Ganggu Kenyamanan Belajar, Komisi II Desak Revitalisasi Bangunan Sekolah SDN XIII Margahayu

BEKASIMEDIA.COM – Anggota Komisi II DPRD kota Bekasi, Indriyati asal Fraksi Hanura mengatakan rehabilitasi SDN XIII Margahayu, Bekasi Timur sudah sangat mendesak. Berdasarkan hasil pantauan langsung di lokasi, Indri menilai kenyamanan peserta didik dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sangat terganggu dengan kondisi bangunan yang mengkhawatirkan. Hal itu ia katakan kepada awak media usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) Rabu (23/11/2017).

“Pembangunan revitalisasi gedung sekolah SDN XIII Margahayu menurut saya sangat mendesak sekali, apalagi kita lihat kondisi plafonnya yang rusak, dari belakang juga kayu-kayunya sudah rapuh, namun konstruksi rangkanya masih bagus hanya saja yang sangat mengkhawatirkan kayu-kayunya,” ujarnya.

Indri menambahkan meskipun dirinya menaksir gedung tersebut masih kuat 1 hingga 2 tahun kedepan namun kenyamanan siswa dalam proses belajar mengajar juga harus menjadi perhatian serius pemerintah kota Bekasi. Yang dikhawatirkan adalah plafonnya karena rangkanya dari kayu yang sewaktu-waktu bisa runtuh sementara atapnya dari besi.

Untuk itu Indri juga meminta agar semua bangunan yang berbahan kayu seharusnya diganti karena sudah cukup lama bangunan tersebut berdiri.

“Untuk ukuran kenyamanan anak-anak dalam kegiatan belajar mengajar sudah tak nyaman saya kira, terutama lantainya yang sudah pecah pecah itu jelas sangat membahayakan siswa,” sambungnya.

Komisi II berharap Dinas Pendidikan kota Bekasi harus segera mendata seluruh bangunan sekolah yang sudah mengkhawatirkan yang ada di wilayah kota Bekasi untuk diajukan dan menjadi skala prioritas dalam rehabilitasi bangunan, karena kata Indri, tidak mungkin serentak semuanya.

“Paling tidak ada prioritas mana yang harus ditindaklanjuti berdasarkan kriteria kerusakan bangunannya,” pungkasnya. (Dns)

Be the first to comment on "Ganggu Kenyamanan Belajar, Komisi II Desak Revitalisasi Bangunan Sekolah SDN XIII Margahayu"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*