Banyak SD Negeri Kekurangan Meubelair, DPRD Minta UPTD Jeli Lakukan Pengawasan

BEKASIMEDIA.COM – Banyak SD Negeri di Kota Bekasi yang kekurangan meja dan kursi, lemari dan lain-lain (meubelair). Hal ini dinilai disebabkan UPTD SD di Kota Bekasi kurang detail melakukan pengawasan. Karena idealnya dengan adanya UPTD SD di Kota Bekasi bisa membantu mengontrol jika ada SD Negeri yang kekurangan Meubelair.

UPTD SD yang dinilai kurang jeli dalam pengawasan, maka Komisi D DPRD Kota Bekasi meminta kepada UPTD SD Negeri di Kota Bekasi bisa lebih jeli lagi dalam melakukan pengawasan, selain itu juga UPTD SD Negeri harus bisa bersinegri dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi agar tidak ada lagi SD Negeri di Kota Bekasi kekurangan Meubelair.

Menurut Sekretaris Komisi D DPRD Kota Bekasi, Dadi Kusnadi, banyak laporan SD Negeri di Kota Bekasi masih ada yang kurang meubeulair-nya sehingga bisa menghambat kegiatan belajar mengajar. Seharusnya dengan adanya UPTD SD di Kota Bekasi bisa jeli melakukan pengasan di masing-masing kuasanya.

“Jadi adanya UPTD SD Negeri di Kota Bekasi bisa lebih jeli dalam pengawasan khususnya masalah meubelair yang sangat dibutuhkan oleh SD Negeri yang ada di Kota Bekasi. Selain itu juga UPTD harus bisa sigap melaporkan kekurangan meubelair ini kepada Dinas Pendidikan agar bisa diatasi dengan cepat,” ujarnya.

Dadi menambahkan, jika UPTD bisa lebih intens bersinergi dengan Dinas Pendidikan, maka setiap ada sekolah yang kekurangan meubelair bisa langsung teratasi, jadi tidak perlu menunggu sehingga bisa mengganggu kegiatan belajar dan mengajar yang ada di sekolah tersebut.

“Kurangnya meubelair ini dikarenakan memang UPTD kurang aktif kepada dinas yang bersangkutan, sehingga ada saja SD Negeri yang kekurangan meubelair. Selain itu juga saat ini pemerintah sudah menggunakan E-Katalog jadi kalau ada kekurangan seperti meubelair bisa dimasukkan dalam perencanaan dan itu bisa membantu lebih cepat jika ada sekolah SD Negeri yang kekurangan,” paparnya.

Dadi melanjutkan, Komisi D memberikan saran agar kedepan tidak terjadi kekurangan seperti saat ini UPTD SD dengan Dinas Pendidikan harus bisa proaktif jadi jika ada yang kurang maka bisa mengambil tindakan dengan cepat.

“UPTD juga jangan terlalu melakukan birokrasi terlalu panjang, dan Dinas Pendidikan juga harus bisa merespons dengan cepat jika ada laporan dari UPTD sehingga kedua belah pihak bisa bekerja secara sinergis. Selain itu juga Dinas Pendidikan juga harus bisa koordinasi dengan Komisi D sebagai mitra kerja,” ungkapnya. (Ndy)

Be the first to comment on "Banyak SD Negeri Kekurangan Meubelair, DPRD Minta UPTD Jeli Lakukan Pengawasan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*