LDK: Cara Mahasiswa Unisma Kokohkan Wawasan Keislaman

BEKASIMEDIA.COM – Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Ukhuwah merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam ‘45’ (Unisma) Bekasi. LDK Al-Ukhuwah, UKM yang bergerak di bidang pendidikan keilmuan agama dan umum, pembinaan karakter dan mental, penguatan rohani dan jasmani, penembangan prestasi dan pengasahan kreativitas. LDK Al-Ukhuwah hadir untuk mengantisipasi dampak globalisasi yang rentan menyerang para pemuda khususnya mahasiswa dan mahasiswi Universitas Islam ‘45’ Bekasi.

Dengan semangat ’45 berlandaskan nilai-nilai Islam, LDK Al-Ukhuwah berusaha menghadapi tantangan global dengan ikut serta membina para pemuda baik dari segi intelektual, moral, maupun mental untuk dapat bersaing positif di dalam perkembangan zaman. Adapun tujuan dari LDK sendiri adalah mewujudkan komunitas Kampus Islami dengan memperdalam kajian keislaman yang berpegang teguh pada Al Qur’an dan Sunnah dalam mencetak anggotanya sebagai agen perubahan yang kreatif dan inovatif, membangun kesadaran seluruh anggota dan sivitas akademika akan pentingnya penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan kampus demi menopang peningkatan kualitas akademik, menjalin persaudaraan Islam dan kerjasama di seluruh lini kehidupan intra dan ekstra kampus serta berperan aktif dan kreatif di dalamnya juga melakukan aksi mengajak atau menganjurkan hal-hal yang baik dan mencegah hal-hal yang buruk bagi masyarakat, terutama mahasiswa dan generasi muda, serta membangun opini publik yang islami secara kontinyu dan konsisten. LDK juga menjadi mediator dan advokator bagi pemenuhan kebutuhan akademik mahasiswa, membangun jaringan komunikasi efektif dengan LDK lainnya, khususnya wilayah Bekasi dan  nasional pada umumnya.

Gita Fatma (19) selaku mahasiswi Unisma jurusan Tarbiyah merupakan salah satu anggota dari UKM LDK Al-Ukhuwah. Ia mengatakan, “dengan adanya LDK nilai-nilai keislaman di tengah mahasiswa Unisma sangatlah penting, saya sendiri bangga menjadi bagian dari keluarga LDK, saya mengambil banyak pelajaran dalam kehidupan yang hakiki sehingga merasakan bahwa LDK adalah keluarga kedua untuk saya, seperti pada kegiatan daurah (pelatihan) Awal di mana dalam kegiatan tersebut saya menjadi tahu akan arti kebersamaan, persaudaraan, Kekompakan banyak sekali pelajaran yang dapat diambil dari kegitan tersebut.”

Ketua Departemen Keputrian di LDK Al-Ukhuwah, Refia Alfina, menyatakan sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Tak hanya itu, pelatihan tersebut bisa dibilang bersifat terbuka untuk mahasiswa yang ingin bergabung dengan LDK. Di LDK sendiri ada 2 kali Pelatihan. Pelatihan 1 (daurah awal) dan dan yang kedua (daurah akhir) atau bisa disebut LMT (Leadership Motivation Training). “Dauroh awal lebih ke mengenalkan LDK secara keseluruhan dan kalau LMT itu lebih kepemimpinan, harapannya supaya kader dapat menjadi pemimpin untuk dirinya sendiri maupun orang lain. Tujuan diadakannya dauroh ini adalah mencetak kader-kader dakwah. Harapannya teman-teman dapat mengimplementasikannya dan mengamalkannya di kehidupan sehari-hari.” tukas Mahasiswi Akuntansi semester 5 ini.

Pelatihan pertama (daurah awal) merupakan salah satu kegiatan yang dibuat oleh UKM LDK Al- Ukhuwah selama 3 hari 2 malam pada tanggal 16-18 Oktober 2017 kegiatan yang dilaksanakan di SDIT Gembira Jati Bening, Pondok Gede yang bertujuan untuk melatih kepemimpinanan, kemandirian dan menambah wawasan dan memperkenalkan LDK lebih dekat kepada anggota-anggota baru yang mayoritas mahasiswa baru. Yang diharapkan dengan adanya kegiatan ini anggota baru dapat paham dan lebih mendekatkan mereka dengan LDK. ***

Sri Windayani

Penulis adalah mahasiswa jurusan ilmu komunikasi konsentrasi Public Relations asal Garut, Jawa Barat, saat ini tinggal di jl. KH. Mas Mansyur kp. Mede RT/RW 003/002 Bekasi Jaya, Bekasi timur

Be the first to comment on "LDK: Cara Mahasiswa Unisma Kokohkan Wawasan Keislaman"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*