BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Opini · 28 Mar 2022 06:39 WIB ·

Nikah Beda Agama


 Nikah Beda Agama Perbesar

Akhir-akhir ini banyak beredar video tentang keharmonisan pernikahan beda agama. Ada juga berita tentang seorang tokoh yang memakai jilbab menikah di gereja dengan orang Kristen.

Kita perlu waspada terhadap maraknya berita dan kampanye pernikahan beda agama. Si pembuat video atau berita pernikahan beda agama mungkin saja orang yang benci terhadap Islam dan ingin mengadu domba kerukunan antar umat beragama.

Dari dulu para ulama sudah sepakat bahwa pernikahan beda agama hukumnya HARAM. Pelakunya termasuk berzina selama pernikahan tersebut berlangsung. Bayangkan! Banyaknya dosa zina yang didapat akibat pernikahan beda agama.

Belum lagi tentang pola asuh anak yang rumit dan bermasalah di kemudian hari. Anak bisa beda agama dengan ibunya atau bapaknya yang muslim, sehingga jika bapak atau ibunya yang muslim meninggal si anak yang non muslim tidak bisa dapat harta warisan.

Belum lagi bicara tentang konsep keluarga dunia akhirat. Mustahil suami isteri dan anak-anak yang beda agama dapat berkumpul bersama di surga kelak.

Pendek kata, nikah beda agama lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya, sehingga Islam mengharamkannya.

Oleh sebab itu, hati-hati! Jaga anak-anak muda kaum muslimin agar tidak terpengaruh dengan pernikahan beda agama.

“Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya, dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran” (QS. Al-Baqarah: 221).

Satria Hadi Lubis

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Reaktif atau Visioner? Menimbang Masa Depan Politik Luar Negeri Indonesia

7 Mei 2026 - 22:11 WIB

Pudarnya Wibawa Guru akibat Hilangnya Adab

27 April 2026 - 13:46 WIB

Rekonstruksi Penanganan Fakir Miskin di Indonesia: Mengganti “Bantuan” dengan “Kemandirian”

18 Maret 2026 - 13:12 WIB

Kosmetik Ilegal di Etalase Digital: Cantik Sesaat, Rusak Selamanya

10 Maret 2026 - 17:56 WIB

Ekonomi Kita Tumbuh, Tapi Siapa yang Benar-benar Merasakan?

29 Januari 2026 - 08:37 WIB

Ketika Rentenir Lebih Dekat daripada Negara

27 Januari 2026 - 10:43 WIB

Trending di Opini