Peduli Pendidikan Anak Jalanan, Mahasiswi Unisma ini Kelola Sanggar Kabasa

BEKASIMEDIA.COM – Sri, begitu nama panggilan saat ia kecil, perempuan asal Garut kelahiran 1996 adalah mahasiswi tingkat tiga yang sedang menjalani pendidikan akademiknya di salah satu perguruan tinggi swasta di Bekasi yaitu Universitas Islam “45” (Unisma). Ia meneruskan program S1 Fakultas Komunikasi Sastra dan Bahasa konsentrasi Public Relation (PR).

Di usianya yang masih muda, Sri mampu mengembangkan banyak hal dengan beasiswa sosial. Ia memiliki tekad dan pendirian yang teguh. Ia juga dikenal pintar mengambil peluang.

Selain menjadi mahasiswa, Sri juga mengajar sekaligus mengurus sebuah sanggar yang bernama Kabasa (Karya Anak Bangsa), sanggar tempat menaungi anak jalanan, yatim dan duafa.

Sejak tahun 2014, ia mengikuti perkembangan Kabasa yang didirikan oleh kerabatnya. Perempuan dengan nama lengkap Sri Windayani ini adalah seseorang pengelola sekaligus pendidik sanggar anak jalanan yang bernama KABASA (Karya Anak Bangsa). Sanggar tersebut berada di Jl. KH Mas Mansyur, Kampung Mede dengan lingkungan masyarakat berstatus ekonomi rendah.

Kabasa sendiri mempunyai tiga tujuan di dalamnya. Pertama, sebagai wadah menampung untuk anak-anak jalanan, yatim dan duafa. Kedua mengembalikan lagi anak putus sekolah ke bangku sekolah dan yang terakhir sebagai bekal untuk melanjutkan hidup dengan menanamkan akhlak yang baik.

Sanggar Kabasa sebenarnya sudah melakukan pembinaan anak jalanan sejak tahun 2004. Namun, pada saat itu masih dalam proses merintis. Lambat laun, berbagai donasi dan bantuan datang sehingga kegiatan belajar mengajar terfasilitasi. Saat ini sanggar tersebut sudah bisa dikatakan sebagai ikon di daerah tersebut.

“Mengurus anak jalanan bukan hal yang mudah, karena mereka bukan berasal dari keluarga yang utuh, hidupnya di alam. kadang juga kesel karena mereka bandel, tidak mau mendengarkan nasehat saya, tapi dari sana mengajarkan saya untuk sabar dan lebih baik lagi dalam melakukan sesuatu hal,” ujar Sri.

Semangat Sri untuk menjalankan niatnya adalah salah satu hal mulia. Ini adalah kebanggaan tersendiri untuk Universitas khususnya. Bahkan tak sedikit bakti sosial atau kunjungan datang demi melihat langsung kegiatan dalam sanggar dan berbagi ilmu dengan anak-anak seperti lembaga, komunitas dan sebagainya.

Sri juga pernah diundang ke salah satu seminar UNISMA yaitu HIMAPSI (Himpunan Mahasiswa Psikologi) sebagai pembicara dengan tema kegiatan “Ramadhan Penuh Cinta”.

“Dengan saya tinggal di sini banyak sekali manfaat yang dapat saya ambil, banyak pelajaran yang saya dapatkan di sini, mulai dari kekeluargaan, kebersamaan, kekompakan dan apa arti hidup yang sebenarnya,” jelas Sri.

Keadaan yang tidak pernah ia rasakan di luar sana menjadi salah satu keberuntungan yang ia dapatkan dari sanggar Kabasa.

Pengirim:

Meriena Sri Widya Herman

Mahasiswi Universitas islam 45 Bekasi
Email: merienaswh@gmail.com
Phone: +62813-8478-8864

Be the first to comment on "Peduli Pendidikan Anak Jalanan, Mahasiswi Unisma ini Kelola Sanggar Kabasa"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*