502 Bad Gateway


cloudflare
Relawan Archives - BEKASIMEDIA.COM https://bekasimedia.com/tag/relawan/ Moderat Mencerdaskan Masyarakat Tue, 11 Mar 2025 01:41:18 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.7 https://bekasimedia.com/wp-content/uploads/2019/04/cropped-bekasimedia-512x512-32x32.png Relawan Archives - BEKASIMEDIA.COM https://bekasimedia.com/tag/relawan/ 32 32 Respon Pemerintah Minim Atasi Banjir di Bekasi Selatan, Sejumlah Relawan Turun Tangan https://bekasimedia.com/2025/03/11/respon-pemerintah-minim-atasi-banjir-di-bekasi-selatan-sejumlah-relawan-turun-tangan/ https://bekasimedia.com/2025/03/11/respon-pemerintah-minim-atasi-banjir-di-bekasi-selatan-sejumlah-relawan-turun-tangan/#respond Tue, 11 Mar 2025 01:41:18 +0000 https://bekasimedia.com/?p=55361 BEKASIMEDIA.COM – Selasa, (11/3/2025) Banjir besar yang melanda wilayah di Perum Jaka Setia Kencana, Bekasi...

The post Respon Pemerintah Minim Atasi Banjir di Bekasi Selatan, Sejumlah Relawan Turun Tangan appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Selasa, (11/3/2025) Banjir besar yang melanda wilayah di Perum Jaka Setia Kencana, Bekasi Selatan, menjadi bencana yang menguji solidaritas kemanusiaan. Air yang meluap dari tanggul akibat hujan deras sejak dini hari merendam ratusan rumah hingga nyaris tak bersisa. Situasi darurat ini mendorong berbagai elemen masyarakat untuk turun tangan memberikan bantuan bagi para penyintas yang terdampak.

Sejumlah organisasi profesi, filantropi hingga penanggulangan bencana langsung bergerak cepat, berkolaborasi dalam aksi kemanusiaan yang dimulai pada hari Minggu, 9 Maret 2025 sejak pagi hingga waktu berbuka puasa bersama.

Organisasi yang terlibat dalam aksi ini meliputi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Banten bersama Badan Reaksi Cepat (Baret ICMI Banten), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Satuan Relawan Gerak Cepat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (SARGAP IAKMI), Apoteker Tanggap Bencana (ATP), Relawan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), Sahabat Relawan Indonesia, Tim Icikiwir, Phapros, Praktisi Kesehatan Masyarakat serta Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI). Para relawan datang dari berbagai daerah, termasuk dari Banten, dengan beberapa di antaranya telah berada di lokasi sejak Sabtu, 8 Maret 2024.

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, banjir terjadi secara tiba-tiba pada dini hari. Sekitar pukul 02.00 WIB, warga mulai menginformasikan bahwa air sungai mulai naik dengan cepat akibat intensitas hujan yang sangat tinggi. Namun, dalam waktu singkat, air meluap melewati tanggul dan membanjiri rumah-rumah warga.

Pada pukul 03.00 WIB, air sudah mencapai dada orang dewasa dan terus naik hingga menenggelamkan ratusan rumah hingga tak bersisa.
Kondisi ini membuat warga tidak memiliki waktu cukup untuk melakukan evakuasi mandiri. Banyak di antara mereka terjebak di dalam rumah dalam kondisi darurat. Beberapa korban mengalami luka ringan hingga berat akibat terkena pecahan kaca dan benda tajam, sementara lainnya mengeluhkan gejala diare, muntah-muntah, pusing, mual, serta gatal-gatal akibat paparan air banjir yang kotor.

Aksi Kemanusiaan yang Membawa Harapan

Dalam kondisi yang penuh keterbatasan, para relawan yang tergabung dalam beberapa organisasi profesi, filantropi hingga penanggulangan bencana berupaya semaksimal mungkin untuk membantu korban terdampak. Aksi kemanusiaan yang dilakukan meliputi, Distribusi bantuan sosial (baksos) dengan membagikan ratusan paket sembako dan kebutuhan pokok diberikan kepada warga terdampak untuk, membantu mereka bertahan dalam situasi sulit ini.

Lalu ada Pemeriksaan kesehatan gratis, Tim medis dari berbagai organisasi seperti Dokter, Apoterker, Perawat, Praktisi Kesehatan Masyarakat dan lainnya memberikan layanan kesehatan bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat banjir, termasuk penyakit kulit, infeksi, serta keluhan pencernaan.

