Maksimalkan Pelayanan, Damkar Ajukan Penambahan Jumlah Armada dan Personel

BEKASIMEDIA.COM – Pasca dua tragedi kebakaran yang menimpa dua kantor di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Bekasi, di antaranya Kantor Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi tahun 2015 lalu dan yang belum lama ini terjadi menimpa gedung kantor Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BBPT) Kota Bekasi membuat Kantor Pemadaman Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi menggelar simulasi kebakaran.

Simulasi pemadaman kebakaran ala tradisional hingga modern, sekaligus pelatihan penanggapan terhadap kebakaran yang diikuti oleh seluruh perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Bekasi digelar di lapangan Gedung Walikota Bekasi, Rabu (12/10).

Kepala Kantor Damkar Kota Bekasi, Teddy Hafni mengatakan simulasi dan pelatihan kebakaran tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap pegawai Pemkot Bekasi untuk menanggulangi kejadian kebakaran yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

“Mengacu pada kejadian kebakaran yang menimpa kantor BPPT Kota Bekasi kemarin, jadi Walikota Bekasi menginstruksikan para perwakilan di tiap-tiap SKPD diberikan pelatihan dan simulasi kebakaran agar kedepan mereka bisa cepat tanggap jika ada peristiwa kebakaran lagi,” ujarnya kepada awak media di sela-sela kegiatan simulasi, Rabu (12/10).

Teddy menjelaskan, ada sekitar 150 peserta mengikui pelatihan dan simulasi tersebut yang berasal dari tiap-tiap SKPD.  Kantor Damkar sendiri mengerahkan sebanyak 15 personil untuk memberikan pengetahuan dan penanganan tentang cara memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Kebakaran (AKPAR).

Selain itu, kurang lebihnya kantor Damkar sendiri menyiapkan sebanyak 20 tabung AKPAR dan 50 liter bahan bakar berupa solar dan bensin untuk melakukan simulasi tersebut.

“Semua alat-alat dari kita sendiri. Dan kedepan, simulasi ini akan kita rutinkan dengan jadwal per-enam bulan sekali bagi para pegawai di lingkungan Kota Bekasi,” imbuhnya.

Teddy menjelaskan, anggaran kantor Damkar Kota Bekasi tahun 2016 senilai Rp 12 Miliar untuk pengadaan peralatan Damkar. Dari dana tersebut, kata dia, diperuntukkan pembelanjaan alat-alat Damkar dan program Damkar dalam pensosialisasian kepada sejumlah elemen.

Selain itu, sejauh ini Kota Bekasi baru memiliki 16 unit mobil armada Damkar yang menurutnya masih kurang untuk Kota Bekasi yang memiliki kapasitas penduduk lebih dari 2,4 juta jiwa, karena menurutnya rasio dengan jumlah 5000 penduduk berbanding terbalik dengan jumlah armada yakni 1 unit mobil Damkar.

“Tahun depan, Damkar Kota Bekasi akan mengajukan pengadaan mobil Damkar sebanyak enam unit. Karena Kota Bekasi baru memiliki 16 unit mobil Damkar. Di mana idealnya, dari 2,4 penduduk yang ada di Kota Bekasi, harusnya kantor Damkar memiliki kurang lebih 50 unit mobil. Maka dari itu, perlahan saya akan tambah unit mobil Damkar dimulai tahun depan,” bebernya.

Teddy juga menyebutkan, dari 16 unit mobil Damkar yang dimiliki kantor Damkar Kota Bekasi, salah satu yang paling besar hanya berukuran 5000 liter. Sedangkan Kota Bekasi sudah membutuhkan unit mobil Damkar berkapasitas 15.000 liter. Namun kata dia, untuk di tahun mendatang akan diajukan pengadaan mobil Damkar berkapasitas 3000 liter seharga Rp 3 Miliar.

“Kita beli yang kecil-kecil dulu. Setidaknya untuk menambah jumlah armada mobil Damkar di Kota Bekasi. Karena kita juga melihat kondisi personel Damkar yang kurang juga. Selama ini di kantor Damkar hanya memiliki 106 personel, sedangkan kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) Damkar sekitar 500-600 personel. Kedepan kita juga akan mulai merekrut personel baru dengan memanfaatkan pegawai TKK yang ada,” ungkapnya menambahkan.

Teddy pun berharap, kedepan kantor Damkar Kota Bekasi bisa lebih meningkatkan seluruh aspek pelayanan terhadap masyarakat. Dirinya juga berharap agar masyarakat bisa mandiri menanggapi peristiwa kebakaran yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

“Kedepan saya berharap masyarakat jangan sampai terlalu bergantung pada petugas Damkar jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran, karena respons time 15 menit tiba di lokasi hanya upaya maksimal Damkar, sementara waktu tiba di TKP bergantung pada tingkat kepadatan lalulintas di jalan,” katanya lagi. (dns)

Be the first to comment on "Maksimalkan Pelayanan, Damkar Ajukan Penambahan Jumlah Armada dan Personel"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*