Nyok! Lanjutkan Pembangunan Bekasi

Habis kikis sudah penggambaran perempuan cuma perhiasan semata, lenyaplah kini anggapan wanita “hanya” sebagai pendamping dan kerap dinomorduakan. Bangsa ini telah menempatkan perempuan di posisi istimewa, yakni sebagai salah satu simbol keseimbangan dan perlindungan.

Keberhasilan suatu bangsa salah satunya ditentukan oleh perempuan. Kita (perempuan) mempunyai andil besar dalam membentuk sebuah keluarga yang bermartabat, melahirkan generasi mantap penerus pembangunan.

Lebih dari itu, sepak terjang kaum perempuan telah menorehkan tinta emas dalam buku catatan sejarah perjalanan Indonesia, kita sebut saja nama Cut Nyak Dien, R.A Kartini dan Dewi Sartika. Mereka adalah beberapa contoh pahlawan nasional perempuan yang mengangkat harkat dan martabat bangsa dalam perjuangan fisik maupun pemikiran merebut kemerdekaan Indonesia.

Tidak berhenti sampai di sana, perempuan juga banyak andil dalam pembangunan mengisi kemerdekaan dengan berada pada pos-pos penting bernegara mulai dari eksekutif maupun legislatif. Kita ambil contoh pada pilkada serentak 2015 kemarin mencetak 35 perempuan menjadi walikota-bupati di daerah masing-masing, luar biasa bukan?

Lantas bagaimana dengan Kabupaten Bekasi?

Kabupaten Bekasi juga dipimpin oleh Bupati perempuan, seorang dokter bernama Hj. Neneng Yasin yang memenangkan hati warga bekasi dan menjadi Bupati termuda, saat itu berumur 31 tahun saat terpilih secara demokratis pada Pilkada 2012 yang lalu.

Banyak prestasi yang beliau capai, di antaranya pemanfaatan teknologi informasi. Pembangunan jaringan fiber optik sampai ke pedesaan dan perumahan serta penyusunan RKPD secara online mengantarkan Kabupaten Bekasi dua kali meraih penghargaan dalam bidang perencanaan pembangunan.

Sejalan lurus dengan itu semua, dua kali penghargaan atas laporan keuangan wajar tanpa pengecualian (WTP) diraih atas kerja keras seluruh aparatur pemerintahan dībawah kepemimpinan Ibu Neneng Hasanah Yasin.

Atas dasar banyaknya perubahan dan kemajuan di Kabupaten Bekasi, kami, perempuan ber-KTP Kabupaten Bekasi yang di dalamnya terdapat pelajar-mahasiswi, petani, dan ibu rumah tangga tergabung dalam Komunitas Baju Putih Kerudung Kuning (BU-PKK) mendukung Ibu Neneng Yasin agar memimpin kembali kabupaten Bekasi pada periode mendatang.

Oleh: A. Setiawati S.pd,
Koordinator BUPKK (Baju Putih Kerudung Kuning)

Be the first to comment on "Nyok! Lanjutkan Pembangunan Bekasi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*