fbpx

Alumnus NTU Singapura Jadi Ketua DPC PKS Bekasi Barat

pks bekasi barat

BEKASIMEDIA.COM – Fendaby Surya Putra, tokoh muda Bekasi alumnus Teknik Elektro Nanyang Technological University (NTU) Singapura, terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKS Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi dalam Musyawarah Cabang yang digelar di RM Rumpikal Kalibaru Medansatria, Ahad (3/11/2019).

Fendaby Surya Putra terpilih untuk menahkodai kepengurusan Periode 2019-2022. Terpilihnya pengusaha muda ini sesuai dengan harapan Ketua DPD PKS Kota Bekasi Heri Koswara yang menghendaki pimpinan partainya di tingkat DPC diisi oleh kalangan muda.

“Nanti kami akan memberikan kesempatan kepada generasi baru untuk memimpin partai di tingkat kecamatan,” ungkap Heri Koswara saat Rakerda DPD PKS Kota Bekasi di Hotel Merapi Merbabu, Ahad, (29/9/2019).

Di lokasi Muscab PKS Kecamatan Bekasi Barat yang digabung dengan Muscab PKS Kecamatan Medansatria itu, Heri Koswara mengatakan suasana partainya kondusif meski tengah menggelar musyawarah cabang.

“Alhamdulillah suasana di PKS Kota Bekasi kondusif. Proses pemilihan ketua DPC di 12 kecamatan adem ayem. Tidak ada yang rebutan, tidak ada lobi-lobi, tidak ada yang meminta,” kata Heri Koswara.

Kemudian ia menjelaskan mekanisme pemilihan ketua DPC PKS di kota Bekasi. “Jadi prosesnya dari bawah. Pihak DPD menerima usulan-usulan nama calon ketua DPC, sekretaris, dan yang lainnya. Kemudian dilakukan penyaringan. Insyaallah hasilnya relatif tidak jauh dengan yang diharapkan akar rumput.”

Sementara itu, Ketua DPC PKS Bekasi Barat terpilih, Fendaby Surya Putra mengatakan siap menerima amanah yang diembankan kepadanya. “Amanah ini tidak ada kata lain. Bismillahirahmanirahim. Siap!” katanya tegas.

Ayah muda yang pernah tinggal di Singapura dan Selandia Baru ini siap menjalankan target-target dari DPD PKS Kota Bekasi, “dengan bersama-sama Insya Allah bisa.”

Ia juga mengatakan siap meningkatkan kapasitas kader-kader PKS Bekasi Barat. Menurutnya, kader adalah garis terdepan partai dan langsung bersentuhan dengan masyarakat, jadi kapasitas dan soliditasnya harus terus ditingkatkan.

Terakhir, ia meminta kader dan simpatisan PKS langsung mengingatkannya jika ada yang salah. “Sebelum diberi amanah, kami adalah muslim, WNI dan kader PKS. Jika ada yang tidak benar, langsung saja. Langsung dikoreksi, langsung diluruskan,” imbuhnya. (ss)

%d blogger menyukai ini: