan. Bergabung dengan siapa, saya sudah tahu. Siapa ‘gegeden’ (orang besar) pendukungnya, saya sudah tahu.” ujar Uu Ruzhanul.

Uu Ruzhanul menganggap sudah sejak lama belum ada sosok dari Jawa Barat yang berani maju ke kancah nasional. Dalam mendukung Ridwan Kamil untuk memimpin bangsa, ia meminta restu, dukungan, dan doa dari seluruh warga Jabar, terutama warga Sunda yang tersebar di seluruh Nusantara.

“Saya minta warga Jawa Barat di manapun berada mendorong dan mendoakan kesuksesan Pak Emil menjadi Presiden Indonesia. Beliau berhasil, saya siap menjadi Gubernur Jawa Barat. Akan tetapi saya tetap meminta kepada masyarakat ikhtiar dan mendoakan. Kita berusaha angkat tangan untuk ikhtiar langit dan angkat kaki untuk ikhtiar bumi. Jangan ragukan kader Sunda pemimpin Negara Indonesia.” ujarnya. (*)

The post Ridwal Kamil Siap Pilpres 2024, Uu Ruzhanul : “Giliran Orang Sunda jadi Presiden” appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
Duka Uu Ruzhanul Atas Wafatnya Wali Kota Bandung https://bekasimedia.com/2021/12/10/duka-uu-ruzhanul-atas-wafatnya-wali-kota-bandung/ Fri, 10 Dec 2021 11:13:19 +0000 https://bekasimedia.com/?p=45432 BEKASIMEDIA.COM – KOTA BANDUNG — Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengucapkan...

The post Duka Uu Ruzhanul Atas Wafatnya Wali Kota Bandung appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – KOTA BANDUNG — Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Wali Kota Bandung Oded M Danial dalam usia 59 tahun di Masjid Raya Mujahidin, Jalan Sancang, Kota Bandung, Jumat (10/12/2021) siang.

“Saya Wagub Jabar mengucapkan belasungkawa atas wafatnya salah satu tokoh Jabar, yaitu Wali Kota Bandung yang dikenal dengan nama Mang Oded,” kata Pak Uu –sapaan Wagub Jabar.

Mang Oded meninggal dunia saat hendak naik mimbar sebagai khatib salat Jumat. Pak Uu mengatakan, Mang Oded tutup usia dalam keadaan syahid di hari baik. Ia berdoa semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran.

“Beliau wafat saat akan memberikan khutbah Jumat di Bandung. Insya Allah beliau husnul khotimah. Meninggal di hari baik, saat melakukan ibadah,” ucap Pak Uu.

“Semoga Allah melapangkan kuburnya dan mengampuni dosanya serta memberikan kesabaran dan kekuatan pada keluarga yang ditinggalkan,” imbuhnya.

Jenazah Mang Oded disemayamkan di Pendopo Wali Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum Alun-Alun Kota Bandung, rencananya akan dikebumikan di kampung halamannya di Tasikmalaya.

Mang Oded lahir di Kabupaten Tasikmalaya 15 November 1962 menamatkan sekokah dasar hingga SMA di Tasikmalaya, kemudian menempuh bangku kuliah di Universitas Pasundan Bandung.

Mengawali karier politik resminya dengan menjadi anggota DPRD Kota Bandung dari fraksi PKS, kemudian terpilih menjadi Wakil Wali Kota Bandung mendampingi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, masa jabatan 2013 – 2018.

Tahun 2018 Mang Oded terpilih menjadi Wali Kota Bandung bersama Wakilnya Yana Mulyana, untuk masa bakti 2018 – 2023. Sementara Ridwan Kamil menjadi Gubernur Jabar untuk periode yang sama dan dilantik pada hari yang hampir sama. Mang Oded meninggalkan satu orang istri Siti Muntamah Oded yang bertugas sebagai anggota DPRD Jabar, serta tujuh orang anak.

HUMAS JABAR

The post Duka Uu Ruzhanul Atas Wafatnya Wali Kota Bandung appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>