Bahaya Minum Air Putih Terlalu Banyak

by dr Riris Wd, M.Si
Praktisi Herbal Medis dan Kecantikan

Benarkah minum air putih itu harus banyak. Semakin banyak minum air putih, maka akan semakin sehat tubuh?

Ada yang menganjurkan untuk minum air putih minimal delapan gelas atau dua liter dalam sehari. Dan mungkin jika sedang melakukan banyak sekali aktivitas, bisa minum air putih lebih dari itu.
Memang tubuh manusia sangat membutuhkan cairan. Cairan tersebut berfungsi untuk membantu kerja dari sel-sel, organ dan jaringan di dalam tubuh manusia.Tetapi ada pendapat yang menganjurkan bahwa rutin minum delapan gelas air putih perhari itu tidak benar.

Anjuran minum air putih yang benar yaitu minumlah air putih secukupnya, artinya tak terlalu sedikit serta tak terlalu banyak.Yang dikatakan terlalu berlebihan itu bagaimana? Terkait beberapa akibat fatal yang terjadi pada perlari maraton akibat terlalu banyak minum air putih, International Marathon Medical Directors Association (IMMDA) menyarankan supaya mengonsumsi air minum saat merasa haus serta dahaga.
Konsumsilah air minum secukupnya serta tak berlebihan, yaitu kurang dari 0.03 liter per kg berat badan. Jadi, misalnya seseorang mempunyai berat badan 50 kg, konsumsi air minum yang diperbolehkan untuk orang tersebut kurang dari 1.5 liter perhari. Rekomendasi ini menjadi sangat logis, sebab berat badan seseorang pastinya berpengaruh pada jumlah kebutuhan air yang wajib diminumnya perhari. Orang yang lebih gemuk (berat badan lebih besar) pastinya memperlukan air dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan dengan orang yang kurus.

Anjuran untuk mengonsumsi air sebanyak 2 liter perhari, itu bukan berarti semua kebutuhan air yang dibutuhkan tubuh wajib berasal dari air putih. Dua liter yang dianjurkan tersebut bisa juga termasuk dari makanan atau minuman yang mengandung air, contohnya sup, air susu, buah, alias tipe makanan serta minuman lainnya yang mengandung air.

Aturan minum 2 liter perhari berlaku bagi orang sehat.
Dan bagi penderita penyakit ginjal, minum haruslah dibatasi. Orang yang menderita sakit ginjal tidak boleh minum air putih terlalu banyak, karena akan semakin memperberat kerja ginjalnya.
Kebutuhan air perhari untuk tiap-tiap orang berbeda tergantung pada kondisi-kondisi tertentu, yaitu aktivitas fisik, cuaca, diet, berat badan, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan. Untuk itu, dianjurkan minum secukupnya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing. Minumlah saat merasa haus, karena haus dan dahaga adalah indikator terbaik untuk mengetahui kurangnya cairan bagi tubuh.

Sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh kita ketika kita minum air putih dalam jumlah yang berlebihan? Mekanisme utama yang terjadi pada tubuh ketika terlalu banyak mengonsumsi air putih pada suatu waktu dapat menyebabkan

1. Meningkatkan total volume darah

Mengonsumsi air putih lebih banyak dari jumlah yang dibutuhkan tubuh kita akan meningkatkan total volume darah. Volume darah yang meningkat pada sistem pembuluh darah yang tertutup akan membuat kerja jantung dan pembuluh darah akan meningkat, seiring dengan meningkatnya tekanan pada sistem pembuluh darah yang tertutup itu.

2. Jumlah air yang terlalu banyak masuk ke dalam tubuh juga akan meningkatkan kerja ginjal. Di mana ginjal yang berfungsi memfilter/menyaring setiap cairan yang masuk ke dalam tubuh, berbeda dengan pipa air, di mana semakin banyak air yang mengalir, maka pipa tersebut akan semakin bersih. Namun pada ginjal hal tersebut tidak berlaku, justru malah beban kerja ginjal akan semakin meningkat karena banyaknya air yang harus disaring melalui glomerulus. Bahkan, glomerulus bisa rusak sebagai akibat dari bekerja ekstra keras dalam menyaring jumlah cairan yang tidak seharusnya. Sistem filtrasi pada ginjal juga harus tetap mempertahankan jumlah air (di dalam tubuh) pada tingkat yang aman, yang memang diperlukan oleh tubuh. Kelebihan cairan sebagai akibat dari banyaknya mengonsumsi air juga harus dibuang dari tubuh oleh sistem filtrasi ini.

3. Menyebabkan Hiponatraemia

Minum air putih berlebihan dapat menyebabkan munculnya keadaan fatal yang disebut hiponatraemia. Hiponatraemia adalah suatu keadaan di mana kadar garam (Natrium) di dalam darah lebih rendah daripada yang seharusnya. Secara normal, konsentrasi natrium di dalam darah berkisar antara 135 hingga 145 milimol per liter. Namun pada keadaan hiponatraemia, konsentrasi garam dalam darah kurang dari 135 milimol perliter. Keadaan yang parah dari kondisi hiponatraemia ini dapat menyebabkan intoksikasi air, yang menunjukkan gejala antara lain sakit kepala, kelelahan, mual, muntah, sering urinasi (buang air kecil) serta disorientasi mental.

