Warga NU Kota Bekasi Gelar Nariyahan Serentak Senusantara Jumat Malam ini

BEKASIMEDIA.COM – Jum’at (21/10) merupakan hari yang direncanakan untuk membaca Shalawat Nariyah secara serentak di seluruh Indonesia dan beberapa kota di dunia di mana warga NU tinggal. Nariyahan Serentak ini digelar sebagai salah satu upaya memeriahkan Hari Santri Nasional 2016.

Ahmad Ustuchri, Pimpinan Ponpes Annur kota Bekasi menyatakan, ba’da Isya nanti malam (21/10) di banyak musholla, masjid dan pesantren yang ada di kota Bekasi akan digelar pembacaan sholawat nariyah dalam rangka mendukung program PBNU yakni 1 milyar shalawat.

“Sebelumnya juga di banyak pesantren termasuk Ponpes Annur Bekasi Utara diadakan aneka lomba seperti lomba MTQ, khitobah, dan lain-lain dalam rangka hari santri, dilanjutkan nonton bareng film perjuangan ulama ‘Sang Kiai’,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan nantinya akan ditutup dengan even Nusantara Mengaji tanggal 30 Oktober.

“Senin besok Insya Allah akan ada upacara bendera khas santri berbaju putih berkopiah menggunakan sarung. Sambil menyanyikan lagu perjuangan cinta tanah air ‘Yalal Wathon” karya pahlawan nasional KH. Abdul Wahab Chasbullih, salah seorang pendiri NU. Lagu yang diciptakan tahun1934,” imbuhnya.

Sebelumnya ketua Korda Nusantara Mengaji kota Bekasi ini juga menginformasikan terkait even Khataman Akbar Nusantara Mengaji. Even yang merupakan kolaborasi kerjasama Koordinator Nasional (kornas) Nusantara Mengaji dan Korda kota Bekasi dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional. Acara akan dihelat tanggal 30 Oktober 2016 selepas Dzuhur hingga Ashar sekitar pukul 15.00 hingga 17.00 WIB. Khataman Akbar ini serempak akan digelar di 200 majelis di 12 kecamatan, 56 kelurahan sekota Bekasi dan akan ditayangkan secara live di salah satu televisi swasta tanah air dari Masjid Siti Rawani, Jatiasih.

“Kegiatan akan dipimpin oleh para alim ulama, inisiator Nusantara Mengaji, KH. Muhaimin Iskandar, Rektor PTIQ Jakarta KH, Ahsin Sakho M, KH Syarif Rahmat serta qari-qariah internasional juga dihadiri unsur Muspida kota Bekasi,” tukasnya.

Sebagai informasi tambahan, seperti dilansir NU Online, untuk pertama kalinya, Shalawat Nariyah akan dibacakan secara kolosal mulai dari Sabang sampai Merauke. Pembacaan Shalawat Nariyah tersebut bahkan akan serentak dilaksanakan pukul 19.00 WIB.

Sekjen HA Helmy Faishal Zaini menjelaskan bahwa PBNU berinisiatif untuk menghelat hajatan besar ini guna mengharap berkah dari pembacaan Shalawat Nariyah. Ia mengatakan, di tengah kondisi bangsa yang carut marut dengan berbagai tantangan dan ancaman di depan mata seperti saat ini, potensi konflik horizontal sangat besar. Oleh karena itu, PBNU berinisiatif untuk menghelat pembacaan 1 Miliar Sholawat Nariyah untuk keselamatan bangsa.

“Kondisi yang serba susah seperti saat ini, menurut hemat kami, akan semakin memicu masyarakat untuk bertindak emosional. Ekonomi yang sulit, sangat mungkin memicu masyarakat untuk berbuat tindakan emosial bahkan irasional. Maka dari itu 1 Miliar Sholawat Nariah ini kami maksudkan terutama untuk mengharapkan keberkahan dan semoga bangsa Indonesia bias selamat dari segala macam bentuk ancaman dan pertikaian,” jelas Helmy.

Adapun beberapa tempat yang akan menghelat Nariyahan Serentak pada Jumat (21/10) malam antara lain:

1. Masjid Sunda Kelapa Jakarta (5.000 jamaah), dihadiri Rais Aam KH Makruf Amin dan Sekjen PBNU H Helmy Faishal Zaini;

2. Ponpes Sunan Drajat Lamongan (10.000 jamaah), dihadiri Wakil Rais Aam PBNU, KH Miftahul Achyar;

3. Ponpes Lirboyo Kediri (30.000) jamaah, dihadiri oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Ketua PBNU, H Saifullah Yusuf;

4. Ponpes Sidogiri Pasuruan (15.000 jamaah), dihadiri Ketua PBNU Moh. Nuh dan KH Moh. Salim Aldjufri;

5. Ponpes Walisongo Situbondo (10.000 jamaah), diwakili oleh Musytasar PBNU KH Kholil As’ad Syamsul Arifin;

6. Ponpes Darussa’adah Gunung Sugeh Lampung tengah (5.000 jamaah), dihadiri Syuriah PBNU KH Mujid Quryubi.

7. Lapangan Dome Balikpapan (20.000 jamaah), dihadiri Ketua PBNU H Farid Wajdi dan Wasekjen PBNU H Suwadi D Pranoto; 

8. Ponpes Syaichona Kholil Batu Besaung Kota Samarinda (5.000 jamaah); dihadiri Ketua PBNU H Farid Wajdi;

9. Masjid An-Nahdlah PBNU Jakarta, dihadiri KH A. Manan Ghani dan KH Maman Imanulhaq.

Selain itu, pembacaan serentak shalawat nariyah juga dilakukan di kantor-kantor Nahdlatul Ulama (NU) dari pusat provinsi hingga desa. Termasuk di berbagai surau, mushalla, masjid, majelis taklim dan sekolah-sekolah yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama serta pondok-pondok pesantren di seluruh wilayah Republik Indonesia. Juga di 24 Negara di mana cabang Nahdlatul Ulama berada.

Keseluruhan shalawat nariyah yang akan dibaca adalah sejumlah 4.444 X 375.000 = 1.666.500.000. (dns)

Be the first to comment on "Warga NU Kota Bekasi Gelar Nariyahan Serentak Senusantara Jumat Malam ini"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*