Terkena Banjir, Warga Graha Cikarang Minta Dry Port Jababeka Tanggungjawab!

BEKASIMEDIA.COM – Perumahan Graha Cikarang Desa Simpangan Cikarang Utara terkena banjir, Sabtu (24/9/16). Banjir kali ini lebih parah dari sebelumnya. Menurut pengakuan warga, ini terjadi karena pembangunan Dry Port Jababeka yang tidak mengindahkan dampak lingkungan.

Banjir

“Banjir di Perum Graha Cikarang ini efek kawasan Dry Port Jababeka. Dulu gak ada dry port, kita gak ada banjir. Sekarang drainase parah. Saluran air diperkecil dengan belokan yang tidak memadai. Akhirnya pembuangan air tersumbat dan balik lagi ke perumahan,” ujar Muhammad Isa, warga RW 16.

Menurut Isa, pihak warga melalui pengurus RT/RW sudah menyampaikan teguran ke pengembang Dry Port Jababeka tapi tidak digubris. “Warga sudah melayangkan surat teguran tapi tidak digubris. Kami minta pihak Dry Port Jababeka ma mendengar aspirasi dan keluhan kami yang kebanjiran,” ungkapnya.

Warga RW 17, Budiyanto, mengatakan tahun ini banjir terbesar dan ia baru mengalaminya. “Saya sudah 11 tahun tinggal disini. Dulu gak ada banjir, sekarang air masuk rumah,” kata Budiyanto.

Warga lainnya, Khaerul meminta agar pihak Dry Port Jababeka mau mendengarkan keluhan warga, “kita pengennya bisa duduk bersama, bahas masalah ini dengan pihak Dry Port. Gimana caranya agar banjir seperti ini tidak terjadi lagi,” jelasnya.

“Kemarin juga pas banjir, warga sampai berenang coba membuka saluran air yang ke arah Dry Port itu. Pas diperbesar, baru air surut. Kemarin kita juga kesana ke Dry Port, cuma ketemu pekerjanya aja. Pokoknya maunya kita. Keluhan kita didengar sama pihak Dry Port Jababeka,” tutup Khaerul. (*/eas)

Be the first to comment on "Terkena Banjir, Warga Graha Cikarang Minta Dry Port Jababeka Tanggungjawab!"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*