Menu

Mode Gelap
Maju Jadi BCAD, Siti Mukhliso Berguru ke Anggota DPRD Pengumpul Suara Terbanyak Indomilk Gelar “Coffeepreneur” Figur Tokoh Reformasi Amien Rais Masih Jadi Pendulang Suara Partai Ummat Aji Ali Sahbana Sebut ‘Anies Effect’ Jadi Kunci Kemenangan Nasdem Kota Bekasi Di Pileg 2024 Ketua DPD Partai Nasdem Kota Bekasi Klaim Kadernya Solid, Sinyalir Ada Upaya Gembosi Partai

Kesehatan · 6 Des 2022 20:34 WIB ·

Menjadi Peserta JKN-KIS Sebagai Bentuk Proteksi Diri


 Menjadi Peserta JKN-KIS Sebagai Bentuk Proteksi Diri Perbesar

Narasumber : Rudy

BEKASIMEDIA.COM,Jamkesnews – 1 Januari 2014, Pemerintah Indonesia meluncurkan Program Jaminan Kesehatan Nasional yang kemudian ditunjuklah BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program tersebut. Harapan besar yang ingin dicapai oleh pemerintah yaitu agar Bangsa Indonesia bisa meningkatkan taraf kesehatan secara menyeluruh dan juga memiliki jaminan kesehatan yang terjangkau dan menyeluruh warga negara.

Mengusung ruh Bangsa Indonesia sejak dulu yaitu gotong royong, program ini secara tidak langsung mengajak semua masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam bentuk gotong-royong untuk membantu sesama umat manusia di saat dalam keadaan kesulitan. Hal ini yang juga dipahami oleh Rudy Nugroho sebagai salah satu peserta Program JKN-KIS saat ditemui Tim Jamkesnews pada Senin (15/03).

“Saat program ini lahir tidak lama kemudian saya segera mendaftar, dulu untuk ikut jaminan kesehatan selain biayanya cukup tinggi, prosedur yang dilewati juga cukup sulit dengan berbagai skrining, penyakit yang dicover juga terbatas, namun dengan adanya program ini seluruh masyarakat bisa mendaftar dan dengan iuran yang terjangkau,” jelasnya.

Saat ditemui Tim Jamkesnews, Rudy mengatakan cukup senang berbagi pandangannya dan pengalamannya. Rudy sendiri mengakui bahwa sampai saat ini belum pernah menggunakan namun bukan berarti alasan bagi dirinya untuk tidak membayar iurannya setiap bulan. Namun dirinya menceritakan sudah banyak tetangga ataupun kerabatnya yang merasakan untuk mengakses fasilitas kesehatan.

“Sampai saat ini sih belum pernah namun beberapa orang terdekat saya sudah pernah menggunakan dan hasilnya cukup memuaskan,” jabarnya.
Rudy mengatakan melindungi diri sendiri merupakan sebagai bukti salah satu antisipasi jika terjadi hal- hal yang tidak di inginkan seperti sakit secara tiba – tiba ataupun musibah lainnya. Dirinya juga mengatakan tidak ada rasa keberatan apabila harus terus membayar iuran tanpa pernah menggunakan.

“Ini kan suatu jaminan, tetep aja ga mau namanya sakit, hanya antisipasi saja. Masalah bayar iuran tiap bulan tapi belum pernah pakai ya ga masalah, siapa sih yang mau sakit. Lagipula ini kan gotong royong dan beramal, iuran saya dipakai oleh orang lain menjalani pengobatan, harapannya orang itu bisa sembuh dan bisa mendoakan orang lain sehat, ya membantu orang namun dari jauh aja,” tutupnya. (DA/pm)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Program JKN-KIS Merupakan Berkah Bagi Masyarakat

10 Desember 2022 - 05:01 WIB

Memasuki Era New Normal Pastikan Kartu JKN-KIS Aktif

7 Desember 2022 - 20:43 WIB

Program JKN-KIS, Cerminan Ruh Gotong Royong di Indonesia

6 Desember 2022 - 20:39 WIB

Lewati Pandemi Dengan Rutin Bayar Iuran JKN-KIS

5 Desember 2022 - 20:29 WIB

Ikut JKN-KIS Bisa Tingkatkan Produktivitas

4 Desember 2022 - 20:26 WIB

Lindungi Keluarga Dengan JKN-KIS

3 Desember 2022 - 20:19 WIB

Trending di Kesehatan