Terinspirasi Pokemon Go, Seorang Kepala Sekolah Dasar di Belgia Kembangkan Games "Pemburu Buku"

Bekasimedia- Fenomena permainan pemburu monster “Pokemon Go” menuai pro kontra di tengah masyarakat, terutama bagi keberlangsungan hidup dan pendidikan anak-anak. Beberapa pihak mengkhawatirkan, permainan ini jika terlalu digandrungi akan berimbas pada waktu-waktu berharga lain yang semestinya bisa digunakan untuk hal bermanfaat lainnya.

Di samping kekhawatiran, tidak sedikit juga orang yang terinspirasi game online ini. Bahkan seorang kepala sekolah dasar di Belgia, karena terinspirasi dengan permainan pemburu monster Pokemon Go, ia lantas mengembangkan permainan daring agar orang-orang mencari buku alih-alih memburu monster kartun. Permainan ini kabarnya bahkan telah menarik puluhan ribu pemain dalam beberapa minggu.

Jika saat bermain Pokemon Go, pemain menggunakan fitur GPS dan kamera untuk melacak makhluk virtual di seluruh kota lain hal dengan versi yang dibuat Aveline Gregoire yang dimainkan lewat sebuah grup Facebook bernama “Chasseurs de livres” (“Pemburu buku”).

Para pemain game “Pemburu Buku” akan mengunggah gambar dan petunjuk di mana mereka menyembunyikan buku dan orang lain akan memburunya. Begitu seseorang selesai membaca buku, mereka “melepaskannya” kembali ke alam liar.

“Ketika saya sedang membereskan perpustakaan saya, saya sadar saya tidak punya tempat untuk semua buku saya. Setelah bermain Pokemon Go dengan anak-anak saya, saya punya ide untuk melepskan buku-buku itu ke alam,” ujar Gregoire seperti dilansir voaindonesia.

Lebih dari 40.000 orang telah mendaftar pada grup Facebook Gregoire meskipun permainan ini baru dirilis beberapa minggu. Beragam buku tersembunyi yang bisa diburu. Mulai dari buka anak-anak hingga horror. Masih dilansir VOA Indonesia, buku-buku tersebut ditempatkan di kota-kota dan desa-desa di Belgia, seringkali dibungkus dengan plastik bening supaya tidak terkena hujan.

Keluarga Detournay dari kota Baudour di Belgia Selatan mengatakan permainan itu sekarang menjadi bagian dari ritual jalan pagi mereka. Mereka menemukan satu buku dan meninggalkan empat buku lagi untuk ditemukan orang lain.

“Putri saya mengatakan ini seperti berburu telur Paskah,” ujar Jessica Detournay.

Ketika kembali ke rumah, mereka menerima pemberitahuan dari Facebook bahwa seseorang telah menemukan dua dari buku-buku mereka.

Gregoire sekarang sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan permainan dan menciptakan aplikasinya. 

Sumber: VOA Indonesia
Ilustrasi: appleappletop

Be the first to comment on "Terinspirasi Pokemon Go, Seorang Kepala Sekolah Dasar di Belgia Kembangkan Games "Pemburu Buku""

Leave a comment

Your email address will not be published.


*