DPRD Curiga Parkir Meter ‘Hidup’ Kembali

BEKASIMEDIA.COM – Anggota komisi III DPRD kota Bekasi Enie Widhiastuti asal Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) kaget mendengar beredarnya pemberitaan di media bahwa sistem parkir meter masih aktif.

“Saya curiga kenapa parkir meter yang sudah tidak ada beberapa bulan ini diangkat lagi ke permukaan? tentu ini pasti ada sesuatu,” ujarnya kepada awak media di ruang kerjanya Fraksi PDI Perjuangan, Gedung DPRD kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Margahayu, Bekasi Timur, Rabu (15/11/2017).

Politisi PDI Perjuangan ini merasa heran karena sistem tersebut sudah tutup buku semenjak 3 bulan yang lalu dan sudah dialihkan pengelolaannya kepada Bapenda melalui Juru Parkir (Jukir).

“Justru saya menanyakan kenapa masih ada saja yang beranggapan parkir meter itu masih berfungsi? bukankah sejak 3 bulan yang lalu sudah diambil alih pengelolaannya oleh Bapenda dan tidak lagi di bawah kendali Dinas Perhubungan (Dishub) kota Bekasi,” ujarnya.

Enie menambahkan alih kelola parkir meter ke Bapenda dinilai sangat efektif, karena hingga saat ini Bapenda sudah mengantungi pendapatan dari hasil retribusi parkir oleh Jukir di tepi jalan sebesar 25 persen dari target capaian awal tahun 2017 ini sebesar 6,9 Milyar, sementara tahun sebelumnya 2016 hanya berhasil meraup 22,42 persen dari target PAD 1,6 Milyar. (Dns)

Be the first to comment on "DPRD Curiga Parkir Meter ‘Hidup’ Kembali"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*