Menu

Mode Gelap
Maju Jadi BCAD, Siti Mukhliso Berguru ke Anggota DPRD Pengumpul Suara Terbanyak Indomilk Gelar “Coffeepreneur” Figur Tokoh Reformasi Amien Rais Masih Jadi Pendulang Suara Partai Ummat Aji Ali Sahbana Sebut ‘Anies Effect’ Jadi Kunci Kemenangan Nasdem Kota Bekasi Di Pileg 2024 Ketua DPD Partai Nasdem Kota Bekasi Klaim Kadernya Solid, Sinyalir Ada Upaya Gembosi Partai

Berita · 10 Jan 2020 09:06 WIB ·

#TangkapHastoPDIP Trending Topik dan Grafik Partai Terkorup Kembali Muncul


 #TangkapHastoPDIP Trending Topik dan Grafik Partai Terkorup Kembali Muncul Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Nama Sekjen PDI-P Hasto Kristianto masih terus dibicarakan warganet. Jumat (10/1/2020) dari pagi hingga sore pukul 15.00 WIB, tagar #TangkapHastoPDIP masih nangkring di urutan atas trending topic twitter Indonesia.

Hal ini berawal dari ditangkapnya komisioner KPU Wahyu Siswanto oleh KPK RI terkait kasus suap Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P Dapil Sumatera Selatan 1. Wahyu ditetapkan sebagai tersangka suap bersama dengan tiga orang lainnya. Satu diantaranya Saeful Bahri yang merupakan staff Hasto Kristianto di DPP PDI-P.

Saeful Bahri sendiri sudah mengakui bahwa uang yang mengalir ke Wahyu berasal dari Hasto. Saat keluar dari Gedung KPK, Kamis (9/1/2020) malam, ketika dicecar wartawan, Saeful Bahri dengan jelas mengatakan bahwa uangnya dari Hasto.

“Iya, iya (sumber dari Hasto),” singkatnya.

Sementara itu, kepada wartawa Wahyu Siswanto meminta menanyakan hal ini kepada pihak penyidik. “Oh tanya penyidik itu,” ungkap Wahyu saat ditanya pemberian uang yang diduga dari Hasto.

Bersama dengantrendingnya tagar #Tangkap HastoPDIP, ramai pula beredar cover Koran Tempo yang menampilkan sosok karikatur mirip Hasto. Selain itu grafis partai terkorup di Indonesia kembali beredar.

Adalah akun twitter @ojong1945 yang kembali memunculkan grafik partai terlibat korupsi periode 2002-2014 itu. Dalam grafik yang dibuat KPKWatch_RI itu, PDI-P menduduki urutan pertama dengan 113 kasus korupsi. Disusul Partai Golkar 73 kasus, Demokrat 37 kasus, PAN 33 kasus, PKB 17 kasus, PPP 15 kasus, Gerindra 9 kasus, Hanura 6 kasus, PBB dan PKS 3 kasus serta PKP-I 2 kasus.

Artikel ini telah dibaca 119 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Di 2023, Bank Muamalat Incar Pembiayaan Perumahan

2 Februari 2023 - 22:18 WIB

Nonton Musisi Kesayangan, Ini 7 Tips Nonton Konser!

1 Februari 2023 - 20:09 WIB

Maju Jadi BCAD, Siti Mukhliso Berguru ke Anggota DPRD Pengumpul Suara Terbanyak

31 Januari 2023 - 09:28 WIB

Pocky Berevolusi Menjadi #NextLevelPocky Dengan Rasa Lebih Enak, Renyah, dan Lebih Banyak Serat

30 Januari 2023 - 23:09 WIB

Indomilk Gelar “Coffeepreneur”

30 Januari 2023 - 22:19 WIB

Keluarga Bekasi Perlu Tingkatkan Ketahanan Keluarga

29 Januari 2023 - 18:57 WIB

Trending di Berita