Raih Peringkat 5 Besar, Pelajar di Kota Bekasi Putus Sekolah Karena Ijazah Ditahan

(kiri) Izam Sari dan Cindy kirana Sari, (Kanan) Warisah dan Nur Sagita

BEKASIMEDIA.COM – Di tengah hiruk pikuk pelajar di hari pertama masuk sekolah, dua orang remaja perempuan di kota Bekasi harus rela tidak melanjutkan sekolah lantaran ijazah masih ditahan. Adalah Nur Sagita dan Cindy Kirana Sari, dua pelajar asal Bekasi Jaya yang terpaksa tidak bisa melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Atas karena belum membayar tunggakan SPP SMP sehingga belum boleh mengambil ijazah mereka.

Nur dengan Cindy yang selama tiga tahun telah menyelesaikan masa sekolah menengah pertama di salah satu SMP sekitar Bekasi Jaya tersebut mengaku sedih karena hanya bisa melihat teman-temannya mulai masuk sekolah.

Saat ditemui di kediaman keduanya, kontrakan di Jl. K.H. Mas Mansyur RT 05/RW 01, Bekasi Jaya, Bekasi Timur pada Senin (16/7/2018), Warisah, ibu dari Nur Sagita dan Izam Sari ibu dari Cindy membenarkan bahwa ijazah dan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) tidak dapat diambil karena mereka belum mampu melunasi tunggakan pembayaran sekolah.

“Pihak sekolah tidak mau memberikan kalau tidak dilunasi dia nggak mau kalau baru setengah-setengah maunya sekalian brek semuanya gitu,” kata Warisah.

Adapun tunggakan pembayaran yang belum terselesaikan dari 2 pelajar tersebut sebesar 5 juta rupiah.

Kedua ibu tersebut berharap anaknya masih bisa melanjutkan sekolah, belum lagi memang keduanya meraih NEM yang tidak buruk dan Nur Sagita bahkan bisa berada di jajaran peringkat 5 besar di sekolahnya dulu.

“Setidaknya bisa minta fotokopiannya dulu untuk bisa lanjut sekolah tetapi pihak sekolah tetep tidak bisa memberi karena katanya trauma yang sudah-sudah katanya nggak diambil ijazahnya,” tambah Izam Sari.

Kedua orangtua pelajar tersebut hanya mampu berharap anak-anaknya bisa melanjutkan ke jenjang sekolah menengah atas. (cj/pon)

Be the first to comment on "Raih Peringkat 5 Besar, Pelajar di Kota Bekasi Putus Sekolah Karena Ijazah Ditahan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*