Keadaan hiponatraemia yang disebabkan oleh jumlah air yang meningkat di dalam pembuluh darah, akan membuat ginjal tak mampu mengeluarkan kelebihan air tersebut secara cepat. Akibatnya, air yang berlebih itu akan masuk ke dalam sel-sel tubuh. Dan sel tubuh yang menerima kelebihan air akan mengalami pembengkakan. Sel-sel tubuh yang membengkak tersebut tidak akan mengalami kesulitan untuk mengembang sebagai akibat air yang diterimanya, karena masih memiliki ruang di sekitar sel-sel tersebut. Namun, hal tersebut berbeda dengan sel otak. Sel-sel otak terjebak dalam tulang tengkorak yang keras, sehingga tidak memiliki ruang yang cukup untuk mengembang ketika menerima kelebihan air. Jika kelebihan air tersebut sampai memasuki sel-sel otak dan sel otak mengalami pembengkakan(seperti sel-sel tubuh lainnya), maka yang selanjutnya terjadi kondisi kejang, koma, sistem pernapasan terhenti, batang otak mengalami herniasi dan dapat berujung suatu kematian.

Untuk itu, harus diperhatikan benar beberapa hal perihal mengonsumsi air putih. Misalnya, ketika melakukan lari marathon, tentunya rasa haus yang hebat akan terjadi. Oleh karena itu disaat selesai lari maraton, akan lebih banyak meneguk air putih, untuk mengobati dahaga. Tetapi yang terjadi sebenarnya, disaat melakukan lari marathon, maka saat itu juga konsentrasi vasopressin dalam tubuh akan meningkat. Peningkatan vasopressin ini disebabkan oleh keadaan stress tubuh yang lelah saat marathon. Vasopressin merupakan hormon antidiuretik, yang artinya adalah ketika kadar hormon tersebut tinggi, maka tubuh cenderung akan menahan air di dalam tubuh untuk tidak dikeluarkan. Dengan kata lain, di saat itu tidak akan cepat merasa berkemih meskipun sudah minum banyak air sehabis melakukan marathon. Dalam keadaan demikian, mengonsumsi terlalu banyak air akan berdampak fatal, yaitu terjadinya hiponatraemia.

Sebenarnya cara yang lebih tepat menyeimbangkan kebutuhan dengan pengeluaran cairan dengan contoh sebagai berikut yaitu saat berolahraga, disaat mengeluarkan keringat sebanyak 500 mililiter per jam, maka air yang harus diminum adalah sebanyak 500 mililiter juga. Tetapi, bukankah sulit untuk mengukur berapa banyak keringat yang kita keluarkan per jamnya? Jika terjadi keadaan seperti itu indikatornya adalah minum air putih adalah saat diperlukan untuk mengobati dahaga seperti yang dikatakan oleh Joseph Verbalis, direktur di Georgetown University Medical Center
“drink to your thirst, Its the best indicator”.

Dan beberapa orang peneliti mengungkapkan bahaya dehidrasi hanya mitos. Tidak ada bukti yang mengatakan bahwa air dapat mencegah berbagai macam penyakit.

Seorang peneliti, Margaret McCartney mengatakan bahwa anjuran untuk meminum air sebanyak 8 gelas sehari itu sama sekali tidak ada manfaatnya dan hanya sebagai iklan air mineral saja.

Seperti dipublikasikan oleh British Medical Journal, terlalu banyak minum air putih akan menimbulkan dampak yang kurang baik terhadap kesehatan di antaranya, kurangnya konsentrasi dan akan mengalami kesulitan tidur karena orang akan mudah terbangun di malam hari untuk buang air kecil.

Selain itu, McCartney juga menunjukkan dalam bukti-bukti terpisah bahwa terdapat bahan kimia dalam botol air kemasan yang dapat berbahaya bagi kesehatan.

Aktor Anthony Andrews terkena penyakit setelah minum terlalu banyak air selama latihan untuk perannya di film West End pada tahun 2003.

Tidak ada dasar medis di balik klaim yang mengatakan minum banyak air dapat membantu penurunan berat badan karena dapat menekan nafsu makan.
“Memang saat ini tidak ada bukti,” kata professor Stanley Goldfarb, ahli metabolisme dari Universitas Pennsylvania.

Untuk itu, maka langkah tepat yang dianjurkan adalah minumlah air putih dengan cara bertahap, jangan sekaligus dalam satu waktu. Contohnya, 1 gelas seusai bangun tidur, dilanjutkan 1 gelas sebelum serta sesudah sarapan, kemudian 1 gelas sebelum serta sesudah makan siang, satu gelas sebelum serta sesudah makan malam, serta 1 gelas sebelum tidur. Tetapi nyatanya tetap tak sedikit orang yang salah kaprah mengenai anjuran minum air putih ini, karena ingin mencukupi kebutuhan air untuk tubuh, mereka minum air putih tak sedikit sekaligus dalam satu waktu.

Kebutuhan air per hari untuk tiap-tiap orang tak sama bergantung pada kondisi-kondisi tertentu, yaitu aktivitas fisik, cuaca, diet, berat badan, tipe kelamin, serta kondisi kesehatan. Untuk itu, minum hendaknya secukupnya disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi masing-masing serta minumlah saat merasa haus, sebab haus serta dahaga merupakan indikator paling baik untuk mengenal kapan saatnya tubuh memperlukan minum.

Selain haus, bisa dikenali bagaimana kecukupan jumlah cairan bagi tubuh, yaitu lewat warna air seni (kencing). Bila air seni berwarna kuning cerah/bening serta jumlahnya banyak, itu berarti kebutuhan cairan tubuh lumayan baik serta telah terpenuhi. Sedangkan apabila warna air seni berubah menjadi lebih gelap (kuning tua/oranye) serta jumlahnya sedikit, itu berarti kebutuhan cairan tubuh belum terpenuhi.

Demikianlah cara tepat untuk mengkomsumsi air bagi tubuh. Semoga bermanfaat. Terima kasih.*AR.

Gambar: pinterest

Be the first to comment on "Bahaya Minum Air Putih Terlalu Banyak"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*