Seminggu Bersama Al-Aqsha di Universitas Padjadjaran

BEKASIMEDIA.COM – SMART 171 (Solidarity of Muslimah for Alquds Retaken) mengadakan Al-Aqsha Awareness Week (AAW), pekan pengenalan Al Aqsa di Universitas Padjadjaran, Jatinangor pada 19-23 September. AAW ini merupakan sebuah upaya penyadaran kepada mahasiswa dan masyarakat umum tentang kondisi terkini Palestina.

Komunitas muslimah pecinta Palestina, SMART 171, mendirikan stan berisi informasi, pameran foto, pojok kuliner khas Palestina, dan meja produk kepalestinaan. Setiap sore, pengunjung AAW dapat mengikuti kajian rutin dengan tema yang berbeda. Hubungan komunikasi dengan warga Gaza juga dilakukan secara langsung melalui konferensi video menggunakan skype.

Siti Marfuah, mahasiswa Profesi Farmasi angkatan 2016 mengaku bergetar hatinya karena bisa berkomunikasi langsung dengan warga Palestina. “Merinding,” katanya, “Selama ini, kan, berita itu kita dengar dari media. Ini langsung, tidak ada filter lagi,” kata Siti Marfuah setelah berdialog langsung dengan Wafa, aktivis perdamaian International Solidarity Movement dari Gaza.

Sementara itu, Maimon Herawati, Ketua SMART 171, pada hari pertama menjelaskan sejarah Palestina serta kaitannya dengan kondisi global saat ini. Selain narasumber lokal, acara ini menghadirkan langsung narasumber asal Palestina, yakni Syaikh Muhammad As-Sabbah. Ia mengajak pengunjung serta masyarakat Indonesia pada umumnya untuk sama-sama membantu rakyat Palestina melalui doa, penyebaran informasi, dan gerakan boikot, sanksi, dan divestasi.

“Israel feel that boycott, sanction, and divestment indeed ruin their economy,” kata Syaikh Muhammad.

Beberapa pengunjung pun menyatakan kegembiraan dengan kegiatan ini.

“Jadi tahu banyak hal,” ujar Wina, siswa SMA Plus Al Munawarah, Tanjungsari. Teman Wina, Feni mengatakan, momen AAW momen bertemu teman baru.
AAW Bentuk Solidaritas pada Rakyat Palestina. “Kami tidak bisa ke sana membebaskan Al Aqsha dari penjajahan Israel. Kami rindu ingin sholat di sana. Satu-satunya yang bisa kami lakukan menyebarkan informasi tentang penjajahan Israel pada Palestina dan di dalamnya Al Aqsha. Ya, lewat AAW ini,” terang Maimon, ketua SMART 171 yang juga dosen Fikom Unpad.

Maimon menjelaskan, rangkaian AAW hanya satu dari berbagai kegiatan SMART 171. “SMART 171 ini berdiri pada Mei lalu. Sejak Mei, SMART 171 sudah mengirimkan kurban ke pengungsi Palestina di Lebanon Selatan bersama KNRP. SMART 171 juga telah mengirimkan bantuan langsung ke Gaza yang kemudian disebarkan pada warga tak mampu di Gaza. Masih serba sedikit karena kemampuan SMART 171 baru demikian,” ungkap lulusan Abertay University, Skotlandia kajian Palestina.

Kegiatan terdekat SMART 171 adalah penyampaian bantuan kepada pengungsi Palestina dan Suriah di Turki untuk persiapan menghadapi musim dingin. (*/eas)

Be the first to comment on "Seminggu Bersama Al-Aqsha di Universitas Padjadjaran"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*