Dr. Donna: Tak Hanya Adaptasi Teknologi, Konsep Smart City Harus Perhatikan Kearifan Lokal

BEKASIMEDIA.COM – Doktor Donna Sampaleng, selaku Wakil Rektor IKAT atau Himpunan Doktor Managemen Pendidikan Indonesia (HIDMAPI) usai memberikan materi pada Seminar Nasional bertema “Peran Pendidikan Menuju Smart City” mengatakan kota Bekasi akan selangkah lebih maju jika pemerintahnya mempunyai konsep kehidupan yang beradaptasi dengan teknologi.Hal itu ia sampaikan kepada awak media di Aula KH. Noer Ali, Islamic Center, kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/12/2017).

Kota Bekasi, Kata Donna merupakan kota yang strategis, selain sebagai penyangga Ibu kota Jakarta, Bekasi dikenal pesat dalam pembangunan pusat perbelanjaan/mall, hotel dan apartemen.

“Kota Bekasi akan selangkah lebih maju dan lebih baik jika pemerintah dan masyarakatnya memiliki suatu konsep kehidupan yang beradaptasi dengan teknologi, akan tetapi tidak mengenyampingkan kepentingan penduduk asli Bekasi,” terangnya.

Konsep tersebut kata Donna harus menghadirkan suatu kualitas hidup yang menghidupkan warganya bukan sebaliknya. Problemnya memang seperti itu namun memang masih menjadi polemik dan ini terjadi di mana-mana. Jika ada perubahan tentunya akan ada dampak yang ditimbulkan.

Oleh Karena itu mungkin ada masyarakat yang siap dan tidak siap dengan ragam dampak. Ada yang reaktif ada juga yang apatis. Konsepnya mungkin bagus akan tetapi belum sepenuhnya sampai kepada level paling bawah.

Lebih lanjut Dr. Donna mengatakan PR terbesar pemerintah daerah dalam membumikan Smart City terletak pada upaya pemkot Bekasi memperhatikan kearifan lokal.

“Bagaimana cara membumikan Smart City dengan memperhatikan kearifan lokal, ini PR besar buat pemerintah dan juga bagi dimensi lokal yang lain,” terangnya.

Yang harus diwaspadai adalah menghadirkan konsep kehidupan orang kaya yang hedonis, mengabaikan kearifan lokal, dan ini juga menjadi tugas akademisi, tokoh agama dan tokoh masyarakat bahkan tokoh pendidikan karena mereka yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

“Jadi konsep Smart City ini harus clear dahulu di antara kita sebagai akademisi sehingga 3 konsep tadi Smart Technologi, Smart Education dan Smart People bisa terwujud, kalau tidak maka hanya menjadi sebuah konsep kota di atas langit dan tidak membumi,” tutupnya. (Cj/Pon)

Be the first to comment on "Dr. Donna: Tak Hanya Adaptasi Teknologi, Konsep Smart City Harus Perhatikan Kearifan Lokal"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*