[Viral] Istri Camat: Kalau Walikota Diganti, Kartu Sehat Hilang. Ini Tanggapan Panwaslu

BEKASIMEDIA.COM – Muncul di media sosial facebook, video seorang perempuan yang diduga istri camat di Kota Bekasi yang menggiring audiens untuk memilih pasangan Rahmat Effendi-Tri Adhiyanto.

Akun facebook atas nama Desy Liu itu menulis..

Istri Camat Terciduk Kampanyekan Rahmat Effendi

Seorang istri Aparatur Sipil Negara (ASN) terciduk sedang mengarahkan kader Posyandu agar memilih kembali Rahmat Effendi menjadi Walikota Bekasi. Hal ini terekam jelas dari video yang beredar di media Whatsapp pada Senin (15/1/18) pagi.

“Maka dari itu, saya menghimbau ya, nanti ibu-ibu ini boleh, tetangganya yang belum tergabung sama Posyandu, dimohon pilih aja Rahmat Effendi bersama Pak Tri. Kalau pemimpinnya nanti berganti insentif?”

“Hilang,” jawab ibu-ibu.

“Kartu sehat?”

“Hilang,” jawab ibu-ibu lagi.

“Mau begitu?”

“Enggak!” jawab ibu-ibu.

Istri dari ASN itu diketahui adalah istri dari Camat Jatisampurna. Ia menegaskan jika pemimpin berganti maka, insentif dan kartu sehat akan hilang.

Warganet bereaksi atas pernyataan ini. “Emang duit Pepen bu camat, orang duit rakyat ko. Walikota diganti semua tetap ada. Gak mungkin dihapus….” komentar Mujahid Solahudin.

“Supaya jabatan suaminya aman tuh kalau yang didukung menang,” timpal Syarifuddin Mahari.

Kepada bekasimedia.com, Panwaslu Kota Bekasi mengaku akan segera mengkaji dan mendalami video yang beredar di media sosial tersebut. “Ini saya kaji dulu dengan komisioner yang lain ya. Karena kita harus mengkaji video tersebut serta saksi-saksi yang lain,” ujar salah satu komisioner Panwaslu Kota Bekasi, Novita, Selasa (16/1/18) pagi.

(eas/dns)

1 Comment on "[Viral] Istri Camat: Kalau Walikota Diganti, Kartu Sehat Hilang. Ini Tanggapan Panwaslu"

  1. Betul juga tuh..biar jabatan suaminya aman..wkwkwkwkwk

Leave a comment

Your email address will not be published.


*