Dua Kali Acara Pleno Molor, KPU Dinilai Tidak Profesional

BEKASIMEDIA.COM – Acara Sidang Pleno penetapan Calon Walikota Bekasi dan Sidang Pleno Pengundian Nomor Urut yang digelar oleh KPU Kota Bekasi di Hotel Horison Bekasi Pada hari Senin dan Selasa, 12 & 13 Februari 2018 molor hingga 2 jam.

Acara Pengundian Nomor urut yang seharusnya dimulai pukul 08.00 WIB baru dibuka pada pukul 10.00 WIB, ini lebih parah dibandingkan acara sebelumnya yang molor 1 jam.

Molornya dua kali acara penting yang diselenggarakan oleh KPU Kota Bekasi ini dinilai menjadi indikator bahwa profesionalitas penyelenggara Pilkada kurang. Sardi Effendi, sekretaris Tim Pemenangan Nur-Firdaus melayangkan protes akan hal ini.

“Apalagi pihak KPU sama sekali tidak berusaha memberikan konfirmasi dan meminta maaf kepada calon yang sudah hadir atas keterlambatan tersebut, sehingga calon Walikota Bekasi yang sudah hadir yaitu Dr. H. Nur Supriyanto, MM dan Dr. H. Adhy Firdaus Sa’ady M.Sc harus menunggu lama tanpa ada kepastian kapan acara akan dimulai,” kata Sardi Effendi, Sekretaris Tim Pemenangan Nur – Firdaus.

Sardi lalu membeberkan kronologi acara Pleno Pengundian nomor urut Calon Walikota Bekasi dimulai saat
Paslon Nur Firdaus telah datang pukul 8 tepat sesuai undangan pengundian dan pengambilan nomor urut kemudian menempati ruang tunggu yang telah disediakan.

“Kedua, tim Pemenangan NF menanyakan kepada sekretaris KPU Kusmartini, kenapa acara belum dimulai? Jawabannya karena nunggu calon yang satunya,” tambahnya.

Setelah menunggu satu setengah jam, Sardi akhirnya melakukan protes kepada ketua KPU, Yayah Nahdiyah dan dijawab ada salah cetak undangan katanya.

Selanjutnya bersama Panwaslu
Timses dan tim advokasi tim Pemenangan NF melakukan protes atas salah cetaknya undangan, “kita minta untuk dibuat berita acara dan minta sikap Panwaslu dalam hal ini Ibu Novi selaku Ketua Panwaslu atas persoalan ini. Kami sangat menyayangkan kejadian ini, kami meminta agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi dan kami minta agar KPU Kota Bekasi lebih profesional serta dapat memperbaiki kinerjanya dalam acara2 yang akan datang,” tukasnya. (***)

Be the first to comment on "Dua Kali Acara Pleno Molor, KPU Dinilai Tidak Profesional"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*