KAMMI Bekasi Surati 56 Lurah Minta Hindari Money Politics dan Netral di Pilkada 2018

BEKASIMEDIA.COM – Memasuki hari tenang, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Bekasi Kota datangi Kantor-kantor Kelurahan yang berada dalam lingkup Kota Bekasi, pada Senin (25/6/2018). Organisasi mahasiswa dan kepemudaan ini mengirimkan surat kepada para Lurah.

Ketua Umum KAMMI Bekasi, Egi Gustiana Putra menerangkan bahwa pihaknya mengirimkan surat kepada 56 kelurahan dari 12 kecamatan yang ada di Kota Bekasi. Hal tersebut ungkanya, merupakan komitmen KAMMI dalam mengawal demokrasi hingga tataran desa.

Sementara, Kepala Departemen Kebijakan Publik, Banter Adis mengungkapkan, surat tersebut berisi himbauan bahkan ancaman kepada para Lurah agar tidak melakukan pelanggaran dan dapat menjaga ketertiban serta keamanan pada saat hari pemilihan.

“Kami minta para lurah untuk menghindari politik uang, suap, gratifikasi. Apalagi ikut kampanye. Para Lurah juga harus mengawasi para Ketua RT/RW dan masyarkatnya agar tidak menerima uang dari Timses,” terang Adis.

Dalam surat tersebut juga KAMMI mengancam akan melaporkan lurah kepada Panwalu, KPU dan Kepolisian.

“Jika kita melihat mereka tidak bersikap netral dan melakukan pelanggaran politik uang bahkan menjadikan perangkat desa atau dana desa sebagai alat kampanye paslon, kami akan laporkan,” katanya.

KAMMI Bekasi sebagai organisasi Social-Political Control senantiasa berpartisipasi mengawal perhelatan pesta demokrasi pada 27 Juni 2018 mendatang.

Be the first to comment on "KAMMI Bekasi Surati 56 Lurah Minta Hindari Money Politics dan Netral di Pilkada 2018"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*