Tidak lupa juga dengan pembagian alat kebersihan sebagai upaya pencegahan penyakit pasca-banjir, relawan menyalurkan alat kebersihan agar warga dapat mulai membersihkan lingkungan mereka dari sisa sisa banjir yang melanda wilayah mereka.

Hingga terkahir yaitu distribusi makanan cepat saji dan takjil pada sore hari menjelang berbuka puasa, ratusan paket makanan dan takjil dibagikan kepada para penyintas agar mereka tetap dapat menjalankan ibadah puasa meski dalam situasi sulit.

Tak hanya menyalurkan bantuan, para relawan juga memberikan dukungan moral bagi warga yang terdampak. Mereka mendengarkan cerita para korban, membantu anak-anak agar tetap ceria meski dalam kondisi darurat, serta menguatkan semangat gotong royong di antara warga.

Minimnya respons pemerintah, warga butuh perhatian lebih
meski aksi kemanusiaan ini memberikan bantuan yang signifikan, kondisi di lapangan masih sangat memprihatinkan. Banyak rumah warga yang mengalami kerusakan berat akibat terendam banjir hingga menyisakan atapnya saja. Kerugian material dan non-material yang dialami warga tidak terhitung jumlahnya.

Yang lebih memprihatinkan, hingga saat ini belum ada bantuan resmi dari pihak pemerintah daerah atau instansi terkait untuk membantu proses evakuasi dan pemulihan pasca-banjir di wilayah ini.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa penanganan bencana harus lebih sigap dan terstruktur. Kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat telah membuktikan bahwa solidaritas kemanusiaan mampu menjadi penolong di saat genting. Namun, dukungan dari pemerintah tetap dibutuhkan agar proses pemulihan dapat berjalan lebih efektif.

Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan adalah kunci dalam menghadapi bencana. Dengan semangat gotong royong, harapan untuk bangkit kembali tetap menyala bagi warga Bekasi Selatan yang terdampak banjir ini.

Tragedi ini mengingatkan kita bahwa bencana bisa datang kapan saja tanpa peringatan. Namun, dalam setiap ujian, selalu ada harapan yang muncul dari tangan-tangan yang saling membantu. Aksi kemanusiaan ini tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan rasa empati dan kebersamaan di tengah kesulitan.

Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah, untuk lebih siap dalam menghadapi dan menangani bencana di masa depan. Solidaritas dan kepedulian adalah kunci untuk melewati segala tantangan bersama.

Penulis: Adipatra Kenaro Wicaksana

The post Respon Pemerintah Minim Atasi Banjir di Bekasi Selatan, Sejumlah Relawan Turun Tangan appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2025/03/11/respon-pemerintah-minim-atasi-banjir-di-bekasi-selatan-sejumlah-relawan-turun-tangan/feed/ 0
Masih Banyak Korupsi Era Tri Adhianto, Aktivis Alihkan Dukungan ke Heri-Sholihin https://bekasimedia.com/2024/11/09/masih-banyak-korupsi-era-tri-adhianto-aktivis-alihkan-dukungan-ke-heri-sholihin/ https://bekasimedia.com/2024/11/09/masih-banyak-korupsi-era-tri-adhianto-aktivis-alihkan-dukungan-ke-heri-sholihin/#respond Sat, 09 Nov 2024 09:08:02 +0000 https://bekasimedia.com/?p=54579 BEKASIMEDIA.COM – Relawan Aliansi Bekasi Terpadu (ABT) merupakan gabungan berbagai elemen masyarakat seperti masyarakat berbasis...

The post Masih Banyak Korupsi Era Tri Adhianto, Aktivis Alihkan Dukungan ke Heri-Sholihin appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Relawan Aliansi Bekasi Terpadu (ABT) merupakan gabungan berbagai elemen masyarakat seperti masyarakat berbasis nasionalis, non muslim, para relawan calon walikota yang tidak tergabung dengan partai politik, aktivis buruh dan aktivis 98. Relawan ABT akhirnya mengalihkan dukungan ke Heri Koswara – Sholihin di Pilkada 2024.

Ketua ABT, Rapolo Junius mengungkapkan alasan utamanya memilih Heri-Sholihin, sebab menduga adanya indikasi tindak pidana korupsi pada calon walikota lainnya, Tri Adhianto dan Uu Saeful Mikdar.

“Di mana kita ketahui bersama, bahwa Pemimpin Kota Bekasi sebelumnya sudah dua kali terjerat kasus korupsi, sehingga Kota Bekasi dicap sebagai kota penghasil pemimpin koruptor,” kata Rapolo dalam rilis yang diterima media, Sabtu (9/11/2024).

