Demi Efektivitas, Jumlah Anggota Pansus DPRD Bakal Dikurangi

BEKASIMEDIA.COM – DPRD Kota Bekasi menerima anggota DPRD Probolinggo di ruang komisi IV terkait perubahan tata tertib jumlah anggota pansus yang sebelumnya beranggotakan 25 orang kini menjadi 15 orang sementara selebihnya bisa melayani aspirasi rakyat lainnya.

Anggota komisi IV, Heri Purnomo dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera yang menerima anggota DPRD Probolinggo menyatakan pihaknya fokus pada pembenahan peraturan dan pelayanan aspirasi rakyat. Jum’at (10/8/2018).

“Fokus kita adalah pembenahan secara peraturan dan pelayanan untuk penyerapan aspirasi masyarakat,” ujarnya kepada bekasimedia.com.

Menurut Heri kelima belas orang tersebut juga merupakan perwakilan dari beberapa fraksi yang ada yang dibagi secara proporsional.

Lebih lanjut Heri menambahkan bahwa ia bersama anggota fraksi lainnya melihat dengan adanya perubahan anggota pansus ini sangat efektif. Oleh karena itu ia meminta agar proses perubahan tata tertib ini dipercepat agar anggota dewan yang merangkap baik di badan maupun di Alat Kelengkapan Dewan (AKD) bisa melayani rakyat dengan efektif.

“Bagi teman-teman gak ada masalah kalau jumlahnya menjadi 15 dalam 1 pansus,” imbuhnya.

Anggota DPRD Kota Bekasi sangat siap untuk segera melaksanakan perubahan tata tertib tersebut, karena mereka juga mempunyai amanah seperti di Bapperda, Bamus, Banggar, AKD atau komisi, oleh karenanya agar ada efektivitas kerja di pansus itu sendiri.

Kedua, kata Heri, pansus juga merupakan keterwakilan fraksi- fraksi, keterwakilan komisi-komisi, juga AKD. Saat ini Tata tertib tersebut masih dalam pembahasan di Badan Peraturan Perundang undangan Daerah (Bapperda) yang nantinya akan disahkan dalam Paripurna.

“Di DPRD Probolinggo sendiri pembahasan perubahan tata tertib pansus dilakukan di Badan Musyawarah (Bamus)
tergantung kearifan lokal daerahnya masing masing.” pungkasnya. (Dns)

Be the first to comment on "Demi Efektivitas, Jumlah Anggota Pansus DPRD Bakal Dikurangi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*