Kepsek SMPN 34 Kota Bekasi Ungkap Persiapan Terima Peserta Didik Inklusi

SMPN 34 Kota Bekasi terima pendaftaran siswa inklusi

BEKASIMEDIA.COM – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 34 Kota Bekasi tahun ini membuka pendaftaran bagi peserta didik berkebutuhan khusus (inklusi). Hal ini diungkapkan Kepala SMPN 34 Kota Bekasi, Madani Hasmi pada Selasa (3/7/2018).

“SMPN 34 bukan sekolah inklusi tetapi SMP negeri yang menerima siswa inklusi.
Kalau sekolah inklusi kan seluruh siswa inklusi. kalau ini kan memfasilitasi siswa inklusi yang ada di sekitar SMPN 34, agar tidak terlalu jauh sekolahnya,” jelas Madani saat ditemui di SMPN 34 Kota Bekasi, Wibawa Mukti, Jatiasih pada Selasa (3/7/2018).

Madani menjelaskan SMPN 34 hanya diberi porsi 2 persen dari seluruh daya tampung yakni 9 rombel. Sekolah ini ditunjuk karena kebetulan berdekatan dengan Sekolah Dasar yang memiliki kurang lebih 39 siswa inklusi dan tahun ini meluluskan 6 orang. Perbedaannya, jika siswa reguler menempuh jalur PPDB online, para siswa inklusi ini mendaftar secara manual.

“Daya tampung kita sekitar 342, 9 rombel x 38, kan tidak seberapa cuma bisa menerima 7 orang (siswa inklusi), maka harus dibuat juknis, diterapkan juknis. Dan mungkin sekali orang di luar Jatimekar, Jati Kramat, Jatiasih mendaftar ke sini. tapi kan tidak bisa, karena berbenturan dengan kuota dan pengaturan dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi, karena satu lagi pertimbangannya domisili. Ketika SMP 34 yang ditunjuk, maka kebijakan ini kita amankan,” imbuhnya.

Madani mengaku untuk menerima siswa inklusi ada persiapan yang harus sekolah siapkan untuk memastikan kenyamanan belajar para peserta didik.

“Kita perlu tahu siswa butuhnya apa? katakanlah infrastruktur, misal bagi mereka yang menggunakan kursi roda berarti harus kami siapkan trek kursi roda, tongkat bagi mereka yang tunadaksa sehingga akses ke kelas nyaman, ya yang penting mereka nyaman,” jelasnya.

Selain infrastruktur, sekolah juga berupaya mengoptimalkan peran guru-guru yang ada sehingga proses pembelajaran tetap bisa berjalan dengan lancar.

“Saya sudah berpesan kepada teman-teman guru, mereka anak-anak yang luar biasa. orangtua mereka juga luar biasa. Kita sekarang jadi orangtua mereka jadi harus bisa. Sebisa mungkin terus dicari metodenya,” terang Madani.

Madani mengaku ini amanah dari dinas pendidikan untuk sekolahnya. Ia menyadari bahwa pendidikan memang harus merata bagi semua dan pemerintah terus berupaya mengoptimalkan program tersebut.

“Kita juga harus buka akses bagi mereka agar bisa mengenyam pendidikan, di samping karena belum ada SMP negeri yang khusus siswa inklusi. Ya kita fasilitasi, tapi saya yakin seiring jalan kita akan temukan metode terbaik, agar siswa inklusi juga nyaman, misalnya nanti berkoordinasi dengan Disdik apa saja yang dibutuhkan,” tukasnya.

Kedepan ia berharap pemerintah bisa mewujudkan rencana membuka sekolah khusus anak-anak luar biasa tersebut.

“Kedepan, mudah-mudahan pemerintah buka sekolah inklusi. syukur-syukur bisa satu kecamatan ada satu sekolah inklusi dan gurunya juga yang khusus dididik untuk menangani siswa inklusi.” pungkasnya. (*)

Be the first to comment on "Kepsek SMPN 34 Kota Bekasi Ungkap Persiapan Terima Peserta Didik Inklusi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*