Rapolo juga menyoroti program yang ditawarkan Heri-Sholihin, yang akan memberlakukan sistem transaksi non tunai dalam pengelolaan anggaran pemerintah Kota Bekasi, memberantas praktik suap dalam perizinan dan mengaktifkan Satgas Anti Korupsi.

Selain masalah korupsi, dirinya juga menjelaskan Heri-Sholihin akan menjamin kebebasan beribadah untuk semua agama. Menyelesaikan permasalahan terkait pembangunan rumah ibadah dan membangun Kampung Pancasila di Kampung Sawah.

Selain itu, rencananya Heri-Sholihin akan membangun Universitas Negeri Bekasi yang berkolaborasi dengan Pemerintah Pusat.

Sebagai informasi, relawan ABT kini telah memiliki pengurus Presidium tingkat Kota Bekasi dan 12 Presidium di tingkat Kecamatan serta memiliki 56 perwakilan di tingkat Kelurahan.

“Maka dari itu, perangkat perjuangan kami dari tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan, akan terus kami gerakkan ke seluruh pelosok Kota Bekasi. Untuk mengajak warga Kota Bekasi memilih Heri-Sholihin,” ujarnya.

The post Masih Banyak Korupsi Era Tri Adhianto, Aktivis Alihkan Dukungan ke Heri-Sholihin appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/11/09/masih-banyak-korupsi-era-tri-adhianto-aktivis-alihkan-dukungan-ke-heri-sholihin/feed/ 0
Relawan Indonesia (Relindo) Korwil Barat Kabupaten Banyumas Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana https://bekasimedia.com/2024/07/02/relawan-indonesia-relindo-korwil-barat-kabupaten-banyumas-gelar-pelatihan-mitigasi-bencana/ https://bekasimedia.com/2024/07/02/relawan-indonesia-relindo-korwil-barat-kabupaten-banyumas-gelar-pelatihan-mitigasi-bencana/#respond Tue, 02 Jul 2024 06:35:26 +0000 https://bekasimedia.com/?p=53670 BEKASIMEDIA.COM – Dalam rangka menguatkan tim Relawan Indonesia (Relindo) Korwil Barat Kabupaten Banyumas menggelar pelatihan...

The post Relawan Indonesia (Relindo) Korwil Barat Kabupaten Banyumas Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
BEKASIMEDIA.COM – Dalam rangka menguatkan tim Relawan Indonesia (Relindo) Korwil Barat Kabupaten Banyumas menggelar pelatihan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengokohan ideologi kebangsaan relawan tanggap bencana bertempat di rumah makan Jegangan Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, dan Danau Situ Elok Pernasidi (Sabtu dan Ahad, 29-30 Juni 2024).

Seratus relawan dari 27 kecamatan se-kabupaten Banyumas mengikuti pelatihan tersebut. Mereka dilatih oleh Instruktur Relindo Magelang dan Banyumas. Penguatan wawasan kebangsaan dilaksanakan dalam bentuk sharing bersama di hari pertama di RM Jegangan Pernasidi.

Di hari kedua, rangkaian kegiatan dilanjutkan praktek _water rescue_ yakni tehnik mendayung dan mengangkat korban dari air ke dalam perahu di Danau Situ Elok Pernasidi.

Ketua Relindo Kabupaten Banyumas, Sutrisno menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan latihan mitigasi kebencanaan dan penguatan wawasan kebangsaan bagi para relawan.

“Wawasan kebangsaan ini diberikan untuk menguatkan spirit yang ingin kita tanamkan bahwa bantuan kemanusiaan yang kita berikan tidak memandang ras, suku dan agama, melainkan kita saling membantu sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Kita juga memberikan peserta aktifitas latihan fisik dan water rescue melalui kegiatan mendayung simulasi penyelamatan korban bencana,” papar Trisno.

Menurut Ketua Relindo Korwil Barat, Umar Tajudin agenda ini menjadi kesempatan silaturahim sekaligus ajang merekrut relawan baru dan penguatan relawan lama.

“Intinya relawan Indonesia diharapkan bisa membantu masyarakat dalam mengantisipasi dan mengatasi kondisi darurat bencana dimanapun berada melalui koordinasi dan kerjasama tanggap dan sigap,” pungkas Umar.

Bencana yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia menjadi perhatian serius Relawan Indonesia (Relindo) yang berdiri sejak 7 April 2011 lalu. (Tanti)

The post Relawan Indonesia (Relindo) Korwil Barat Kabupaten Banyumas Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana appeared first on BEKASIMEDIA.COM.

]]>
https://bekasimedia.com/2024/07/02/relawan-indonesia-relindo-korwil-barat-kabupaten-banyumas-gelar-pelatihan-mitigasi-bencana/feed/ 0